65 Bacaleg PSI Daftar ke KPU NTT, Targetkan Satu Fraksi

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT|| (dilansir dari portal berita HaluanNews.com), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT menargetkan satu fraksi DPRD NTT di Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2024 mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua DPW PSI NTT, Chris Widodo saat mendaftarkan 65 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Sabtu 13 Mei 2023 sore.

“Untuk DPRD NTT kita target satu fraksi, karena sekarang hanya satu kursi saja, yakni saya sendiri. Jadi kedepan kita terget satu fraksi,” ujar Chris Widodo.

Menurut Chris Widodo, dari 65 bacaleg yang didaftarkan, sekitar 80 persen merupakan generasi milenial, karena PSI adalah images nya partai anak muda dan partai perempuan.

“Hari ini kami daftarkan bacaleg untuk 8 dapil di NTT, dan 80 persen itu generasi muda dan perempuan. Jadi untuk keterwakilan perempuan itu cukup baik,” jelansya.

Chris Widodo menjelaskan, PSI memilih untuk melakukan pendaftaran pada Sabtu 13 Mei 2023 karena harus menunggu kelengkapan berkas bacaleg dari 8 dapil.

“Jadi sebenarnya itu tidak ada tanggal khusus. Kita hanya menunggu 8 dapil itu lengkap baru kita bisa daftar ke KPU NTT,” terangnya.

Karena, kata dia, jika salah satu bacaleg yang berkasnya belum lengkap, maka otomatis akan menunda bacaleg lain yang berkasnya sudah lengkap.

“Jadi itulah kenapa kita menunggu sampai semua berkasnya lengkap baru kita bisa mendaftar,” tandanya.

Maju Calon Walikota Kupang 2024:

Chris Widodo, saat ini digandang-gandangkan bakal bertarung sebagai calon Walikota Kupang pada Pilkada Tahun 2024 mendatang.

Meski demikian, Chris mengkau saat ini lebih fokus untuk membesarkan PSI dan menambah perolehan jumlah kursi, baik untuk DPRD Provinis NTT, maupun di Kabupaten/Kota.

“Saya sudah lihat di beberapa survei dan mendengar langsung percakapan ketika turun ditengah masyarakat. Tetapi saat ini saya fokus di Pileg dulu,” ujarnya.

Menurutnya, ia belum memikirkan soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), karena hasil Pileg nanti akan sangat menentukan Pilkada 2024 mendatang.

“Karena Pilkada itu tergantung dari perolehan kursi di Pileg 2024. Jadi kami fokus untuk dapatkan kursi, baru pikirkan Pilkada. Tentu dengan seizin Tuhan dan masyarakat, saya siap,” pungkasnya.(***)

  • Bagikan