Seminar Nasional Meriahkan HUT ke 35 Tahun Kopdit Swasti Sari, Wagub.NTT dan Wabup.Sikka Jadi Keynote Speaker

Figur Koperasi Regional

KUPANG, TOPNewsNTT|| Wagub.NTT Josep A Nae Soi dan Bapak Koperasi Kredit Nasional yang juga merupakan wakil bupati Sikka, Romanus Woga menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional dalam rangka HUT ke 35 KOPDIT SWASTISARI Kupang yang digelar di Ball room Swiss Bell Kupang (Selasa, 31/1).

Seminar Nasional mengangkat thema “Membangun Indonesia dari NTT melalui Koperasi Kredit.”

Para nafa sumber dalam seminar ini adalah mewakili Menteri Koperasi, hadir Kabid Kepatuhan dan Pelaporan Koperasi Deputi Bidang Perkoperasian Tri Aditya Putera,S.H dan Ketua Induk Koperasi Kredit Indonesia (INKOPDIT) Dominikus Wara Sabon, Romanus Woga, wakil Bupati Sikka dan juga sebagai (Bapak Koperasi Kredit Indonesia)  dan GM Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan.

Ketua panitia dalam laporannya mengatakan tujuan Seminar adalah dalam rangka memberikan penyegaran dan informasi terkait perkoperasian dan manfaatkanya bagi pembangunan ekonomi di NTT lewat anggotanya, serta sejarah dan perjalanan Kopdit Swasti Sari yang lahir pada 1 Februari 1988 dan pada Rabu,  1 Februari 2023 akan genap  berusia 35 tahun.

Sejarah awal berdirinya Kopdit Swasti Sari 35 tahun lalu, ujar ketua panitia adalah lahir dari pemikiran seorang Suster bernama Carolie Hartati, CB yang merupakan Ketua Yayasan Swasti Sari Keuskupan Kupang.

“NTT punya aset yakni Kopdit dan dengan thema Membangun Indonesia dari NTT melalui Koperasi Kredit Sekian puluh tahun perjalanan kopdit melalui Swasti Sari bekerja sama dengan pelaku koperasi Kredit lainnya kita bentuk seminar nasional ini untuk menggali point-point penting dalam seminar nasional.” Tandasnya.

“Kopdit Swasti Sari dimulai dengan dana awal Rp970.000 dengan iuran 10 iuran dan simpanan  wajib 500 rupiah  per anggota. Dan saat ini setelah berjalan selama 35 tahun di 2023 Kopdit ini memiliki aset Rp1.047.035.389. 635  rupiah lebih 165.130 orang menyebar i 32 cabang 20 di NTT dan 1 di Bali, 1 di Jatim dan 1 di Kaltim.. Terdapat 6 kantor cabang yakni di provinsi NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Timur, kacab pembantu ada 6 kantor dan 80 kantor kas tersebar di 6 Provinsi.  Hingga saat ini kami memiliki 470 orang karyawan, 165.132 anggota anggota, dan  165.878 orang anggota perorangan. KSP kopdit Swastisari juga punya Koperasi Konsumen” Ujarnya bangga.

Kopdot didukung semua pemda, masyarakat san stakeholder.

Sebelum seminar sudah dilaksanakan donor darah 92 kantong darah melalui PMI Kota Kupang dan Rabu, 1 Pebruari akan dilakukan peresmian kantor cabang di Oesao dan pengobatan gratis.

Dengan misi Kopdit Swasti Sari menjadi koperasi terdepan dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia, Kopdit Swastisari memiliki misi menyediakan pelayanan keuangan secara profesional dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.

Gambaran nyata KSP Kopdit Swastisl Sari Tahun 2028 telah menghadirkan pelayanan keuangan bagi masyarakat hampir di seluruh wilayah RI.

Pelayanan keuangan yang disediakan sesuai kebutuhan para anggota dan disampaikan secara profesional oleh para staf terdidik dan berkomitmen tinggi bagi perkembangan komunitas.

Kopdit Swasari Saari terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang kegiatan berdasarkan prinsip managemen kehati-hatian dan tata kelola kopdit yang sehat agar menjadi organisasi establish.

Dalam lima tahun terakhir sudah dapatkan peringkat Gold dan Platinum dari aktivasi akses  kredit. Kami menghasilkan 90% anggota loyal dan produk dan layanan kopdit Swasti Sari mampu menjadi solusi bagi berbagai masalah keuangan anggota. Tingkat  pelayanan keuangan makin bertambah setiap tahun.

KSP Kopdit Swastisari punya nilai Inti yakni  SEJAHTERA (S : Service =  Kepuasanmu, Kebanggan Kami,  E : Eford = Suksesmu Bahagia Kami, J : Justice = Berdiri sama tinggi, Berdiri sama rendah), A : Adfund = Terdepan dalam Kualitas dan  kecepatan, H : Honesty : Melakukan apa yang Dikatakan, dan Mengatakan apa yang Dilakukan, T : Tuberners : Berat sama dipikul, Ringan sama Dijinjing, E : 7S : Senyum, Salam, Sopan, Sapa, Santun, Segera, Sukses, R : Respect : saling menghormati sesama, A :  Akuntable : Berani Berani bertanggungjawab atas tindakan dan ucapan.

