Buka Festival Budaya, Wali Kota Kupang Sebut Kelurahan Penfui Miniatur Kota Kupang
Kupang, TopNewsNTT.Com|| Membuka Festival Budaya Kelurahan Penfui, Wali Kota Kupang dr.Christian Widodo sebut Kelurahan Penfui adalah Kelurahan Unggulan karena merupakan Miniaturnya Kota Kupang dengan masyarakat yang multi etnis dan itu tergambar dalam Festival Budaya yang menampilkan berbagai atraksi seni, budaya dan tradisi yang beragam atau multi etnis.
“Kelurahan Penfui adalah kelurahan unggulan karena merupakan Miniatur Kota Kupang karena masyarakatnya multi etnis, dan itu tergambar lewat festival budaya yang juga menampilkan atraksi budaya yang juga multi etnis. Makanya saya tadi berupaya harus hadir di sini.” Ungkap Wali Kota Kupang memuji.
Selain itu dr.Christian menyebut, festival budaya menjadi istimewa karena masih dalam rangka merayakan HUT RI Ke-81 dan ini bukan sekedar merayakan bebas dari penjajah tapi merayakan apa yang harus dilakukan untuk mengisi kemerdekaan selanjunya. “Hal ini sejalan dengan pesan Presiden 1 RI Soekarno bahwa perjuanganku akan lebih mudah melawan penjajah, tapi perjuangannu akan lebih berat melawan bangsamu sendiri. Kita sekarang tidak menghadapi senjata, tapi sekarang kita menghadapi kemiskinan yang memiskinkan harapan, kita menghadapai kebodohan yang membatasi langkah, kita menghadapi pengangguran yang melemahkan daya juang, kita menghadapi ketidakadilan yang menghancurkan persatuan. Ini masalah yang tidak kalah berat dengan perjuangan jaman dulu ketika para pendiri bangsa menghadapi senjata dan meriam. Oleh karena itu kita semua harus melanjutkan perjuangan dan mengatasi masalah saat ini.” Sebutnya.
Wali Kota menyebut salah satu cara mengisi kemedekaan adalah dengan menggelar festival ini demi merayakan persatuan. Persatuan itu bukan menjadi sama tapi berjalan bersama meskipun berbeda.
Perbedaan adalah karunia dan berjalan bersama meski berbeda dengan sebuah harmoni yang sama tapi seimbang, “Seperti tenunan yang dipakai terdiri dari benang berbagai warna dan motif namun indah membalut tubuh. Dengan festival ini berbagai budaya yang berbeda ditampilkan menjadi harmonibyang indah, itulah kota Kupang.” Cetus Wali Kota menutup sambutan
Dalam festival budaya berbagai atraksi seni dan budaya berbagai dareah baik yang tradisional maupun kreasi baru ditampilkan. Seperti Tarian penyambutan Rombongan Wali Kota Kupang, “Taebnu” dari etnis Rote oleh sanggar Soda Molek (TDM), tarian “Menenun” dari etnis Timor, Trian Tebe dari etnis Belu, san berbagai tarian lainnya.
Festival budaya Kelurahan Penfui mengangkat thema “Melestarikan Budaya Di Tengah Budaya Modern” dan sub thema “Kolaborasi Harmoni Bersentuhan Tradisional Dalam Balutan Modern” di lapangan RT 11 Kelurahan Penfui (Kamis, 20 Agustus 2026).
Festival Budaya Kelurahan Penfui ini digelar dalam rangka merayakan HUT RI Ke -81 dan melestarikan budaya lokal di Kelurahan Penfui kepada masyarakat luas terutama generasi muda.
Tujuanya adalah untuk meningkatkan rasa cinta kepada tanah air, merayakan HUT RI Ke-81, melestarikan dan memperkenalkan budaya kepada generasi muda danbmeningkatkan semangat gotong royong dan memberikan ruang bagi masyarakat dan generasi muda menunjukkan kreatifitas seni dan budaya mereka.
Festival budaya akan berisi berbagai pertunjukan seni dan budaya serta berbagai pertandingan dan perlombaan. Festival hari ini merupakan puncak acara tapi rangkaian kegiatan lomba lainnya sudah dilaksanakan sejak Rabu 12- 20 Agustus.|| jbr