Bupati Kupang Resmikan Sumur Bor, Desa Besmarak  Siap Jadi Pilot Project Pertanian 

Birokrasi Daerah Infrastruktur Pertanian

BESMARAK, TOPNewsNTT|| Desa Besmarak siap jadi Pilot Project Pertanian di Kabupaten Kupang, demikian pernyataan Kades Besmarak Petrus Timate di hadapan Bupati Kupang Drs.Korinus Masneno,MM dan rombongan saat kunjungan mereka ke desa Besmarak, kecamatan Nekamese, kabupaten Kupang (Sabtu, 21/).

Bupati Kupang saat sambutan

Hal ini diungkapkan Petrus dengan optimis lantaran di desa ini sudah terbukti para petani salah satunya Kobus Nenobesi dan petani hortikultura lainnya yang memiliki hasil dati panen cabe mencapai Rp100-500 juta sekali panen. Apalagi dengan adanya satu unit sumur yang pada kesempatan kunjungan Bupati dan rombongan ini akan diresmikan yang akan memberi solusi kebutuhan air bersih bagi masyarakan yang akan disambungkan ke rumah masyarakat maka ke depan Desa Besmarak siap menjadi Pilot Project Pertanian di Kabupaten Kupang.

Kunjungan Bupati Korinus dan rombongan memang  dalam rangka peresmian pembangunan sarana air bersih yakni unit sumut bor jaringan perpipaan dan peninjauan kebun hortikultura petani Kobus Nenobesi yang merupakan mantan Tenaga Kontrak Daerah pada pemerintah kabupaten Kupang yang sudah undurkan diri beberapa waktu lalu.

Kunjungan ke kebun cabe Kobus Nenobesi

Pada kunjungan ini, bupati Korinus didampingi oleh  ketua DPRD Kab.Kupang Daniel Taimenas yang juga merupakan warga Nekamese,  Asisten 3 Novita Foenay, Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Amin Juariah, Kadis PMD Charles Panie, Kabag.Umum John Sula, Kanag.Prokopim Martha Para Ede dan Kepala RSKk Beni Selan.

Sumur Bor yang akan disambungkan ke rumah masyarakat menurut pengakuan Kades Besmarak seluruh anggaran pengerjaannya murni menggunakan anggaran DD TA 2020/2021 sebesar Rp300 juta.

“Saya  sangat bangga atas tersedianya sarana air bersih di desa Besmarak ini. Hadirnya bapak Bupati Kupang kami rasakan sebagai sebuah keberuntungan bagi warga desa.” Ujar Kades.

Sebelum peresmian sumur bor yang ditandai dengan pengguntingan pita tersebut, Bupati sempat meninjau perkebunan hortikultura cabe seluas 25 are milik mantan pegawai TKD kabupaten Kupang Kobus Nenobesi yang memilih mubdir dari TKD pemerintahan dan fokus ke usaha pertanian dan perkebunan.

Kades Besmarak menyatakan bahwa total lahan pertanian yang ada di desa Besmarak seluas 11 hektar. Dan menanam tanaman hortikultur dirasakan sangat membantu meningkatkan perekonomian para petani.
“Pendapatan pertahun petani alami peningkatan Rp100 – 500 Juta dari tanaman hortikultura.”ujar kades yang diperkuat oleh testimoni Kobus Nenobesi bahwa sekali panen bisa mencapai Rp80an juta bahkan lebih.

Petrus mengatakan bahwa apa yang dikerjakann dan dihasilkan masyarakat tani saat ini sebagai bentuk dukungan terhadap Program 5P.
“Saya berharap agar desa Besmarak bisa menjadi Objek Agrowisata dan siap jadi pilot project pertanian kabupaten Kupang. Dan kami butuh dukungan bantuan alat-alat pertanian seperti tracktor, kultivator dan tambah 1 unit sumur bor lagi dari pemerintah kabupaten Kupang.” Ungkapnya serius.

Bupati Kupang menyanggupi permintaan kades tersebut dengan janji akan direalisasikan pada perubahan anggaran 2022.
“Saya minta asisten 3 Novita Foenay dan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, pak Amin Juariah nanti tindak lanjuti permintaan pak kades.” Perintah Bupati Korinus.

Pada peninjauan ke lahan pertanian hortikuktura Kobus Nenobesi yang ditanami cabe tersebut, Bupati sangat kagum pada teknologi irigasi tetes yang mampu menghemat air. Irigasi tetes merupakan pola penyiraman dengan meneteskan air sampai ke akar yang biayanya berkisar Rp13 jutaan namun jangka waktu pemakaian selama 5 tahun, seperti penjelasan Kobus.

Sebelum akhiri kunjungan, Bupati ingatkan agar masyarakat petani Besmarak lainnya dapat memanfaatkan teknologi ini dengan menggunakan dana desa.
“Teruslah berkarya, bangkitkan semangat, lakukan perubahan untuk meningkatkan ekonomi lebih baik. Pak kades tolong pendapatan desa di buat pembukuan yang sistematis ya.” Pesan Bupati bijak dan menyemangati.

Bupati Korinus Masneno bersama ketu dprd kab.kupang Daniel Taimenas

Ketua DPRD Daniel Taimenas mengajak semua yang hadir untuk mencintai pekerjaan, menikmatinya maka akan sukses
“Saya sebagai warga Nekamese pastikan pembangunan sarana air bersih ini memberikan banyak manfaat dan setiap rumah tangga akan dipasang meteran.” Janjinya.|| juli br

Sp prokompim setda kab.kpg