Ketua INKOPDIT Indonesia DR.Dominikus Wara Sabon menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar nasional dalam rangka HUT KOPDIT Swastisari Kupang.

Ia berharap Kopdit Swasti Sari makin maju, kuat dan terpercaya agar mampu membangun NTT menuju Bangkit dan Sejahtera.

Sementara gubernur NTT Josef Nae Soi menyatakan dalam pemaparan materi selain msngucapkan selamat atas usia 35 tahun KSP KOPDIT Swasti Sari, ia juga mengapresiasi penyelenggaraan seminar nasional yang themanya diakui Wagub sinkron dengan komitmen Pemprov.NTT yakni NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

Dalam.membangun koperasi ada 3 dimensi yakni dimensi ideal, realistis dan dimensi fleksobilitas.

Ideal karena Ideilogi Pancasila adalah ideologi yang menganut faham komunal. 5 Pancasila terdiri dari Input, Proses dan Output.

Input pertama yakni Ketuhanan pada Tuhan yang Maha Kuasa, input kedua adalah kemanusiaan yang adil dan beradab yakni seluruh manusia harus adil dan beradab dan membantu satu sama lain atau egaliter.

Proses artinya seluruh Indonesia harus bersatu dan tidak boleh membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya baik suku, ras dan agama. Dan NTT sudah membuktikan sebagai Nusa Terindah Toleransi, yang intoleran tidak boleh ada di NTT akan kami usir.

Dan untuk mencapai output keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan outcome kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, maka Koperasi sebagai inti dari Pancasila dan Koperasi adalah Komunal.

Jiwa musyarawah dan gotong royong harus ada dalam dasar pembangunan Koperasi. Dan inti dari koperasi adalah komunal yang jiwanya adalah Pancasila.

Sampai 35 tahun Wagub tahu tidak mudah, dan banyak usaha kerja keras dan tantangan yang dihadapi hingga sampai pada tahun ke 35.

Sementara Try Aditya mewakili Menkop dan UMK RI mengulas membangun Kopdit melalui kekuatan Perundang-undangan dengan Gerakan Kopdit kepada Kementerian Koperasi dan ssngat mengapresiasi.

Secara awam orang mengenal Kopdit sebagai tempat menyimpan dan meminjam uang bagi anggota. dan itu sesuai dengan UU P2SK dalam rangka pemurnian koperasi maka yang dapat dilayani hanya dari dan untuk anggota.

Dan yang dapat dilayani hanya anggota Kopdit dengan adanya UU P2SK maka lembaga atau perorangan yang melakukan kegiatan simpan pinjam kepada yang bukan anggota dan tanpa seragam koperasi maka akan ditertibkan mulaintahun 2023 ini.

Ia menjelaskan terkait koperasi sektor jada keuangan yang open look yang melayani non anggota dan menghimpun dana dari pihak non naggota atau dari koperasi lain.

Sementara Romanus Woga menjelaskan terkait sejarah koperasi Swasti Sari sejak lahir 1 Februari 1988.

Dengan perkembangan sekarang ini makan kopdit harus meningkatkan pelayanannya.

Dari visi dan misinya kopdit Swasti Sari  maka harus memeprtahankan dan meningkatkan dengan pemimpin yang menginspirasi.

Menekankan bahwa kopdit haru pegang prinsip satu untuk semua dan semua untuk satu.

Sementara GM Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan menekankan agar memperkuat sdm dan regulasi.

Kopdit sudah dipercaya sehingga bagaimana memperkuat secara regulasi dan sistem dan memperkuat sdm.

Rumusnya adalah dalam rumahnya tidak bileh ada sikut-sikutan sehingga orang akan datang kedalam sebuah rumah. Filosofi mempertahankan dan memperkuat lembaga harus seperti itu.

Dengan visi, misi dan komitmen maka Kodpit Swasti Sari akan maju.

Ia menekankan pentingnya solid dari dalam, hingga saat ini aset Kopdit Swasti Sari sampai triluyan dan semua uang anggota. Sehingga kekuatan dalam rumah tangga

Likuiditas 20% dari total aset. Likuiditas kopdit swastisari yang 20% dari total aset tidak terjual tapi ada pada anggota. Dan harusnya dijual sehingga aset bertambah dan berkembang.

Diakuinya psds tahun 2020-2022 lebih banyak anggota mengajukan  pinjaman dari pada simpanan

Ia menyentil  suku bunga kopdit berada jauh dibswah perbankkan.

Mari jaga rawat dan pelihara Kopdit Swasti Sari jangan cubit, curi dan melukai pohon Kopdit Swastisari. Kekuatan dana di Kopdit Swastisari terbanyak ada pada anggota.

Ia tekankan dalam Rumah Kopdit Swasti Sari dipastikan tidak ada KKN.|| juli br