Transformasi Global, Undana dan Jiangxi Tiongkok Perluas Kerjasama ke Sektor Kesehatan dan Peternakan Modern

Transformasi Global, Undana dan Jiangxi Tiongkok Perluas Kerja Sama ke Sektor Kesehatan dan Peternakan Modern

 

Kupang, TopNewsNTT.Com|| – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperluas cakupan kerja sama internasional dengan Jiangxi Science Technology and Normal University, Tiongkok. Dalam pertemuan hibrida yang berlangsung di Ruang Rapat Rektorat Undana, Rabu (13/5/2026), kedua institusi sepakat mengembangkan kolaborasi strategis yang merambah bidang kesehatan, sains, teknologi, hingga pertanian.

Langkah ini menandai transformasi kemitraan kedua belah pihak yang sebelumnya hanya berfokus pada aspek bahasa dan budaya, kini bergeser ke arah penguatan teknis dan riset aplikatif yang berdampak pada pembangunan daerah.

Integrasi Konsep One Health dan Penguatan Riset

Salah satu poin krusial dalam kesepakatan tersebut adalah penerapan konsep One Health (Satu Kesehatan) di bidang medis. Kerja sama ini akan menyasar peningkatan kualitas layanan dan modernisasi peralatan laboratorium di Rumah Sakit Pendidikan Undana.

Lingkup riset akan dilakukan secara lintas disiplin, mengintegrasikan kedokteran manusia, farmasi, kedokteran hewan, hingga kesehatan lingkungan. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Undana, di antaranya Dekan FKKH Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi, Dekan FPKP Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, M.Si., dan Wakil Dekan I Faperta Dr. Ir. Mayavira V. Hahuly, MCP

Peserta Audiensi Daring dari Undana : Kepala IRO, Para Dekan dan Wakil Dekan dari FKKH, FAPERTA dan FPKP

Hilirisasi Teknologi Peternakan Babi Modern

Sebagai implementasi awal, Undana dan Jiangxi memprioritaskan alih teknologi di sektor peternakan babi melalui program Happy Venture Farm. Sistem budidaya modern ini dinilai sangat relevan dengan potensi lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki basis populasi ternak babi yang besar.

Delegasi Jiangxi menyatakan kesiapan mereka untuk menerjunkan tenaga ahli dan dokter spesialis guna mendampingi proses adaptasi teknologi peternakan skala besar di Undana. “Kami ingin memulai dari kerja sama konkret di sektor peternakan babi sebagai fondasi sebelum memperluas kolaborasi ke bidang sains lainnya,” ungkap perwakilan delegasi Jiangxi.

Target Jangka Panjang Confucius Institute

Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa pendirian Confucius Institute tetap menjadi sasaran jangka panjang. Lembaga tersebut nantinya akan menjadi payung besar bagi seluruh aktivitas akademik dan pertukaran budaya, namun realisasinya akan berjalan beriringan dengan progres proyek teknis yang tengah disusun.

“Kemitraan ini adalah terobosan strategis. Kami tidak hanya bertujuan mencetak talenta akademik berwawasan internasional melalui pertukaran mahasiswa dan dosen, tetapi juga ingin memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat melalui inovasi peternakan,” ujar Prof. Annytha.

Plt. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si.,

Kedua pihak berkomitmen untuk mematangkan rincian teknis dan jadwal pelaksanaan dalam pertemuan lanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat visi Undana dalam membangun ekosistem riset yang kompetitif di kancah global sekaligus solutif bagi kebutuhan pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur.(**)

sp.hms.undana