Hadir Sebagai Saksi Fakta, Ray Fernandez Ungkap Alasan Pemberhentian Izak Rihi Sebagai Dirut Bank NTT

Hukum dan kriminal Perbankkan Regional

KUPANG, TOPNewsNTT||Mantan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez saat menjadi saksi pada sidang gugatan Mantan Dirut Bank NTT Izak Eduard Rihi terkait Perbuatan Melawan hukum, saksi menyebutkan alasan digelarnya RUPS LB hingga keputusan pemberhentian Izak Rihi sebagai Dirut yakni kredit macet, rencana  pengembangan bank NTT yang disepakati oleh semua pemegang saham meningkatkan untuk laba bank NTT hingga  500 M. Lalu PSP mengatakn bahwa ada kekeliruan yang  telah dilakukan dengan pengangkatan dirut dari jabatan kadiv jadi dirut, kedua ada ancaman bahwa bank NTT akan colaps dengan posisi point 4,6% dan ada peningkatan biaya-biaya operasional sehingga direksi diminta sedapat mungkin menekan biaya operasional.

Joseph Pati Bean menyatakan bahwa keterangan saksi menguntungkan penggugat.

“Tapi saksi fakta menerangkan apa yang dia tahu, kedua keterangan saksi menguntungkan penggugat dimana RUPS 2019 saksi tidak tahu banyak karena ia tidak ikut, sedangkan agenda RUPS LB hanya samar-samar menurut saksi agenda pemberhentian dirut. Menurut dokumen bukti agenda RUPS LB yang ada pada kita dan sudah diajukan sebagai bukti jauh dari apa yang diterangkan saksi.” Ujarnya.

“Soal pembelaan diri menarik sekali tadi pengalaman saksi saat  terkait pemberhentian dirut sebelumnya pada masa gubernur almahrum Frans Lebu Raya, maka saya tanya dari pengalamannya yang mana yang mendekati kebenaran. Saya yakin saksi tahu yang mana yang benar prosedurnya tapi saksi tidak mengatakan secara tegas. Bukan pendapat yang saya tanyakan tapi pengalamannya.” Ungkap Joseph.

Soal kesempatan membela diri seperti yang dikatakan ada jeda waktu saat PSP menanyakan persetujuan Pemegang Saham, jeda waktu itu menurut UU PT tidak bisa serta merta dirut mengajukan keberatan, ada mekanismenya dalam RUPS.

Menurut Joseph, saksi juga mengatakan bahwa dalam RUPS 6 Mei 2020 usai keputusan pemberhentian Izak Rihi sebagai Dirut Bank NTT, RUPS tidak memberikan kesempatan membela diri bagi penggugat. Hal itu dinyatakan Saksi ketika menjawab pertanyaan Kuasa Hukum Penggugat dan Hakim anggota Consilia dalam sidang dengan agenda menghadirkan saksi fakta tergugat pada Gugatan PMH nomor 309 Izak Eduard Rihi yang menggugat PSP dan para pemegang saham seri A dan B serta BPD Bank NTT di PN Kelas 1A Kupang (Rabu, 6/9).

Dalam proses sidang, Apolos memberikan keterangan kepada Hakim Mantan Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez hadir sebagai Saksi Fakta Tergugat untuk memberikan kesaksian yang berkaitan dengan apa yang terjadi dalam RUPS tanggal 6 Mei 2020 dan peristiwa-peristiwa lain sampai tanggal pelaksanaan RUPS LB dimana keputusan pemberhentian Dirut Izak Rihi sebagai dirut diambil.

Fakta lain yang terungkap dalam kesaksian saksi fakta yang dinyatakan oleh Kuasa Hukum Penggugat Josef Pati Bean justeru menguntungkan Penggugat adalah bahwa pengakuan saksi bahwa ia tidak hadir saat RUPS TB 2019 dan hanya hadir saat RUPS LB 2020 yang ternyata dalam dokumen bukti registrasi dan kehadiran (absen) saat RUPS menyatakan Saksi hadir.

Apolos menanyakan apakah saksi ada menerima dokumen laporan atau mendengar dari psp dan pemegang saham lainnya baik dalam RUPS maupun diluar RUPS bahwa penggugat tidak punya kemampuan dalam pengelolaan Bank?.

