Pemprov.NTT Gelar Natal Bersama Oikumene Dirangkai 4 Perayaan lainnya Ini Pesan Pj.Gub.NTT

Birokrasi Regional Religi

NTT, TOPNewsNTT||  Pemprov Nusa Tenggara Timur menggelar ibadah Perayaan Natal Bersama Oikumene yang dirangkai dengan 4 perayaan lainnya yakni HUT NTT ke 65, Hari Ibu, Dan Tahun Baru 2024 yang menghadirkan para pimpinan daerah, sekda, para staf ahli, staf khusus, asisten, Pimpinan OPD dan ASN lingkup.Pemerintahan NTT (Jumat, 29/12) di GOR Oepoi.

Ibadah berlangsung secara Oikumene dengan melibatkan pendeta dari Sinode GMIT dan Romo dan Pastor dari Gereja Katholik Keuskupan Agung Kupang.

Perayaan Natal mengambil Thema “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai sejahtera di Bumi” (Lukas 2.: 14) dan sebagai ayat nats pembimbing dan renunga Natal “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi diantara manusia yang berkenan kepadaNya.”

Khotbah dan doa syafaat oleh pendeta  Merey Kolimon dan Romo Gerardus Duka menyampailan Pesan Gembala.

Dalam Pesan Gembala Romo Gerardus sampaikan apa makna kedatangan Tuhan Yesus sebagai sebuah tanda kerendahan hati Allah yang mengasihi manusia tanpa kecuali. Dan teladan itu harus diimplementasikan oleh semua umat Kristiani dalam menjalani tugas pelayanan publik sebagai pemerintah kepada masyarakat.

Teladan Kristus yang penuh kasih, rela berkorban, pengampun, murah hati dan sebagainya harus diejawantahkan dalam kehidupan pribadi sebagai umat Kristiani maupun sebagai pemerintah dan ASN.

Perayaan Natal dirangkain oleh perayaannHUT NTT ke 65 dan Hari Ibu 2023. Dihadiri oleh semua pimpinan lembaga agama di NTT.

Sekda NTT Cosmas.D.Lana sampaikan sekapur sirih mengatakan bahwa perayaan Natal tahun 2023 sengaja dibuat dengan menyatukan beberapa hari raya. Yang pertama adalah HUT  NTT yang ke 65 20 Desember dan 22 Desember Haru Ibu dan sekaligus melepaskan tahun 2003 menyambut tahun baru 2024.

Kelima hari raya dan penyatuan itu menyatakan Kristus Lahir dalam kesederhanaan dan membawa sukacita dan penyelamatan bagi umat manusia.  Dengan semamgat toleransi dihadiri oleh 5 agama di NTT.

Pj.Gubernur sampaikan pesan Natal hari ini kita mengikuti perayaan natal provinsi tingkat NTT yang dirangkai dengan syukuran Hut NTT 65 dan menyongsong tahun baru 2024 dalam suasana perayaan 20 2024 tema perayaan syukuran Natal kali ini adalah Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi Global Monata Mari kita berkokoh kebhinekaan menuju NTT sejahtera.

Kita bersyukur Perayaan Natal 2023 kali ini di provinsi NTT  telah berjalan kondusif, aman dan damai. Kita patut berayukur dan  menyampaikan apresiasi kepada segenap anggota TNI dan POLRI  yang telah bekerja keras untuk menjaga keamanan dan perayaan ibadah Natal di NTT dan juga tidak terlepas dari dukungan seluruh umat beragama di lingkungan toleransi dan semangat persaudaraan yang berbeda suku agama dan budaya telah hidup di dalam masyarakat sejak dahulu kala.

Dan ini adalah wadah sosial dan tuturan utama yang harus tetap kita jaga dalam mewujudkan Nusa Terindah Toleransi.

Selain itu di ulang tahun yang ke-65 Provinsi NTT kita masih menghadapi beberapa isue nasional yang harus segera ditangani yaitu kemiskinan dan kemiskinan ekstrem stunting tindak pidana perdagangan orang pekerjaan prosedural dan UMP yang masih rendah dan tentu masih banyak persoalan lain yang harus kita hadapi bersama.

Perayaan tahun ini merupakan sebuah perayaan sukacita dan simbol antara hubungan manusia dan Tuhan, Tuhan memberikan damai dan sejahtera bagi manusia seperti ada tertulis di dalam Alkitab bahwa kelahiran Yesus Kristus berlangsung secara sederhana dan ini harus menjadi teladan bagi kita semua perayaan yang sederhana ini tanpa mengurangi kesuksesan dan hikmatnya Natal tahun 2003 kali ini.

Dalam beberapa hari mendatang kita akan meninggalkan tahun 2023 untuk memasuki tahun baru 2024 marilah kita songsong tahun 2024 dengan semangat dan optimisme sehingga nanti pada tahun 2024 kita akan dapat kemajuan yang lebih di dalam mengelola Provinsi NTT.

Selain itu kita akan memasuki proses pemilu 2024 dan kami harapkan agar semua penyelenggara Pemilu dapat berlaku secara adil melakukan semua peserta pemilu dengan mengedepankan integritas kementerian dan sikap profesional dan juga kepada kontestan pemilu baik atau politik anggota legislatif akan melakukan kampanye dengan cara-cara yang sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kita semua peraturan termasuk TNI Polri menjaga netralitas seluruh tahapan Pemilu 2024 dengan semangat persaudaraan.|| jbr