PEMDA GELAR AKSI BERGIZI UNTUK JAGA KESEHATAN REMAJA PUTRI DI BELU

  • Bagikan

ATAMBUA , TOPNewsNTT||Pemerintah Daerah Kabupaten Belu mulai membagikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri yang ada di Kabupaten Belu, dengan tujuan untuk meminimalisir potensi anemia yang berakibat terhadap kesehatan dan prestasi remaja putri khususnya para siswi di sekolah.

Pemberian TTD itu berlangsung saat kegiatan Launching Aksi Bergizi Kampanye Gerakan Masyarakat (Germas) dan Pemberian TTD bagi pelajar Putri Tingkat SLTP dan SLTA di Aula SMAK Surya Atambua, Jumat (07/10/2022), oleh Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens MM.
Ikut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, drg. M. Ansila Eka Mutty dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu, Dra. Freny Sumantri Taolin

Wakil Bupati Belu dalam arahannya menyampaikan kepada para remaja putri agar sejak dini menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan teratur.
“Kita sebagai remaja perempuan sudah seharusnya menjaga kesehatan kita sejak dini, jaga reproduksi dan pastikan reproduksi itu selalu sehat ” kata Wabup.

Wabup Alo Haleserens mengatakan, pemberian Tablet Tambah Darah kepada Siswi SLTP dan SLTA ini, sebagai salah satu program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu dalam rangka menurunkan kasus anemia pada remaja putri.
“Kita berharap, agar setiap minggu, remaja Putri yang berusia 12 -18 tahun secara teratur minum tablet tambah darah. Idealnya diberikan setiap minggu satu tablet selama 52 minggu,” sebut Wabup.

Hal itu dilakukan dengan tujuan agar target permasalahan kesehatan yang dihadapi remaja putri terutama Anemia dapat teratasi di Kabupaten Belu.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, drg. Maria Ansila Eka Mutty mengatakan pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri karena mereka adalah calon – calon ibu yang nantinya akan menghasilkan generasi penerus.
“Jadi kampanye yang kita lakukan ini agar para remaja putri sadar bahwa betapa pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi kesehatan mereka ,” ungkap Kadis Ansila

Menurut drg. Ansila, dengan meminum tablet tambah darah secara rutin, diharapkan akan mampu mengurangi potensi anemia di tubuh remaja putri yang merupakan calon ibu-ibu.
“Nantinya, calon ibu-ibu ini akan melahirkan bayi, yang tidak dalam keadaan stuting, sehingga bisa tercapai generasi muda penerus yang sehat dan mampu berdaya saing,” tukasnya.

Disampaikan pula, upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah anemia pada remaja pelajar dengan melaksanakan kegiatan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri usia 12 – 18 Tahun ini, sudah dilaksanakan sejak tahun 2015 hingga sekarang. || juli br

(Sp prokopimbelu)

 

  • Bagikan