Yosephine Getha, “Festival Budaya Kelurahan Wujud Komitmen Bersama Merawat Keberagaman dan Melestarikan Budaya”
Kupang, TopNewsNTT.Com|| Penyelenggaran Program Pemerintah Kota Kupang dalam hal pengembangan dan pelestarian budaya di dalam masyarakat Kota Kupang lewat Festival Budaya tingkat Kelurahan yang sudah digelar sejaka 2023, terus berlanjut hingga 2026.
Di tahun 2026 festival budaya Kelurahan telah digelar sejak Mei dan akan berakhir pada November 2026.
Hingga Kamis, 10 September.2026, kelurahan Pasir Panjang menjadi Kelurahan ke-32 yang melaksanakannya festival budaya dan tersisa 19 Kelurahan yang akan menggelarnya.
Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Yosephine Getha, kepada media TopNewsNTT.Com lewat chat wa Jumat, 11/2026.
Menurutnya, suksesnya penyelenggaran di 32 kelurahan yang telah berjalan adalah wujud komitmen bersama pemerintah, elemen masyarakat, sanggar seni budaya dan pihak swasta dalam merawat keberagaman dan melestarikan budaya di Kota Kupang. Dan hal itu sejalan dengan tujuan dan sasaran program tersebut.
Lebih lanjut Yosepnhine menyampaikan apresiasi atas kinerja semua pihak yang sudah berhasil menyelenggarakan Festival Budaya di 32 Kelurahan yang dinilainya sukses.
“Atas nama Pemkot, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para lurah, camat, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat di 32 kelurahan yang telah sukses menyelenggarakan event budaya di wilayahnya masing-masing. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita bersama dalam merawat keberagaman dan melestarikan budaya.” Ujar Yosephine.
Menurutnya, pelaksanaan ini membuktikan bahwa kota Kupang hidup dalam bingkai Multi Etnis yang sangat harmonis. “Pelaksanaan event ini menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi UMKM lokal.” Sebutnya.
Diakhir wawancara Yosephine menyampai masukan kepada setiap Lurah untuk lebih memperkaya fesitval di tahun mendatang, “Setiap kelurahan dapat menggali keunikan lokal yang khas untuk terus dilaksanakan berkelanjutan. Disini juga bisa memicu terbentuknya sanggar seni dan komunitas kreatif di masing-masing kelurahan.” Anjurnya diakhir wawancara.|| jbr