Sore Ini Komunitas Seniman Kota Kupang Gelar Pameran Namlia Rayakan Kelahiran Baru Seniman Kota Kasih

Artikel Seni Budaya Warta Kota

KUPANG, TOPNewsNTT|| Sambut dan rayakan kelahiran baru seniman kota Kupang, komunitas seniman Kota Kupang sore ini akan menggelar Pameran Namlia di De Museum Kafe JKK di kelurahan LLBK Kupang (Kamis, 28/9).

Adriana R.D.W.Ngailu, Manager Namlia kepada media ini menjelaskan bahwa kata Namlia berasal dari bahasa  Helong yang berarti “Tumbuh Subur.”

“Namlia merupakan sebuah perayaan budaya dan seni kontemporer yang didalamnya itu ada edukasi, ada pasar karya seni dan pameran.” Jelas Adriana.

Namlia juga berarti menumbuhkan ekosistem seni yang ada di Kota Kupang.

“Bukan cuma perayaan besar tapi didalamnya juga ada edukasi. Dimana kita bisa belajar tentang hal-hal yang berkaitan dengan seni.” Tambahnya.

Ia memaparkan lebih detil bahwa Pameran Namlia berawal mula ketika  beberapa seniman dari latar belakang yang berbeda di kota Kupang, seperti seniman independen, seniman komunitas, seniman lainnya yang selama ini sudah punya kegiatan, tapi kegiatan dilakukan berdiri sendiri, tidak gabung dengan seniman lain dan di bidang mereka masing-masing. “Makanya kita pengen suatu waktu dilakukan secara bersama-sama dalam sebuah event untuk merayakan semua yang ada di Kota Kupang, maka muncullah Pameran Namlia ini.” Jelasnya lagi.

Kegiatan ini, lanjutnya, juga bertujuan mengangkat pasar karya seni.

“Di Kupang selama ini, seniman sendiri untuk penjualan masih terjadi di ranah privat, artinya mau jual karya ya jual karya saja, mau beri harga pada karya silahkan saja. Ini yang mumgkin masih sungkan dan canggung dilakukan oleh para seniman kita di Kupang.Karena salah satu hal yang mau didorong adalah edukasi dan pasar karya seni.” Terangnya lagi.

Namlia sendiri merupakan sebuah event yang perayaan puncaknya di Pameran Namlia. “Sebelumnya sudah dilakukan Pameran 0.0 di Juli 2023, studio dan galeri fisik, kemudian kita berkunjung ke masing-masing studio dan galeri seniman dan kita belajar tentang proses produksi mereka. Seperti Mas Erwin Yuan Padu Padan Tenun, Om Yos seniman Patung, Ka Oby kita belajar tentang lukisan dan sablon.” Ungkap Adriana.

Pameran Namlia juga bertujuan bagaiman para seniman yang ada didalam Namlia mendorong kawan-kawan seniman untuk berani berekspresi, apalagi untuk mengangkat kelahiran baru saat ini tentang bagaimana sebenarnya berkarya melebihi apa yang sudah mereka lakukan, selain itu bertujuan untuk menjaga ekosistem seni untuk terus bertumbuh.

Dipastikan puluhan komunitas seni kota Kupang bakal ramaikan Pameran Namlia sore ini.|| jbr