Yang dijawab saksi bahwa hal itu disampaikan dalam RUPS oleh PSP terkait upaya yang dilakukan oleh direksi terkait geo rasional karena menurut laporan memasuki tahapan ekstrim sehingga direksi diharapkan menekan biaya-biaya yang tidak perlu untuk dikurangi atau dihilangkan.

Apolos menanyakan mengapa digelar RUPS LB dan apa saja agendanya.

Saksi : agenda RUPS  pada awalnya memang disiapkan oleh panitia tapi jika pembahasan berkembang dalam RUPS, maka rancangan bisa ditetapkan dalam forum RUPS untuk jadi agenda dan bisa ditolak jadi agenda dan bsa berkembang dan bsa ditambahkan agenda baru dan diusulkan dlm rups u bcarakan dan dijdikan dlm agenda rups lb.

Apolos juga menanyakan mengapa sampai terjadi ada pengesahan agenda pemberhentian Dirut  dalam RUPS?

Ray menjawab forum tertinggi didalam  bank NTT  adalah RUPS, jadi segala sesuatu yang diambil didalam RUPS sudah melalui musyawarah atau pemungutan suara apabila kesepakatan tidak terjadi. Saya 10 tahun jadi pemegang saham dan hanya 1 kali di 2012 tidak ikut rups. Tapi selalu diusahakan semua kesepakatan dalam RUPS melalui kesepakatan bersama.” Jawab Ray tegas

Apolos pertanyakaa apakah saat dirut diberhentikan ada peserta rups yang keberatan.

Ray  :dalam RUPS para peserta rups pnya dua hak yakni hak bicara dan hak suara dan keduanya bisa digunakan atau tidak digunakan. Tapi pada RUPS 6 Mei semua peserta setuju dirut Izak Rihi diberhentikan, hanya bupati Ende yang menusulkan dipertimbangkan RUPS bahwa saudara dirit belum genap setahun menjabat tapi setelah dijelaskan PSP alasan dan pertimbangan mengapa dirut diberhentikan oleh PSP, akhirnya  kabupaten Endepin setuju.” Jawab Ray.

Apolls juga bertanya :  “setelah  diputuskan oleh PSP pemberhentian Dirut dan disetujui  oleh peserta RUPS apakah ada kebertaan dari dirut dalam forum RUPS atau diluar forum RUPS?

Ray : saudara Izak dinonaktifkan sebagai dirut dan kemudian diroling ke salah satu direksi dan setahu dan  seingat saya sdr Izak tidak keberatan.

Hakim Consilia : siapa peserta RUPS?

Ray : Pemegang Saham Seri A dab Seri B

hakim Consilia : Siapa itu Pemegang Saham Seri A dan Seri B?

Ray : Pemegang Saham Seri A adalah pemda kota dan kabupaten, sedangkan pemegang saham seri b adalah saham perorangan.

Consilia : apakah pemegang saham dalam PT punya hak suara?  Apakah kabupaten TTU punya hak suara dan berapa besar saham kabupaten TTU?

Ray : kabupaten TTU punya hak suara. Tapi hak suara dan hak berbicara itu berbeda. Kami punya saham sebesar 5 persen lebih.

Hakim Consilia : pada saat pengambilan keputusan pemberhentian, atau istilah penonaktifan, diroling apalah itu, apakah semua pemagang saham biss memberikan pendapat dan apakah pendapat atau suara terpakai dalam pengambilan keputusan.?

Ray :  setahu saya semua keputusan sudah melalui kesepakatan bersama, melalui musyawarah.

Hakim Consilia : Apakah pemegang saham konheren biasanya tidak punya hak suara dalam pengambilan keputusan. Apakah di bank NTT semua punya hak suara,  artinya pendapatnya didengarkan dalam RUPS?

Hakim Consilia : undangan RUPS kapan diterima dan apa saja dokumen yang diterima saksi sebagai pemegang Saham seri a?

Ray : undangan saya terima  3 hari sebelum RUPS. Dokumen yang saya terima adalah Undnagan RUPS dan materi RUPS.

Hakim Consilia : apakah agenda dalam undangan RUPS bisa berubah dalam RUPS?

Ray : memang pada awal RUPS biasa selalu disertakan materi kepada  pemegang saham, tapi sebelum memulai RUPS biasanya PSP membacakan agenda RUPS yang minta persetujuan peserta RUPS apakah setuju dengan  agenda? Jika setujua agenda disahkan, dan jika ada perubahan pada agenda misal pengurangan, penambahan agenda baru PSP akan minta persetujuan peserta.

