Wagub NTT Ajak Jajaran Camat dan Kapolsek se-Adonara : Sapa Masyarakat, Dengarkan Keluhan, Cegah Konflik Sejak Dini

Adonara, TopNewsNTT.Com|Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma melakukan acara Tatap Muka bersama Kapolsek dan Para Camat se-Adonara yang berlangsung di Desa Sukutokan, Kec. Kelubagolit, Adonara, Kabupaten Flores Timur, Senin (10/8/2026) malam.

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hadir dalam dialog tersebut, para camat se-Adonara, Kapolsek se-Adonara, serta tokoh masyarakat Adonara, Usman Muhamad Tokan (Donnie) bersama Dr. Petrus Keron, Prof. Simon Sabon Ola, Drs Marsel Tupen Masan, Wilem Wetan Songa, dan Raymundus Penana Nuba.

Wagub Johni Asadoma menegaskan pentingnya peran aparat pertahanan, keamanan, serta pemangku kepentingan daerah dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas wilayah dan mendorong pembangunan ekonomi berawal dari kemampuan menguasai teritori melalui komunikasi yang humanis.

“Rumus paling penting dimana pun kita berada adalah menyapa masyarakat, ngobrol bersama mereka, serta mendengar keluhan, harapan, dan mempelajari potensi yang ada,” ujar Wagub Johni dalam arahannya.

Ia menekankan bahwa penguasaan wilayah yang baik ditandai dengan kepekaan terhadap dinamika sosial di tingkat bawah. Dengan menjalin komunikasi yang intensif, bahkan melalui hal-hal sederhana seperti menyapa pedagang kecil dan membangun jejaring informasi di lapangan, potensi konflik dapat terdeteksi dan dicegah secara dini secara preventif.

“Ketika ada potensi konflik, kita sudah tahu lebih awal dan bisa segera mengambil langkah preventif dengan menemui tokoh dan ketua adat. Pendekatan ini hanya bisa dilakukan jika kita sudah membangun kedekatan emosional dan rasa saling menghormati,” jelasnya.

Selain aspek keamanan, Wagub Johni meminta seluruh jajaran untuk peka terhadap permasalahan konkret yang dihadapi masyarakat serta aktif mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Tugas kita adalah mengarahkan masyarakat agar bisa bekerja dan berkarya secara produktif. Masa jabatan mungkin terbatas, tetapi legacy atau warisan kebaikan yang kita tinggalkan akan selalu diingat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara turun-temurun,” pungkas Wagub Johni.

Dalam diskusi tersebut, Camat Adonara, Silvester Seli Tokan memaparkan tantangan penanganan konflik suku di lapangan serta potensi ekonomi wilayah yang masih terisolasi terkendala oleh akses jalan yang belum memadai serta keterbatasan fasilitas tambatan perahu di Sagu, kecamatan Adonara.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengonfirmasi bahwa ruas jalan provinsi SP. Waiwerang – Sagu saat ini dalam proses penyiapan anggaran dan penanganan long segment (rekonstruksi dan pemeliharaan berkala pada titik-titik kerusakan berat).

Sebagai penutup rangkaian agenda kunjungan kerja, Wagub Johni Asadoma berkesempatan makan malam bersama masyarakat dan para tokoh adat Desa Sukutokan. Momen kebersamaan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi serta mendengarkan secara langsung aspirasi warga dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan. Wagub Johni dijadwalkan menginap semalam di Desa Sukutokan sebelum melanjutkan agenda kerja berikutnya.(**)

Sp.biro.adpim.setda.ntt