Pesan Bupati Hery di Wisuda STIE Karya Ruteng,  “Pintar saja tidak cukup, Attitude Lebih Penting”

Birokrasi Daerah Pendidikan tinggi

RUTENG, TOPNewsNTT|| Bupati Manggarai Herybertus G.L.Nabit, S.E.,MA menghadiri wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Karya Ruteng di Aula Assumpta Rutemg (Sabtu, 02/04).

Diawal sambutannya, Bupati Hery sampaikan apresiasinya kepada Yayasan Karya yang sudah menginisiasi dan tetap tekun dalam inisiatif untuk membangun SDM anak-anak Manggarai.
“Karena itu pemerintah kabupaten Manggarai menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk segenap sivitas akademisi STIE Karya Ruteng yang terlibat aktif dan penuh dalam meningkatkan SDM Manggari. Juga kepada dosen, terima kasih banyak sudah mendidik anak-anak kami.” Ujar Bupati.

Secara khusus, Bupati Hery juga menyampaikan terima kasih kepada semua orangtua wisudawan yang telah berkorban banyak untuk mencetak satu orang sarjana.
“Tetapi jangan takut, didalam belantara itu ada jalan yang sudah terbuka, dan ada.juga jalan yang orang belum temukan. Masih banyak jalan yang orang belum rintis, ayo temukan jalan masing-masing.” Ujarnya mengajak.

Kuliah, menurut Bupati Hery, tidak sekedar mengejar ijasah. Tapi dalam proses perkuliahan setidaknya  sudah membentuk cara berpikir yang kritis. Pembentukan mindset melalui itu bisa mengambil keputusan apakah menjadi pegawai, karyawan atau memilih jalan sendiri.

Yang penting, lanjut Bupati, ketika sudah menjadi sarjana adalah pembentukan atitude atau sikap dan sopan santun.
“Hari ini pintar saja tidak cukup dalam lingkungan kerja itu nomor sekian, yang pertama adalah atitude atau sikap. Percuma pintar kalau tidak tahu sopan santun itu tidak akan dipakai. Sikap yang baik itu menjadi nomor satu dalam pekerjaan.” Ungkapnya.

Selain itu Bupati juga sampaikan beberapa tantangan ekonomi yang dihadapi akibat dampak Pandemi Covid 19, antara lain,
Optimalisasi pemulihan ekonomi pasca pandemi, kalau masyarakat optimis, kalangan dunia usaha optimis, maka akan banyak yang investasi dan tentu akan membuka lapangan kerja baru.
“Kita harus menularkan rasa optimisme kepada semua pihak, bahwa kita semua sedang bertumbuh positif.” Katanya.

Sebab, lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi kita sekarang masih melambat, sehingga angka kemiskinan makin tinggi dan ketimpangan semakin besar. Itu karena situasi krisis yang paling berdampak adalah masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tapi kita bersyukur, pemerintah pusat membangun jaminan penjaring sosial yakni BLT supaya masyarakat masih bisa belanja.” Jelasnya.

Menghadapi tantangan ini, Bupati ingatkan para wisudawan pentingnya kompetensi teknis atau skill yang di era saat ini sangat penting yakni kompetensi digital karena digitalisasi tidak mungkin dihindari,
“Saya berharap, wisudawan hari ini tidak pantang menyerah apapun keadaannya. Hidup pasti selalu ada masalah dan tantangan. Tapi optimis menjadi sangat penting, bahwa harus berpikir hari esok akan lebih baik dari hari ini. Selamat datang di dunia nyata, selamat berjuang dan pasti akan sukses dan berhasil.” Tutupnya.**{jbr}

Sp prokopim setda kab.manggarai