Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjang Angkat Etnis Rote Ndao

Kupang, TopNewsNTT.Com|| Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjang mengangkat budaya etnis Rote Ndao dengan thema “Mengikat Keberagaman, Merajut Persatuan”  dibuka oleh Daud Nafi , S.STP., M.M, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang dalam sambutannya mengingatkan bahwa menjadi berbeda itu biasa tapi yang menjadi luar biasa adalah kita berbeda tapi saling menghargai.

“Dan hari ini Kelurahan Pasir Panjang menunjukkan bahwa keberagaman bukan hal yang dapat menmsahkan tapi justeru menjadikan kita kuat dan terikat dengan baik, karena kita saling menghargai satu sama lain. Kita tidak pernah minta lahir dari suku apa tapi justeru keberagaman membuat kita menjadi kuat dan terikat satu dengan yg lain. Karena kita saling memahami perbedaan kita.” Ujar Daud.

Daud mengingatkan, “Saya sungguh yakin bahwa ketika kita semua lahir, kita tidak pernah meminta lahir dari suku apa, atau kita meminta diberi nama apa, atau lahir dimana. Itu semua “given” atau pemberian. Dan kalau ini hari kita bisa berasa di sini dalam satu wilayah itu karena kehendak Tuhan atas setiap kita.” Kata Daud.

Diakhir sambutan Daud mengajak seluruh warga Kelurahan Pasir Panjang, terus menjaga keberagaman. “Dari Pasir Panjang kita memberi pesan: Keberagaman sesungguhnya bukan pemisah, tapi keberagaman adalah sebuah pengikat yang mempersatuakn perbedaan.”

Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjag berlangsung selama tiga hari Kamis-Sabtu (10-12 September 2026) di Lapangan Taman Ria Kupang.

Tarian penyambutan Asisten 1 dan rombongan oleh mama-mama warga Keluraha Pasir Panjang Tarian etnis Rotw Ndao, serta tarian Kebalai dan sajian tarian dan atraksi budaya NTT lainnya.

Festival juga dimeriahkan oleh berbagai lomba dan permainan Solo Sasando Electrict serta persembahan tarian Sekar Jagat oleh sanggar Agung Giri Budaya BTN.

Boot UMKM juga memenuhi arena festival yang terletak di pinggir Pantai ini.

Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjang adalah kelurahan ke 20 yang menggelar Festival yang dimulai sejak bulan Mei 2026 lalu.

Festival budaya kelurahan ini dilaksanakan di 51 kelurahan yang ada di Kota Kupang hingga November 2026 dan tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Festival Budaya Kelurahan sejak 2023 lalu

Tujuan program pemkot Kupang  lewat Dinas Pariwisata Kota Kupang ini adalah Tujuan utama pelaksanaan festival budaya kelurahan di Kota Kupang adalah untuk merawat warisan leluhur, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Tujuan dari festival budaya kelurahan adalah:

Pelestarian Budaya dan Identitas

Mengenalkan adat istiadat: Memperkenalkan tradisi, seni, tarian, dan nyanyian daerah kepada generasi muda agar tidak punah.

Merawat warisan leluhur: Menjadikan tradisi lokal sebagai identitas diri yang terus diturunkan antargenerasi.

Ruang perjumpaan etnis: Merayakan heterogenitas dan kolaborasi antarberbagai suku serta latar belakang di Kota Kupang.

Peningkatan Ekonomi Lokal

Memberdayakan UMKM: Menyediakan ruang pameran atau mini expo bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal.

Menciptakan perputaran ekonomi: Meningkatkan pendapatan warga dan ekonomi kreatif di tingkat kelurahan.

Promosi wisata: Menarik kunjungan wisatawan ke potensi unik yang ada di setiap kawasan kelurahan.|| jbr