Perkuat Efektivitas Program Prioritas Daerah, Pemprov.NTT Bentuk Tim Kerja Percepatan Pembangunan
NTT, TopNewsNTT.Com||Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) resmi membentuk lima tim kerja percepatan pembangunan guna memperkuat efektivitas program prioritas daerah. Langkah strategis lintas sektor ini dirancang untuk mengurai persoalan struktural, mulai dari pengentasan kemiskinan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pengawalan program strategis nasional.
Informasi ini disampaikan oleh Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Lerry Rupidara, dalam jumpa pers bersama jajaran Tim Percepatan Pembangunan Daerah di ruang Biro Administrasi Pimpinan pada Selasa (28/04/2026).
Lerry menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan solusi progresif agar pembangunan di NTT lebih fokus, terukur, dan terintegrasi. Inisiatif ini menjadi bagian krusial dari strategi percepatan pembangunan daerah periode 2025–2030.
“Tim akselerasi ini dibentuk untuk memastikan seluruh program prioritas berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Lerry.
Senada dengan hal tersebut, anggota tim lainnya, Yosep, menyoroti pentingnya validasi data sebagai fondasi perencanaan, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan. Ia menggarisbawahi bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, hingga sektor swasta adalah kunci keberhasilan. “Penanggulangan kemiskinan butuh keterpaduan; kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.
Di sektor kemandirian fiskal, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Beni Meno, menjelaskan bahwa tim ini memiliki mandat khusus untuk mendongkrak PAD melalui empat pilar utama: pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta pendapatan sah lainnya. Saat ini, pajak kendaraan bermotor masih menjadi tumpuan utama pendapatan daerah NTT.
“Kami terus mengoptimalkan aset daerah dan menggali potensi retribusi baru, termasuk melalui penertiban kendaraan dinas dan penguatan kepatuhan wajib pajak,” tambah Beni.
Untuk memperkuat legitimasi tim, Kepala BKD, Kanis Mau, menambahkan bahwa regulasi pendukung kini tengah disusun. Proses ini melibatkan seluruh perangkat daerah agar implementasi di lapangan dapat berjalan sinkron dan terarah.
Sementara itu, Ketua Tim Percepatan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Pricilia Parera, menyampaikan komitmen Pemprov NTT dalam memperkuat komunikasi publik. Melalui kanal digital seperti YouTube, Instagram, dan Facebook, masyarakat diajak untuk memantau transparansi informasi dan berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
Melalui kehadiran Tim Akselerasi ini, Pemprov NTT optimistis arah pembangunan akan semakin tajam dan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.