Padukan Atraksi Budaya, Lomba dan Pertandingan Olahraga, Konsep Festival Budaya Kelurahan Oesapa Barat Bakal Jadi Contoh
Kupang,TopNewsNTT Com|| Sekda Kota Kupang Jefry Eduard Pelt mengapresiasi konsep Festival Budaya Kelurahan Oesapa Barat dan bakal dijadikan role model festival tahun mendatang.
Hal ini dinyatakan Sekda Kota Kupang saat membuka Festival Budaya yang bukan hanya mengangkat dan memperkenalkan budaya lokal NTT yang ada di masyarakat Kelurahan Oesapa Barat, juga dirangkai dengan kegiatan lomba seni budaya dan pertandingan olahraga. Selain itu Festival ini dipadukan juga dengan berbagai lomba lainnya seperti lari karung, gigit sendok dll dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81 tahun 2026.
“Kami mengapresiasi panitia, pemerintah kelurahan Oesapa Barat dan kecamatan Kelapa Lima, karena sejak 3 tahun digelar dan tahun ini sudah di kelurahan ke-11 tapi festival kelurahan ini beda. Unik dan luar biasa karena konsepnya bukan hanya sekedar festival budaya, tapi dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81, dan selain sajian atraksi budaya, lomba-lomba seni dan budaya tapi juga pertandingan olahraga. Ini yang beda dan luar biasa. Kedepan konsep ini akan jadi role model untuk pelaksanaan festival budaya selanjutnya. Tadi ketua-ketua rt memimpin langsung warganya lakukan parade budaya dengan pakaian adat multi etnis, ini luar biasa. Menggambarkan keberagaman yang indah namun kompak dan bersatu. Luar biasa.” Cetus Jefry memberi apresiasi.
Festival “Budaya, Pertandingan dan Perlombaan” sekaligus memperingati HUT RI Ke-82 tanggal 17 Agustus 2026 di Lapangan Volley Kelurahan Oesapa Barat (Sabtu, 25 Juli-3 Agustus 2026).
Festival Budaya dibuka oleh Sekda Kota Kupang Jefry E.Pelt didampingi Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo Kota Kupang, Plt.Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Camat Kelapa Lima dan undangan lainnya.
Jefry mengingatkan latar belakang pemkot Kupang menggelar festival budaya adalah untuk menolong generasi muda menyaring berbagai dampak negatif dari perkembangan jaman dan teknologi dengan mengangkat, menggali memperkenalkan dan mempromosikan budaya NTT, agar budaya lokal NTT tidak tergerus oleh perkembangan jaman.
“Saya ingin mengutip pesan Ki Hajar Dewantara bahwa kebudayaan itu tidak punya bentuk pasti, tapi yang pasti budaya akan tumbuh dan berkembang sesuai pertumbuhan msyarakat. Dengan hari ini festival budaya disertai berbagai lomba dan pertandingan dalam memeriahkan HUT RI nampak bahwa keberagaman yamg terhambar dari berbagai perbedaan budaya ternyata menciptakan harmoni indah. Dalam perbedaan budaya itu justeru harus tercipta kekuatan dan persatuan bangsa.” Ujarnya.
Dalam festival ada banyak hal positif diperoleh, karena digelar dalam waktu cukup panjang maka akan terjadi perputaran ekonomi, sebut Sekda mengingatkan.
Ia berharap dalam lomba berlangsung dengan aman, tertib, jujur agar tercipta kesatuan dan persatuan warga,
“Dengan pertandingan olahraga yang digelar semoga akan tumbuh bibit dan bakat olahragawan baru dari Kelurahan ini. Maka berlombalah dengan bersemangat sambil menjaga keharmonisan. Dalam lomba bukan soal juara, tapi soal bekersamaan persatian. Tanamkan dalam diri, sejak mendaftr kalian sudah jadi pemenang. Kita sudah merdeka dan tugas mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan hal positif.” Tutup Sekda.
Kegiatan diawali dengan parade dari masyarakat Oesapa Barat dan Organisasi masyarakat dengan berbagai busana adat multi etnis NTT.
Ketua panitia festival dalam laporannya menjelaskan bahwa festival budaya ini merupakan program rutin pemkot dalam rangka mengangkat, menggali, dan memperkenalkan budaya lokal NTT di masyarakat Kelurahan Oesapa Barat, tapi juga dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81 tahun 2026.
Thema Festival adalah Budaya Multi Etnis, Pertandingan dan Perlombaan, karena latar belakang masyarakat Kelurahan Oesapa Barat yang memiliki multi etnis.
Selain kontingan parade dari berbagai unsur masyarakati ini adalah upaya menumbuhkan semangat kebangsaan dan perkuat persatuan dan kesatuan di Kelurahan Oesapa Barat.
Tujuan festival adalah untuk melestarikan dan promosi budaya lokal yang ada di masyarakat Kelurahan Oesapa Barat, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal dan menumbuhkan semangat kebangsaan dan semangat gotong royong dan memperkuat persatuan warga dalam menghadali tantangan global, serta menumbuhkan ekonomi masyarakat lewat pelibatan para pelaku UMKM, dan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat.
Selama Festival akan diadakan pagelaran seni dan atraksi budaya berupa tarian daerah, pertandingan olahraga, Bazar Murah Sembako dengan dukungan dari Bulog, perlombaan untuk anak dibawa 5-15 tahun, lari karung putera dan puteri.|| jbr