CMD dan PMX Kupang Gelar Trabas Tail Dalam Baksos dan Bazar Rumah Ibadah Paroki St.Gregori Oeleta

Otomotif Sosial Warta Kota

PENKASE, OELETA, TOPNewsNTT|| Kelompok Pecinta Motor Trail (Riders) yang tergabung dalam CMD (Ceke Muntah Darah) dan PMX  Kupang dengan dukung DPD IMI NTT bersama ikatan Motor lainnya menggelar Trabas Trail menempuh jarak 12 KM melewati 3 Kelurahan di Kecamatan Alak (Sabtu, 18/3).

Trabas Trail disertai Baksos dalam rangka menggalang dana pembangunan Gedung Konsistori Paroki  St.Gregori Agung Oeleta, di kelurahan Oenkase Kecamatan Alak ini diikuti oleh 200 riders dari Kupang dan sekitarnya dan Riders dari RDTL.

Dibuka oleh Ketua Dewan Pastoral Paroki St.Gregori Oeleta, Penkase Marsianus Djawa,  Trabas Trail ini  mampu menyedot perhatian jemaat Gereja Paroki St.Gregori Oeleta dan masyarakat sekitarnya saat Kapten Inf. Nerson Baitanu Alfret Baitanu mendampingi Marsianus Djawa dan Chris Samara serta Kapolres Belu dan Kapolres Kupang melambaikan bendera tanda pelepasan 12 kelas riders meluncur meninggalkan debu dan kerikil beterbangan di depan pintu masuk Gereja.

Ketua Panitia Kegiatan Alfret Baitanu menjelaskan bahwa Trabas Trail dirangkai dalam Baksos dan Bazar Rumah Ibadah mengusung thema “Side Grek Adventure Trail 2023.”

Kegatan ini  diinisiasi oleh CMD dan PMX Kupang dan didukung penuh oleh DPD IMI NTT.

Latar belakang diselenggarakan kegiatan ini untuk tingkatkan minat pecinta motor trail sebagai suatu kegiatan menampung hobby dan membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dan meminimalisir dampak negatif dari hobby balap liar dijalan raya.

Sementara tujuan utama lainnya adalah memperkenalkan alam Kecamatan Alak dan Gereja Paroki St.Gregori Oeleta dengan alamnya yang asri.

Selain itu untuk membantu pembangunan gereja Paroki St.Gregori Oeleta, serta menjalin silahturahmi antar Rider Oleta dan Kupang dengan rider dari daerah lain.

Merubah pandanga negatif masyarakat terhadap pecinta motor trail serta melakukan pasar murah untuk membantu kebutuhan masyarakat paroki dan masyarakat sekitar kecamatan Alak.

200 riders yang ikut berasal dari 7 Kabupaten di NTT dan RDTL. Trabas 12 KM akan melintasi Kelurahan Penkase Oeleta, Manulai 2 dan Manutapen.

Dana yang diperoleh dari pengajuan proposal seluruhnya disumbangkan kepada pembangunan Paroki St.Gregori Oeleta.

Dalam sambutan membuka kegiatan Marsianus Djawa Dewan Pastoral Paroki St.Gregorius Oeleta mengatakan benar adanya konsepnya memperkenalkan paroki ini karena ada diwilayah kota tapi seakan-akan ini wilayah kabupaten Kupang.

Ia mendukung Trabas Trail ini dan meminta siap dilakukan di Bajawa.

Peserta Trabas Trail terdiri 5 Start yakni : Star Pertama :  Tim Riders BTA, KTC, ATC, RDTL, DPS, Pria Punya Selera, Start Kedua : NNPT, Texas, Nratas, P2S, Start Ketiga : Tim.OTT, KTT21, P3S, PAJ, Tarantula, Start 5 :  X 73 HM, Chapters Rote, Ceo Brother, KTS Sabu, Start kelima : Tim SAK3T, P2M Malaka dan Oemofa Crime.

Trabas Trail memperebutkan hadiah Grand Prize adalah 1 unit motor Honda Vario dan 1 unit Motor Listrik serta aneka hadiah Door Prize.

Sampai berita dipublish masih menunggu hasil akhir pemenang yang diprediksi akan masuk garis finish pada pukul 16.00 wita.|| jbr