Buka Pagelaran Seni dan Budaya Kelurahan Oesapa Selatan, Pj.Wali Kota Janji Naikkan Anggaran Tahun Depan Rp25-35 Juta

  • Bagikan

OESAPA SELATAN, TOPNewsNTT|| Penjabat Wali Kota Kupang George M.Hadjoh janji akan menaikkan anggaran Pagelaran Seni dan Budaya tahun 2024 menjadi  Rp25-Rp35 juta rupiah yang saat ini baru Rp15 juta saja. Tapi ia berharap tahun depan karena akan jadi event tetap pemkot maka anggaran harus naik.

“Karena event pagekaran seni dan budaya akan jadi kalender tetap pemkot Kupang maka jika tahun ini 15 juta karena tahun awal maka tahun depan asisten 2 harus kawal minimal harus meningkat menjadi Rp 25 sampai 35 juta.” Janjinya

Pagelaran Seni dan Budaya yang digagas Pemkot Kupang terus berlanjut jelang perayaan HUT RI KE 78 Tahun 2023. Selasa, 8/8 pagelaran dihelat oleh pemerintah kelurahan Oesapa Selatan di Jalan Bumi 1 Oesapa Selatan dengan mengangkat Etnik Sabu Raijua.

Halaman di seberang jalan depan kantor Lurah Oesapa Selatan diwarnai suasana etnik Sabu Raijua baik penjabat wali kota, para pimpinan opd, pengisi acara dan masyarakat berpakaian tradisional Tenun Ikat Sabu Raijua.

Lurah Robert Yohanes berhalangan hadir.

Julius Pandie Ketua LPM kelurahan Oesapa Selatan dalam sambutannya menyatakan sangat bersyukur dengan dilaksanakannya pagelaran deni budaya dan merupakan program pelestarian budaya di NTT oleh penjabat wali kota di seluruh kelurahan di Kota Kupang.

“Terobosan penjabat wali kota sangat luar biasa karena akan mendorong generasi muda mencintai dan melesetrikan budaya.” Ujar Julius mengapresiasi.

Kegiatan adalah karnaval dan fashion show, tarian, nyanyian dan padoa serta kuliner UMK. Kegiatan berlangsung karena pembiayaan dari dana DPA kecamatan Kelapa Lima dan Usaha Dana Panitia dan sumbangan masyarakat Oesapa Selatan.

Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh dakam sambutan sekaligus membuka pagelaran seni dan budaya bahwa kita harus mengangkat etnik budaya harus diangkat di 51 kelurahan dan 6 kecamatan.

Penjabat wali kota tegsskan karena event budaya ini harus jadi  kalender tetap di kota Kupang dan anggaran untuk kegiatan ini harus dinaikkan. Jika tahun ini 15 juta karena tahun awal maka tahun depan asisten 2 harus kawal minimal harus meningkat menjadi Rp 25 sampai 35 juta. Pagelaran budaya harus menjadi milik setiap kelurahan. Baik nyanyian,tarian budaya harus ditunjukkan. 16 rt dna 6 rw harus diangkat kedalam kegiatan pagelaran. Semua warga harus terlibat aktif. Kebangkitan budaya akan memperkuat kekuatan dan persatuan bangsa kita. Kita harus dorong etnik yang paling besar di setiap keluarahan dan kolaborasi dengan kelurahan terdekat dan pihak sekolah dan lembaga agama agar mendorong umkm yang dibina oleh lembaga agama, perbankkan dan developer harus diikut sertakan. Mulai tahun ini kita awali kota Kupang bangkit. Lahan yang kosong harus mulai dikelola agar sektor ekonomi masyarakat dari aspek pangan dapat didorong naik sehingga jangan kita kendur karena ancaman resesi ekonomi.|| jbr

  • Bagikan