Kunjungi Petani Rotiklot, Bupati Taolin Kagum Tanam Cabai Gunakan  Pupuk  Buatan Sendiri

Birokrasi Daerah Pertanian

KAKULUK MESAK, TOPNewsNTT||Sejumlah petani di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, menerapkan metode demplot berupa inovasi teknologi budidaya cabai menggunakan pupuk organik buatan sendiri. Demplot pemupukan tersebut dilakukan diatas lahan seluas 0,78 hektar.

Guna mendukung intensifikasi dan ekstensifikasi produksi cabai di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM langsung meninjau lahan petani cabai di Rotiklot, Desa Fatuketi, Jumat (23/09/2022). Tiba di Rotiklot, Kedua Pemimpin Rai Belu ini langsung menemui para petani di lokasi demplot tanaman cabai.

Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Belu bersama Staf Khusus dan Camat Kakuluk Mesak, Elfridus Bone, SP sebagai demonstrator menjelaskan, dirinya bersama sejumlah praktisi atau pegiat pupuk merencanakan sebuah project dengan tujuan untuk mengajarkan kepada petani secara luas, agar bagaimana menata kearifan lokal masyarakat untuk kembali kepada pupuk organik.
“Project awal kami buat empat bedeng, murni menggunakan pupuk organik. Seperti perlakuan pertama kami menggunakan Biotika hasil kerja sama dengan Politani Kupang. Mereka memberikan contoh membuat pupuk dari organisme lokal,” jelasnya.

Lanjut Elfridus Bone, pada perlakuan kedua dengan metode jadam, mereka menggunakan hasil hutan seperti dedaunan dicampur garam dan kentang kemudian dilakukan fermentasi.
“Kita juga berencana menggunakan fermentasi akar bambu, ditambah bahan-bahan lain seperti limbah,” katanya.

Ia berharap, petani disini bisa menggunakan pupuk organik buatan sendiri untuk meningkatkan hasil produksi
“Hari ini kita akan tanam cabai, menggunakan pupuk yang kita buat sendiri. Kita berharap petani yang lain juga bisa manfaatkan pupuk organik yang sudah kami buat,” tandasnya.

Hasil pantauan, kunjungan kedua pemimpin Rai Belu ini untuk memastikan pelaksanaan pembangunan pertanian di kawasan Perdesaan,
dengan memaksimalkan lahan pertanian dan menggali potensi yang bisa dipanen.

Salah satu upaya petani Rotiklot yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Suman Bot Rimai adalah mengembangkan tanaman cabai menggunakan pupuk organik. Poktan tersebut sementara mengembangkan tanaman cabai diarea lahan seluas 0,78 hektar.

Saat peninjauan, terlihat empat bedeng sudah tersedia untuk ditanami bibit cabai. Tanaman yang memiliki banyak manfaat ini akan dicoba dengan menggunakan pupuk organik.

Pada kesempatan itu juga, Bupati dan Wakil Bupati Belu, bersama Staf Khusus dan Camat Kakuluk Mesak berkesempatan menanam secara simbolis cabai varietas dewata 7 dilahan Kelompok Tani (Poktan) Suman Bot Rimai.
“Mudah-mudahan dari uji coba ini bisa menghasilkan dari sisi produksi, tanaman bisa berhasil baik dari segi ekosistem pertanian, maupun ramah lingkungan,” tutup Bupati Belu.|| juli br

(prokopimbelu).