Hadiri Pengukuhan 4 Guru Besar Undana, Gubernur VBL Minta Terus Lakukan Riset Untuk Kemajuan Daerah

Birokrasi Pendidikan tinggi Regional

KUPANG, TOPNewsNTT|Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berkesempatan menghadiri langsung Rapat senat Terbuka Luar Biasa pengukuhan Guru Besar Universitas Nusa Cendana. Pengukuhan 4 Guru Besar tersebut dilaksanakan di Auditorium Kampus Undana Penfui Kupang pada Rabu 31 Mei 2023.

Ke 4 (empat) Guru Besar yang dikukuhkan tersebut diantaranya Prof. Dr. Ir. Marcelien Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si (Bidang Ilmu Budaya Perairan -Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan), Prof. Dr. Djefri Semuel Bale, ST., M.Eng
(Bidang Ilmu Rekayasa Material –
Fakultas Sains dan Teknik), Prof. Dr. drh. Annyta Ina Rohi Detha, M.Si
(Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner – Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan), dan Prof. Dr. Ir. Doppy Roy Nendissa, MP (Bidang Ilmu Ekonomi Pertanian – Fakultas Pertanian).

Pada kesempatan tersebut Gubernur VBL memberikan apresiasi kepada Kampus Universitad Nusa Cendana yang terus mencetak kader – kader terbaik yang berperan dalam pendidikan untuk memberikan dukungan bagi kemajuan daerah.

“Terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana yang terus mencetak kader dan akademisi yang hebat untuk mampu mengiplementasikan dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan agar turut mendorong kemajuan peradaban dalam pembangunan bangsa dan daerah,” kata Gubernur.

“Ini momentum luar biasa karena kita mencetak 4 guru besar yang kita banggakan dan akan terus berkolaborasi untuk menciptakan riset ilmiah yang tentu memiliki dampak bagi daerah ini,” tambah Gubernur.

“Harapan saya adalah terus kerja dalam pola kolaborasi sebagai kesatuan yang tak terpisahkan satu sama lain. Lembaga Pendidikan dengan riset-riset yang punya dampak besar, harus menyatu dengan pemetintah, masyarakat, semua stakeholder dan juga pihak swasta atau pelaku usaha,” ujar beliau.

“Dari semua bidang ilmu harus jadi satu untuk menghasilkan karya dan pemikiran hebat bagi kemajuan. Jangan berdiri sendiri-sendiri. Risetnya dikaitkan satu sama lain untuk saling mendukung sehingga kita menghasilkan sesuatu yang punya dampak besar dan ada perubahan menuju kemajuan,” tambahnya.

Gubernur menambahkan, harus berani mengambil langkah hebat dan tingkatkan kreatifitas.

Dalam acara tersebut juga, setiap Guru Besar diberikan kesempatan untuk menyampaikan orasi ilmiah terkait riset yang telah dilakukan.

Prof. Dr. Ir. Marcelien Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si menyampaikan orasi ilmiah tentang “Peran Inovasi Rumput Laut untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Biru”. Prof. Marcelien menjelaskan, inovasi rumput laut dapat mengatasi isu ketahanan pangan, isu lingkungan, isu energi dan isu kemiskinan. Ada 4 alternatif untuk menjadikan rumput laut sebagai sumber pangan utama dan program ekonomi biru yakni 1) budidaya multitoprik (budidaya terintegrasi dengan organisme lainnya seperti ikan, teripang, udang kepiting dan rumput laut), 2) Rumput aut dijadikan sayuran laut, 3) Rumput Laut dijadikan sebagai bahan substitusi suplement pakan ternak, dan 4) Rumput laut sebagai bahan biopac (pengganti plastik) karena tidak meninggalkan residu.

Sementara itu, Prof. Dr. Djefri Semuel Bale, ST., M.Eng menjelaskan orasi ilmiah terkait “Rekayasa Tepat Guna Dalam Bidang Ilmu Teknik Mesin”.
Dalam riset tersebut telah dilaksanakn kegiatan pengabdian dengan menghasilkan desain pompa hidram yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Desa Boentuka Kabupaten TTS.
Juga Pada tahun 2020 – 2022 telah dilakukan penelitian kolaborasi dengan rekayasa manufaktur untuk menghasilkan alat yang mengekstrak air dari udara, atau Atmospheric Water Generator (AWG). Dimulai dengan mengesktrak kelembapan udara, mengeluarkan uap udara dari atmosfer, menghasilkan sumber air terbarukan. Alat tersbut telah dikombinasikan dengan energi surya dan telah terinstalasi untuk membantu kebutuhan air di Desa Tesi Ayofanu Kabupaten TTS, serta pembuatan mesin pengering kelor.

Adapun juga, Prof. Dr. drh. Annyta Ina Ina Rohi Detha, M.Si dengan orasi ilmiah “Peran Nutrisi Nano Partikel Telur dan Ikan dalam Perkembangan Sel Hipokampus Otak”. Riset ini mengembangkan produk suplemen berprotein tinggi dengan mengadopsi teknologi nano, tepung ikan dan tepung telur omega 3 sebagai kandidat produk dalam menangani masalah malnutrisi. Keunggulannya pada membantu penyerapan nutrisi lebih baik. Produk tepung ikan dan tepung telur omega 3 berbasis nanopartikel ini membantu pemenuhan nutrisi, meningkatkan ketebalan hipokampus otak, menunjang pertumbuhan sel otak dan neuron dan tentu yang sangat membantu dalam penanganan masalah stunting.

Serta Prof. Dr. Doppy Roy Nendissa MP dengan orasi ilmiah “Menakar Sebab Akibat Ketidakefisienan Pasar Efisiensi Pasar dengan Pendekatan Stuktur, Perilaku dan Kinerja (Khusus Menyoroti Pasar Sapi di NTT)”. Dalam hal ini Analisis pada Struktur Pasar (Konsentrasi Pasar, _Barrier to Entri_, Informasi/Pengetahuan, Koordinasi Usaha, Diferensiasi Produk, Perilaku Pasar (Penentuan Harga, promosi, inovasi produk), dan Kinerja Pasar (Pembagian Keuntungan dan Kesejahteraan Ekonomi).

Rektor Undana Prof. Dr. drh. Maxs UE Sanam M.Sc dalam sambutannya mengungkapkan Universitas Nusa Cendana sejak didirikan tahun 1962 lalu kini telah mengukuhkan 46 Profesor atau Guru Besar.

“Kita berikan apresiasi bagi teman-teman Guru Besar yang dikukuhkan pada hari ini, saya harapkan tetap berkarya dan selamat menjalankan amanat sebagai guru besar untuk pengembangan pendidikan,” tambah Prof. Maxs.|| jbr