Hakim Consilia : apakah semua hasil Keputusan RUPS dan Agenda RUPS dimasukkan dalam Akta RUPS?

Ray : setiap kali RUPS,  notaris hadir dan mencatat semua proses dari awal samapi akhir dan dicatat oleh notaris dalam Akta RUPS.

Consilia : apakah saksi ada undnagan RUPS LB?

Ray :  RUPS LB tidak bsa diagendakan dalam RUPS,  jika muncul hal-hal baru, yang akan bahas dalam RUPS.

Ray :  yang terjadi pada RUPS 6 Mei yaitu setelah pembahasan agenda RUPS,  peserta RUPS  memberikan kewenangan kepada PSP untuk melihat dan mengambil tindakan,  dan kemudian PSP mengatakan akan mengadakan RUPS LB. Dan dalam  undangannya ada agenda menonaktofkan dirut.

Hakim Consilia : apakah dicantumkan alasan penonaktidan dirut

Ray : yang berkembang dalam RUPS dan  dijelaskan PSP bahwa ada kekeliruan yang kita telah lakukan dengan pengangkatan dirut dari jabatan kadiv jadi dirut,  kedua ada ancaman bahwa bank NTT akan colaps dengan posisi point 4 koma sekian dan ada peningkatan biaya-biaya sehingga direksi diminta menekan biaya operarional dan masalah kredir macet.

Hakim Consilia : apakah dirut Izak diangkat melalui RUPS. Bagaimana mungkin suara bulat angkat jadi dirut sedangkan PSP nyatakan ada kekeliruan dalam hal pengangkatan dirut dari jabatan kadiv ke jabatan dirut?

Ray :  pengangkatan dirut melalui hasil RUPS  dan ada fit and propert test dan karena lulus maka diangkat jadi dirut.

Hakim Consilia :  jadi diangkat melalui RUPS dan pemberhentian melalui RUPS LB setelah RUPS  tahunan pada hari dan tanggal yang sama?

Ray :  Ia RUPS dan RUPS LB berlangsung pada satu hari secara bersamaan. Dan secara virtual.

Hakim Consolia : selama menjabat adakah masukan atau laporan dari dewan komisris kpada para pemegang saham yang melaporkan bahwa pengakatan dirut tidak tepat dan ada banyak hal yang tidak benar terjadi pada kinerja Dirut? adakah masukan dari komisaris?

Ray :  komisatis biasanya sampaikan laporan tentang semua proses di bank NTT ke semua pemegang saham. Tapi materi laporan terkait ketidakmampuan dirut tidak ada, tapi ada laporan tentang  kredit macet dilakukan oleh komisaris.

Hakim Consilia :Komisaris bisa  memberhentikan sementara pejabat tertentu sebagai direkrur utama, maka saya tanya ada tidak  laporan terkiat kinerja buruk buruk dirut?

Hakim Consilia : Jadi suara bulat peserta RUPS setuju pemberhentian dirut? Berapa saham kabupaten TTU dan berapa deviden yang diterima kabupaten TTU?

Ray : Saham kabupaten TTU pada urutan ketiga pada tahun 2020. Kabupaten TTU menerima  deviden Rp18M setiap tahun dari penyertaan modal kabupaten TTU.

Hakim Consilia : bank NTT adalah bank milik daerah, semoga jangan jadi BPR  dan saya dengar sekarang malah  sudah jadi bank devisa?

Hakim ketua : biasanya prosedur pemberhentian harus melalui sebuah teguran lisan dan tertulis? Apakah pernah dilakukan tahapan tersebut kepasa dirut sebelum diambil keputusan pemberhentian seketika dalam RUPS LB setelah RUPS?

Ray :  pada saat RUPS LB, PSP menanyakan apakah setuju dengan pemberhentian dirut?

Hakim Ketua : sebelum RUPS LB apakah saudara sudah tahu bahwa akan dilakukan pemberhentian dirut?

Ray : sebelumnya tidak. Saya tahu setelah sakam RUPS LB.

Bildad : saksi belum terlalu mnlenjelaskan kepadq kita apa yang disampaikan dan dokumen apa yang dibawa sehingga PSP mennyatakan Pak Izak tidak layak jadi dirut?

