Hari Radio ke-81, Wagub NTT: RRI Harus Terus Hadir di Tengah Masyarakat
Kupang, TopNewsNTT.Com|| Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan pentingnya peran Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai jembatan informasi publik, terutama di tengah kondisi NTT yang sedang menghadapi dampak bencana gempa Flores.
Hal tersebut disampaikan Wagub Johni saat menghadiri Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI dalam rangka memperingati Hari Radio ke-81, sekaligus penyerahan donasi bagi para penyintas gempa Flores.
Mengawali sambutannya, Wagub Johni mengajak seluruh tamu undangan mengheningkan cipta dan mendoakan 2 warga asal NTT dari total 3 orang yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas di Papua.
Wagub Johni menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengecam keras aksi penembakan yang menewaskan tiga orang yang sedang menjalankan tugas tersebut.
“Pembunuhan terhadap tiga orang yang sedang bertugas di Papua merupakan tindakan kriminal dan kami sangat mengutuk tindakan tersebut. Kami berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap dan memberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku kepada para pelaku,” tegas Wagub.
Selanjutnya, Ia memberikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar RRI atas perayaan Hari Radio ke-81.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan selamat Hari Radio ke-81 kepada seluruh keluarga besar RRI, khususnya RRI Kupang,” ujar Wagub.
Menurutnya, radio memiliki posisi strategis bagi NTT sebagai daerah kepulauan dengan wilayah yang tersebar. Radio tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi, memperkuat persatuan, dan menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat.
Karena itu, penyulutan Obor Tri Prasetya RRI harus dimaknai sebagai simbol semangat pengabdian yang terus menyala.
“Jadikan radio sebagai ruang yang menghadirkan informasi yang mencerdaskan, membangun optimisme, dan memperkuat persaudaraan,” tegasnya.
Dalam situasi bencana gempa Flores, Wagub menilai kehadiran media semakin penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya, sekaligus menjadi ruang untuk membangun solidaritas.
Wagub pun mengapresiasi RRI Kupang dan Rumah Musik Siloam, yang menghadirkan kepedulian nyata melalui donasi bagi para penyintas gempa Flores.
“Bantuan bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang pesan bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa masyarakat Nusa Tenggara Timur terus bersama mereka,” katanya.
Wagub menegaskan, penanganan dan pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, TNI, Polri, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita berharap masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit, memulihkan kehidupan, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial mereka,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wagub mengajak RRI terus menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga persatuan Indonesia.
“Teruslah menjadi suara yang hadir untuk masyarakat, menjadi jembatan informasi, dan menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga persatuan Indonesia,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT menerima donasi yang diberikan dari LPP RRI Kupang beserta Rumah Musik Siloam berupa uang senilai Rp 8.000.000, serta barang-barang bantuan lainnya untuk membantu penanganan bencana di pulau flores.
Kepala Stasiun RRI Kupang, Muhammad Yusridarto menyampaikan donasi dan bantuan yang diberikan sebagai wujud nyata dan komitmen dari RRI untuk hadir bersama masyarakat, serta mendukung berbagai program kerja pemerintah daerah.
“Donasi yang kami berikan hari ini sebagai wujud nyata dari RRI untuk hadir dan sama-sama merasakan apa yang dialami masyarakat terdampak bencana di pulau flores, serta komitmen kami untuk terus mendukung berbagai program kerja pemerintah daerah,” ungkapnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala LPP RRI Kupang, Muhammad Yusridarto beserta jajaran, Rektor IAKN, I Made Suardana, Pendiri Rumah Musik Siloam, Adriana Kalla, Kepala LPP TVRI Stasiun NTT, Jefri.||jbr