YBLL Gelar Pameran “Weaving Wonders”, Angkat Kekayaan Sandang Pangan NTT
Jakarta, TopNewsNTT.Com|| Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) bersama Uma Nusantara meresmikan pameran Weaving Wonders: The Spirit of NTT di Jakarta. Pameran ini menghadirkan budaya Nusa Tenggara Timur melalui sandang dan pangan sebagai penggerak ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Pameran ini digelar mengangkat potensi budaya, dari sandang hingga pangan provinsi NTT berlangsung selama 14 hari mulai dari 14-27 Juni 2026 di Tugu Kuntskring Paleis, Jakarta Pusat.
Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Mindriyati Astiningsih yang hadir pada pembukaan pameran dalam sambutannya menyoroti besarnya peran perempuan dalam industri tenun daerah. Menurutnya, mayoritas pelaku tenun merupakan perempuan yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi keluarga setempat.
Perempuan tidak hanya membantu pekerjaan suami di kebun maupun ladang selama aktivitas pertanian berlangsung setiap hari. Setelah kembali ke rumah, mereka tetap menjalankan pekerjaan domestik sekaligus melanjutkan aktivitas menenun hingga malam.
“Keterlibatan perempuan dalam tenun sangat besar karena sebagian besar perajin merupakan ibu-ibu yang bekerja setiap hari. Mereka membantu suami di ladang, mengurus rumah tangga, lalu melanjutkan kegiatan menenun untuk keluarga masing-masing,” ujarnya.
Pameran akbar ini juga melibatkan UMKM NTT yang mengangkat kekayaan budaya NTT mulai dari sandang (benang tenun) hingga potensi lahan pertanian (pangan), menuju kekuatan ekonomi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan perempuan di Nusa Tenggara Timur.
Pameran ini merupakan ruang kolaborasi yang menghadirkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur melalui tenun, kuliner, rumah adat, serta berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat, memperkenalkan potensi budaya dan kearifan lokal sebagai kekuatan untuk mendorong pembangunan ekonomi lokal, ketahanan pangan, serta pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.
Selama berlangsungnya pameran akan dilaksanakan pula Dialog Kunstkring, serangkaian diskusi panel yang menghadirkan para pemegang kebijakan, akademisi, praktisi, dan masyarakat adat untuk membangun peta jalan bersama terkait kedaulatan pangan, pariwisata berkesadaran, pemberdayaan perempuan, serta ekonomi restoratif.
Pameran Weaving Wonder’s yang berlangsung selama empat belas hari (14-27 Juni 2026) ini diisi dengan Pameran terbuka untuk umum, disertai sajian Tarian Tradisional NTT antara lain dari kabupaten Ende (Wanda Pa’u), Kabupaten Manggarai “Benggong”, Tarian Nyiru (TTU), tarian kolosal NTT dan Tarian dari kabupaten Sumba “Kandingan”, Fashion Show dari Erwin Yuan yang mengangkat Brand Padu Padan Tenun Ikat NTT, Sharing session oleh Erwin (Padu Padan): tentang “Hilirisasi Wastra Tenun NTT”, dialog Simfoni Motif dan Melodi: Akar Budaya NTT di Era Modern dengan Pembicara: Sere Aba, Penggiat Budaya NTT, Umbu Ignas, Penggiat Tenun NTT dan Ivan Nestorman, Etnomusisi NTT, NTT yang terajut: Kisah Rumah Tradisional dan Lembar-Lembar Kain Adati, Pembicara: Yori Antar, Uma Nusantara, Ippit Doeana, Uma Nusantara, Launching NTT Food Trail by Nusa Foundation dengan Chef Ragil & Mei Batubara, Weaving the Future, Feeding the Nation: Kekuatan Perempuan NTT dengan Pembicara: Veronica Tan, Wakil Menteri PPPA dan Mindriyati Astiningsih, Ketua Dekranasda Provinsi NTT.
Erwin Yuan Onwer Padu Padan Tenun Ikat NTT yang turut meriahkan pameran dengan fashion show tenun Ikat NTT 7 busana koleksi Padu Padan antara lain busana berbahan tenun ikat dari kabupaten Maumera, Ayotupas, TTS, Sabu, Amarasi, Kabupaten, Kota Kupang dan Sumba.
Erwin Yuan, mengungkapkan dirinya diajak ibu Gubernur NTT selaku Ketua TP PKK NTT untuk mewakili Desainer NTT dalam Pameran Weaving Wonders tetsebut.
Erwin berharap lewat pameran bertaraf nasional ini dan event-event lainnya Tenun Ikat NTT makin dikenal, dicintai dan menjadi ikon NTT yang akan mendunia. || jbr