Ray : karena mengikuti secara virtual sehingga saya juga tidak tahu persis dokumen apa yang  dibawa masing-masing pemegang saham dan PSP.

Bildad : Setelah RUPS virtual apakah saksi ada memperoleh dokumen yang menjelaskan bahwa dirut tidak layak sebagai dirut?

Ray : semua hal dicatat oleh notaris sehingga kita bisa minta ke notaris.

Bildad : apakah bapa sudah  cek ke notaris dokumen-dokumen tersebut?

Ray :  saya tidak cek karena saya merasa  belum butuh.

Bildad : sampai hari ini bapa jadi saksi apakah bapa sudah mencek dokumen ke notaris?

Ray :  saya tidak menceknya, saya hanya mengambil dokumen terkait keputusan pemberhentian saja, dokumen lain tidak.

Bildad :  ketika PSP memutuskan untuk pemberhentian dirut apakah ada dokumennya?

Ray : tidak.

Bildad : ketika terjadi RUPS dan RUPS LB,  sebelum  proses dimulai apakah saksi memperoleh sebuah dokumen tentang agenda apa yang akan dibahas?

Ray : dapat, tapi tentang pemberhentian tidak ada dokumennya.

Bildad : terkait pemberhentian apakah saksi tanya ke komisaris atau notaris tentang alasan pemberhentian?

Ray : RUPS  normal selalu tanya ke komisris dan direksi serta notaris,

Bildad : apakah saksi melihat RUPS yang berlangsung itu secara benar atau tidak, termasuk pemberhentian?

Ray : pada 2019 dan 2020 semua kegiatan dilaksanakan secara virtual karena pandemi sehingga kita tidak bsa ukur normal atau tidak?

Bildad : pencapaian target laba Rp500 m sejak kapan dibuat?

Ray : itu merupakan keputusan  RUPS.

Bildad : menurut saksi, apakah dirut tamdatangani  kesepakatan RUPS LB?

Ray : RUPS normal semua peserta RUPS tandatang dokuen dan saya tidak tahu karena saat itu ikut secara virtual.

Bildad  : tadi saksi katakan PSP menilai ada kesalahan dalam pengangkatan Dirut yaitu  melompati dari jabatan kadiv ke jabatan dirut,  dan itu tidak tepat. Apakah dalam ad/art bank NTT proses pengangkatan dirut tidak tepat?

Ray : kalau saudara Izak tidak penuhi syarat maka ia tidak akan  lolos sebagai dirut.

Bildad : jika bapa tahu Penggugat layak jadi dirut, apakah bapa protes atau tidak?

Ray :  tidak,  saya tidak protes.

Bildad :  apa alasan PSP bahwa kredit macet tepat jadi alasan pemberhenrian dirut?

Ray :  sebagai pemegang saham tentu kami ingin keuntungan yang besar dari penyertaan modal kami, karena diakhir tahun selueuh pemegang saham mendapatkan deviden.

Bildad :  dalam RUPS LB 2020 itu ada 4 alasan pemberhenrmtian dirut yang diungkapkan PSP, apakah yang dilakukan  dirut sehingga  kredit macet jadi alasan pemberhentian oleh PSP?

Ray : alasan  kredit macet, tapi saya tidak bisa jelaskan disini.

Bildad : terkait agenda, bapak bilang panitia siapkan pada saat RUPS  LB  agenda yang sudah disiapkan panitia ada berapa agenda dalam RUPS 2020

Ray :  pada RUPS tahunan agenda ada dalam risalah RUPS.

Bildad :  tadi baa jelaskan 6 Mei 2020 itu bahwa RUPS  tahunan selesai seketika ada RUPS LB dalam satu hari itu, apakah bisa RUPS dan RUPS LB dilaksanakan dalam satu hari?

Ray : : tidak bisa.

Ali : apakah disaat RUPS saudara menandatangani secara elektronik daftar hadir peserta RUPS?

Ray : ia tandatangan secara manual.

Ali : dalam RUPS apakah ada disampaikan laporan penanganan dan penyelesaian kredit bermasalah oleh direktur pemasaran kredit?

Ray : ada

Ali : oknum siapa yang berdiri saat itu memberikan  pertanggungjawaban?

