Pj.Camat Oebobo Lepas Karnaval HUT RI ke 78 Sebagai Rangakaian Festival Budaya Kelurahan Oetete

Birokrasi Seni Budaya Warta Kota

Oetete-Kupang, TOPNewsNTT|| Plt.Camat Oebobo Hengky Malelak melepas Karnaval HUT RI ke 78 Tahun di pertigaan SMPN 2 Kupang di Kleurahan Oetete, kecamatan Oebobo (Jumat 18/8).

Pelepasan dihadiri oleh Lurah Oetete Desry Lay dan Ketua Karang Taruna Kota Kupang Stenly Boimau. Pelepasan karnaval yang diikuti oleh drum band SMPN 2 Kupang ini juga salah satu dari rangkaian kegiatan Festival Seni dan Budaya Kelurahan Oetete.

Plt.Camat Oebobo dalam sambutan membuka kegiatan, plt.Camat Oebobo mengatakan Karnaval ini merupakan rangkaian event budaya multi etnis tingkat Kelurahan Oetete.

“kmkegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota Kupang yang diturunkan melalui DPA pemerintah Kecamatan agar kita melestarikan budaya kita yang pada beberapa waktu ini waktu kalian kita tahu bahwa anak-anak kita lebih sibuk dengan handphone,  lebih sibuk dengan gadget dan banyak game, sehingga nilai-nilai budaya itu mulai hilang. Kegiatan festival budaya ini digencarkan oleh pemerintah pusat ke kota Kupang salah satunya untuk melestarikan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat yang multi etnis  yang ada di Kelurahan Oetete ini.” Katanya.

Selain itu diharapkan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini akan memupuk kekompakan,  kebersamaan dan keterikatan persaudaraan di antara  masyarakat Kelurahan Oetete yang terlibat di dalam kegiatan-kegiatan ini dan sekaligus ada nilai ekonomi.

“Lewat kegiatan ini akan ada peningkatan ekonomi yang diharapkan tercipta. Di kecamatan Oebobo sudah tujuh kelurahan yang menggelar Festival Seni dan Budaya dan sudah terjadi pertumbuhan dan pergerakan ekonomi selama event berlangsung. Dan di kelurahan Oetetw kita berharap hal yang sama terjadi.” Ujarnya.

Ia juga menyatakan kedepan  festival dan event-event seperti ini akan menjadi Event tetap setiap tanggal  18  dan 19 Agustus yakni event budaya multi etnis.

“Semua budaya multi etnis NTT akan ditampilkan di dalam festival budaya dan inilah tujuan yang ingin dicapai oleh pemerintah kota Kupang, sehingga Kelurahan Oetete melanjutkannya di tahun depan dan seterusnya kegiatan ini akan terus dilakukan oleh bapak pejabat Walikota. Anggaran juga akan naik dari saat ini  Rp15 juta seperti janji bapak penjabat Wali Kota akan dinaikkan menjadi Rp25 sampai Rp35 juta. Dan jika Dinas Pariwisata menetapkan bahwa Kelurahan Oetete masuk dalam kalender tetap Fetival setiap tanggal 18 sampai 19,  maka Kelurahan Oetete akan siap melakukannya setiap tahun. Dan kelurahan Oetete akan menetapkannya.” Ujarnya.

Plt.Camat Oebobi menjelaskan dari 7 kelurahan di Kecamatan Oebobo semuanya sudah menggelar Festival dan akan dilakukan evaluasi. Dan hanya dua kelurahan yang lakukan ernis khusus tapi yang lain multi etnis.

Lurah Oetete Desry Lay kepada media menjelaskan mereka mulai dengan karnaval dan senam dan lomba-lomba. Besok akan ada pentas seni dari setiap RT dan Fashion Show etnis Merah putih.

30 RT dan 8 RW akan dilibatkan dalam festival. Sementara untuk UMKM diakuinya memang sedikit di Oetete yang bisa tedlibat karena lokasi yang tidak ada. Tidak ada lapangan dan hanya digelar dipertigaan jalan ini.

“Ia berharap kedepan bisa dilakukan yang lebih baik lagi dengan melibatkan UMKM dan masyarakat luas bisa menghadirinya.|| jbr