Dinas Pemuda & Olahraga Kota Kupang Bakal Hidupkan Olahraga Rekreasi Permainan Tradisional
Kupang, TopNewsTT.Com|| Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kotà Kupang selain mengurus Bidang Kepemudaan dan Olahraga Prestasi, ternyata memiliki Bidang yang mengurus Pembudayaan Olahraga.
- Pembinaan usia dini: Mengoordinasikan program pembinaan olahraga di tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama/atas yang menjadi kewenangan daerah.
- Kompetisi pelajar: Menyelenggarakan dan memfasilitasi ajang kejuaraan olahraga antarpelajar (seperti O2SN) untuk menjaring bibit atlet daerah.
- Pemberdayaan masyarakat: Mendorong partisipasi aktif masyarakat Kota Kupang untuk rutin berolahraga demi mewujudkan budaya hidup sehat (masyarakat bugar).
- Olahraga tradisional: Melestarikan dan mengembangkan permainan tradisional serta olahraga rekreasi yang berbasis kearifan lokal.
- Kesetaraan berolahraga: Membangun kesadaran dan kesempatan yang merata bagi masyarakat dengan kebutuhan khusus untuk aktif dalam ekosistem olahraga disabilitas.
- Dukungan sarana & infrastruktur: Melakukan penyiapan data, bimbingan teknis, serta evaluasi fasilitas yang mendukung pembinaan dan pengembangan sentra-sentra olahraga di Kota Kupang.
Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Kupang Alan Yoga Girsang kepada media ini, (Senin, 22 Juni 2026) di ruang kerjanya menjelaskan Dinas Pemuda dan Olahraga saat ini berkolaborasi dengan Dispar Kupang pada kegiatan Saboak dan Car Free Nigth untuk menampilkan olahraga rekreasi yang sudah mulai punah dikalangan masyarakat dan anak-snak dan remaja.
“Jadi kami mencoba menampilkan olahraga rekreasi yamg diminati oleh anak-anak, tapi berhubung mssih libur maka belum bisa maksimal. Tapi kedepan dalam kegiatan Festival Budaya Kelurahan kami akan mewajibkan bisa menampilkan olahraga rekreasi yang ada di masing-masing kelurahannya. Kami sudah bersurat ke masing-masing kelurahan yang ada di Kota Kupang agar bisa menampilkan olahraga tradisional yang ada di masyarakat yang mungkin dengan perkembangan jaman sudah dilupakan, misalnya permainan Gala Asin, Lompat Tali, Siki Doka, dll yang mungkin sudah dilupakan dan tidak dimainkan lagi oleh anak-anak jaman sekarang, jadi kita akan angkat kembali untuk memperkenalkan ke anak- anak jaman sekarang yang mungkin sudah jarang dimainkan. Itu yang akan dilakukan karena di Dispora ada Bidang Pembudayaan Olahraga.” Jelas Kadispora.
Sedangkan untuk olahraga prestasi, jelasnya, Pemkot Kupang melalui Dispora memberikan dana hiba sebagai dana pembinaan atlet dan sopport ke 11 cabang olahraga.
Ke-11 Cabor yang didanai Pemkot melalui Dispora yakni PSSI, PERCASI, Taekwondo, Kempo, PASI, PERTINA, PBSI, Biliard, E-Sport, PELTI dan PERBASI.
Dari anggran hibah tersebut diharapkan Masing-masing pengurus Cabor melakukan pembinaan atlet dan event-event kejurda.
“Misalnya pada tahun ini PERBASI sudah melakukan event Pertandingan Basket Piala Walikota, bertepatan dengan pelantikan pengurus Kempo (PERKEMI Kota Kupang) di GOR Oepoi, Kupang. Anggaran ada juga dari KONI langsung ke Cabor dan Popda NTT Dispora sudah siapkan atlet dan anggaran.”jelas Alan.
Untuk Bidang Kepemudaan Dispora Kota Kupang punya beberapa Program yang berfokus pada pengembangan potensi, jiwa kepemimpinan, dan kemandirian generasi muda. Program utama yang rutin dijalankan oleh dinas ini meliputi bidang kewirausahaan, organisasi kepemudaan, serta kepanduan dan peningkatan kapasitas pemuda.
Secara garis besar, kegiatan utama Bidang Kepemudaan mencakup:
Pelatihan Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan: Program pembekalan keterampilan manajemen, akses permodalan, dan bimbingan teknis untuk menciptakan wirausaha muda baru di Kota Kupang.
Peningkatan Kapasitas Organisasi Kepemudaan (OKP): Workshop kepemimpinan, manajemen organisasi, dan koordinasi antara pemerintah dengan berbagai elemen kepemudaan lokal.
Pelatihan Kepeloporan Pemuda: Pembinaan untuk menumbuhkan jiwa kepeloporan, kesadaran bela negara, dan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
Pertukaran Pemuda dan Kegiatan Kepanduan: Pendelegasian pemuda berprestasi dalam program pertukaran antar daerah/negara serta pembinaan gerakan kepramukaan dan kepanduan.
Selain program dari dinas kota, Pemerintah Kota Kupang secara aktif terus berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memperkuat dukungan fasilitas dan pengembangan potensi anak muda secara menyeluruh.
“Namun karena efisiensi anggaran maka kami hanya dapat melakukan dua kegiatan kecil yakni Lomba Berpidato dalam Bahasa Inggris dan Lomba Pelatihan Kepemudaan agar pemuda lebih mengetahui dan peka dengan keadaan Kota Kupang. Seperti waspada terhadap HIV/AIDS dll kami bekerja sama dengan pihak gereja dan Dinkes Provinsi NTT membantu dengan nara sumber membawa materi dengan peserta mahasiswa dan pemuda/i gereja yang sudah kami lakukan dengan peserta 30 orang karena keterbatasan anggaran. Sedangkan untuk lomba berpidato Berbahasa Inggris akan dilakukan bulan Oktober bertepatan dengan Moment Sumpah Pemuda.” Jelas Alan.
Sebenarnya vanyak peran yang harus kami laksanakan khususnya kepemudaan namun karen efisiensi anggaran maka tahun 2026 hanya dua megiatan saja, kami berharap kedepan akan dapat dilaksanakan misalnya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan pemuda. Kita tahu di dalam masyarakat kota Kupang banyak pemuda/i dari keluarga tidak mampu yang putus sekolah, tidak kuliah dll dan masih menganggur atau terpaksa karena kondisi jadi tulang punggung keluarga, mereka ini harusnya kami beri pelatihan-pelatihan keterampilan dan pemberdayaan agar mereka bisa membuka usaha sendiri. Tapi karena kondisi efisiensi dari pusat hingga daerah kena dampaknya maka belum dapat dilaksanakan. Kita berharap ada perubahan kebijakan dari pusat terkait efisiensi sehingga pemerintah bisa melakukan sesuatu untuk generasi muda kota Kupang ” ungkap Alan berharap.
Harapan kami tahun 2027 Dispora bisa fokus membantu pemuda Kota Kupang lewat dua bidang di Dispora yakni melakukan Pemberdayaan Pemuda dan olahraganya juga jalan. Semoga kita bisa membuat lebih dari dua kegiatan. Seperti.misalnya dari wira usaha bukan hanya jadi ASN.” Tutup Alan Berharap.|| jbr