Ray : saya  lupa

Ali : apakah saudara kenal saudara direktur pemasaran kredit Absalom Sine?

Ray :  kenal

Ali : Apakah ia diberi kesempatan memberi pertanggungjawaban saat itu?

Ray : Ia Absalom Siine

Ali : siapa yang diberi Pertangungjawaban dalam RUPS 2020?

Ray : biasanya bergantian

Ali :  terhadap kredit macet dalam RUPS 2020 siapa yang bertanggungjawab?

Ray : setiap direksi diberi kesempatan bertanggungjawab.

Ali : Terhadal RUPS LB, adakah pernah PSP pernah sampaikan bahwa dirut diberhentikan dan apakah berdasarkan rekomendsi komisaris?

Ray : tidak.

Ali : apakah ada disampaikan PSP pemberhentian dirut melalui remunerasi?

Ray :  tidak disampaikan

Ali : sebagai pemegang saham selama  10 tahun apakah pernah baca UU PT?

Ray : saya baca tapi tidak hafal secara detil  dan saya tidak perlu menghafal karena ada banyak aturan yang harus saya pelajari juga seperti perauran ojk, BI, Kemenkeu dll.

Ali : bukan semua peraturan, saya hanya  pertanyakan  khusus UU PT

Ray : saya baca

Josef : tadi saudara jelaskan anda mengikuti RUPS LB secara virtual tapi tentang RUPS saudara  tidak tahu.

Ray :  saya hadir hanya dalam  RUPS LB saja sedsngkan RUPS Tahunan  saya tidak ikut karena ada kegiatan lain dan sudah saya wakilkan kepada  wabup dan kadis keuangan

Josef : tapi saat saya ditanyakan rups itu untuk tahun buku  berapa dan diangkat kapan, saksi menjawab tidak ingat.

Josef : RUPS untuk  tahun Buku keberapa saksi menjawab tdk ingat.

Erwan : tadi saudara katakan  materi RUPS hanya 2 coba sdr sebutkan agenda pertama karena sudah 10 thn jd pemegang saham

Ray : dalam RUPS saya tidak ikut hanya ikut RUPS LB saja. agendanya  penonaktifan dirut Izak.

Erwan : terkait kredit macet apakah dibahas dalam RUPS tahunan atau RUPS LB.

Ray :  RUPS tahunan

Ketika Erwan menanyakan apakah saksi kenal Absalom Sine, saksi menjawab dia kenal sebagai salah satu direksi di kantor pusat, tapi ketika ditanyakan apakah Absalom Sine juga punya jabatan  di bank NTT cabang Surabaya, Saksi  menjawab tidak tahu.

Saksi  juga mengatakan ia tidak tahu apakah laporan Pertanggungjawaban direksi diterima RUPS atau tidak karena ia tidak hadir dalam RUPS Tahunan 2019.

Saksi juga menjawab ia hanya tahu agenda penonaktifan diurt dalam RUPS LB karena ia hadir dalam RUPS LB.

Ray menjwab bahwa Dirut Izak Rihi saat RUPS 2019 tidak diberi kesempatan menjelaskan terkait kinerjanya yang dikatakan buruk dan jadi alasan pemberhentiannya.

Lalu Pengacara penggugat menunjukkan bukti dokumen kehadiran yang ada tandatangan saksi di RUPS 2019 yang membuktikan kehadiran saksi di RUPS Tahunan 2019.

Elti : berapa lama saudara menjadi emehang saham?

Ray : 10 tahun.

Elti : berarti saudara tahu dengan pasti tentang RBB ( rencana bisnis bank)?.

Ray: Tahu

Elti : siapa yang buat

Ray : RBB dibuat oleh masing-masing direksi dan diusulkan ke PSP untuk disetujui.

Elti : RBB yang dibuat oleh Izak sehingga ia yang harus bertanggungjawab?

Ray : RBB itu diputuskan dalam RUPS yang diajukan oleh direksi. Setiap direksi punya rencana dan disampaikan dalam RUPS dan dibahas dan diputuskan sebagai RBB bank NTT.

Elti : dalam kasus ini RBB yang dipermasalahkan adalah agenda 4 apakah RBB dibuat oleh dirut Izak atau dirut sebelumnya?

Ray : bahwa RBB dibuat oleh Dirut sebelumnya atau dirut salam jabatannya,  tapi yang jelaskan RBB harus dijalankan oleh dirut yang menjabat.

