Bekali Mahasiswa Teknologi Masa Depan, Undana dan Generation Girl Gelar Pelatihan Presentasi Berbasis AI

Kupang, TopNewsNTT.Com||  Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Nusa Cendana (BAK Undana) melalui Pokja Minat Penalaran dan Informasi Kemahasiswaan (MIPIN) bersinergi dengan organisasi nonprofit Generation Girl menggelar pelatihan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan bertajuk Training AI ini berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan perangkat lunak untuk pembuatan presentasi visual otomatis guna meningkatkan kompetensi digital mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Workshop yang digelar secara daring pada Kamis (9/4/2026) ini diikuti oleh 90-an mahasiswa Undana dari berbagai program studi. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan mengubah instruksi teks (prompt), topik, maupun dokumen mentah menjadi materi presentasi yang memiliki konten, struktur, dan desain visual yang profesional secara otomatis.

Optimalisasi Teknologi dalam Akademik

Kapokja MIPIN Undana, Elizabeth C. Sabondoni, S.E., M.M., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa penguasaan teknologi AI kini menjadi kebutuhan mendasar bagi mahasiswa. Ia memaparkan lima fitur utama dalam presentasi visual otomatis yang harus dipahami peserta, yakni pembuatan konten berbasis AI, desain otomatis, visualisasi data, penambahan gambar yang relevan, serta aspek kecepatan eksekusi.

“Mahasiswa harus memiliki pemahaman mendalam tentang cara kerja AI untuk menghasilkan slide yang berkualitas hanya berdasarkan perintah teks. Beberapa alat pendukung yang diperkenalkan dalam sesi ini antara lain Gamma, Napkin AI, Canva (Magic Design), Microsoft Copilot, hingga AutoPPT,” jelas Elizabeth. Ia pun mengimbau para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian materi selama dua jam penuh demi memaksimalkan manfaat pengetahuan yang diberikan.

Misi Literasi STEM dan Inklusivitas

Chief Operating Officer Generation Girl, Tsabita Vera Cyavrilla, menyambut antusias kolaborasi yang kembali terjalin antara organisasinya dengan Undana. Sebagai lembaga yang bergerak di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Generation Girl memiliki misi besar untuk membekali masyarakat dengan keterampilan hard skill dan soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

“Ini bukan kali pertama kami berkolaborasi dengan Undana. Kami berharap program ini memberikan wawasan baru, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan teknologi, serta memotivasi mereka untuk terus berkembang,” ungkap Tsabita.

Menuju Transformasi Digital yang Inklusif

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh komitmen kedua belah pihak dalam menghadirkan akses pembelajaran teknologi yang inklusif dan berdampak luas. Melalui penguasaan alat-alat berbasis AI, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul dalam penyelesaian tugas akademik secara efisien, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif di era digital.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata Undana dalam memastikan mahasiswanya memiliki literasi digital yang mumpuni, sehingga mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dan bertanggung jawab. (**)

pr.hms.undana

(Ika)