Bidik Calon Praktisi Lahan Kering, Faperta Undana Alokasikan 238 Kursi pada Jalur SNBT 2026

KUPANG, TopNewsNTT.Com||Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk bergabung melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Sebagai salah satu fakultas dengan minat pendaftar yang tinggi, Faperta tahun ini menyediakan total kuota sebanyak 238 kursi yang tersebar di tiga program studi (prodi) unggulan.

Alokasi kursi tersebut terbagi menjadi 100 kursi untuk Prodi Agroteknologi (Akreditasi Baik), 90 kursi untuk Prodi Agribisnis (Akreditasi Unggul), dan 48 kursi untuk Prodi Kehutanan (Akreditasi Baik). Distribusi kuota ini dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki minat besar pada pengembangan sektor pertanian dan pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah kepulauan lahan kering.

Keunggulan Akademik dan Standar Internasional

Faperta Undana menawarkan ekosistem belajar modern yang telah diakui secara global. Prodi Agroteknologi, misalnya, telah meraih akreditasi internasional dari lembaga sertifikasi Jerman, ASIIN. Keunggulan akademik ini didukung oleh fasilitas riset komprehensif, mulai dari klaster laboratorium spesialis ilmu tanah dan perlindungan tanaman, hingga ketersediaan rumah kaca serta kebun percobaan sebagai sarana praktik mahasiswa.

Bagi calon mahasiswa yang lebih tertarik pada aspek manajerial, Prodi Agribisnis yang telah menyandang status “Unggul” menyediakan laboratorium khusus agribisnis serta pusat penyuluhan komunikasi pertanian. Fokus utamanya adalah mencetak lulusan yang mampu memperkuat rantai bisnis pertanian lahan kering secara profesional.

Laboratorium Alam dan Pengelolaan Hutan Lestari

Sementara itu, Prodi Kehutanan hadir dengan pendekatan pembelajaran dinamis yang menitikberatkan pada pengelolaan hutan lestari berbasis kearifan lokal. Mahasiswa pada prodi ini secara rutin melakukan praktik lapangan langsung di kawasan hutan yang berfungsi sebagai laboratorium alam, mencakup bidang keahlian konservasi, manajemen, hingga budidaya hutan.

Penerapan metode pembelajaran yang memadukan teori kelas dan praktik lapangan ini bertujuan agar setiap mahasiswa yang lolos jalur SNBT siap terjun langsung sebagai praktisi maupun pengusaha pertanian yang andal pascakuliah.

Imbauan Pendaftaran dan Persiapan UTBK

Mengingat masa pendaftaran jalur SNBT akan segera berakhir pada 7 April 2026, calon mahasiswa diimbau untuk segera melakukan finalisasi pendaftaran melalui portal resmi. Mengingat tingkat persaingan yang cukup kompetitif, para pendaftar diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Pihak fakultas mengingatkan agar pemilihan program studi disesuaikan dengan minat dan potensi diri, baik di bidang teknologi pertanian, bisnis, maupun pelestarian hutan. Seluruh informasi terkini mengenai jadwal dan tahapan seleksi dapat dipantau melalui kanal resmi penerimaan mahasiswa baru Undana guna memastikan proses pendaftaran selesai tepat waktu.(**)

pr.hms.undana

(Audc)