Elti : Sanksi apakah yang diterima jika RBB melenceng dari yang semestinya dan siapa yang bertanggungjawab?

Ray : Harusnya dirut yang menjabat yang bertanggungjawab.

Ray :  substansi bukan pada siapa yang buat tapi karena jada agenda RUSP maka RBB  akan dilanjutkan oleh pimpinan baru.

Ray : setelah pemberhentian Dirut definitif, RUPS menunjuk plt dirut.

Elti :  tadi saudara katakan ada ancaman bank akan colaps ada dalam RUPS, sejak kapan terjadi atau hanya saat RUPS?A

Ray : penilaian colaps sudah ada pada tahun sebelumnya dan dibahas dalam RUPS LB.

Siprianus : selama saudara menjabat sebagai pemegang saham sudah berapa kali terjadi RUPS LB?

Ray :  4 kali

Siprinanus : dalam 4 kali RUPS LB, dan saat laporan pertanggungjawaban  direksi adakah pembelaan diri bagi direksi dalam forum?

Ray : saya tidak tahu apakah ada pembelaan diri bagi dirut didalam ataupun diluar RUSP dan RUPS LB. Saya juga  tidak tahu akan ada penonaktifan saudara Izak dan apakah ada diberi kesempatan kepadanya  membela  membela diri, baik dlm RUPS, RUPS LB  maupun dalam RUPS tahun berikut.

Apolos : apakah ada waktu dalam RUPS saat diambil keputusan pemberhentian Dirut ia diberi kesempatan membela diri?

Ray : tidak ada

Ray :  peserta RUPS punya hak suara dan hak bicara dan bisa gunakan maupun tidak

Ray : namun penggugat tidak gunakan hak bicara dan juga tidak ada walau ada jeda waktu untuk saudara Izak protes dan PSP masih minta persetujuan peserta RUPS.

Apolos : ada tidak komisaris nyatakan keberatan atas keputusan pemberhentian Dirut oleh PSP

Ray : tidak ada keberatan

Apolos : apakah saudara tahu bahwa hasil tes fit and propert tes jd jaminan ybs bisa melakukan pekerjaan?

Ray : hasil tes dan jabatan  ibarat sim dan pemilik mobil. Anda diberi sim tapi jika pemilik mobil mempertimbangkan anda tidak layak membawa mobilnya maka sim tidak akan berguna.

Ray : PSP memberi kesemptan apakah peserta RUPS setuju tidak dengan keputusan pemberhentian tapi semua peserta tidak ada yang ajukan keberatan, kecuali kabupaten Endenyang awalnya keberatan namun akhirnya setuju setelah diberi pengertian oleh PSP.

Ray :Tergugat punya hak bicara namun tidak digunakan.

Hakim Consilia :  apakah penggugat memberikan pendapat?

Ray: tidak, tapi PSP bertanya hanya  kepada pemegang sahamapakah setuju atau tidak terkait pemberhentian dirut.

Ray : Dewan direksi tidak berikan kesemptan berbicara terkait keputusan PSP hanya Pemegang Saham.

Sidang dilanjutkan pada tanggal 13 September dimana saksi fakta teegugat akan dihadirikan.

Sementara saksi fakta Raymundus Sau Fernandez kepada media usai sidang mengatakan,

“Yang pertama saya menceritakan fakta yang sebenarnya dan tidak berpihak pada siapapun. Tapi itulah fakta yang terjadi pada RUPS Tahunan tahun sebelumnya dan RUPS LB 2020. Itu keterangan yang sudah saya sampaikan seperti itu.” Ujarnya.

Agenda pemberhentian Izak Rihi sebagai dirut ditegaskan Ray sudah menjadi agenda RUPS LB.

Salah satu alasan pemberhentian Izak sebagai dirut juga karena ada ancaman colaps yang saat RUPS Tahunan 2019 berada pada level 4,6% dan jika sampai 5 maka sudah colaps oleh karena itu direksi melaluo rups diberi tindakan mengambil tindakan. Hal yang berhubungan dengan itu antara lain biaya operasional yang tinggi sehingga perlu diambil tindakan untuk mengurangi atau meminimalisir biaya operasional itu, termasuk salah satunya kredit macet banyak di cabang utama dan cabang Surabaya.|| jbr