Undana Diproyeksikan Jadi Pusat Kajian Berbasis Data untuk Solusi Pembangunan NTT
Jakarta, TopNewsNTT Com|| Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang diarahkan untuk memainkan peran strategis sebagai pusat kajian berbasis data yang mampu menyediakan solusi kebijakan bagi pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Arah kebijakan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara pimpinan Undana dan jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., dan Kepala BPKS, Yefry Cornianto Adoe, S.E., M.AP., memaparkan peta jalan pengembangan Undana yang berorientasi pada riset terapan dan dampak langsung bagi masyarakat.
Dalam audiensi dengan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman, dibahas penguatan riset konsorsium yang difokuskan pada isu stunting dan kemiskinan ekstrem, dua persoalan struktural yang masih menjadi tantangan utama di NTT. Undana diharapkan menjadi rujukan akademik bagi pemerintah daerah melalui kajian empiris dan rekomendasi kebijakan berbasis data.
Sebagai tindak lanjut, Dirjen Riset dan Pengembangan dijadwalkan hadir pada Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Undana 2026 yang akan berlangsung pada 24–25 Februari 2026, sekaligus menjalankan perannya sebagai Ketua Dewan Pengawas.
Ketahanan Pangan dan Regenerasi Pertanian
Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Diktisaintek Prof. Fauzan, Rektor Undana juga memaparkan strategi optimalisasi lahan pertanian melalui pengembangan program “Petani Milenial”.
Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong regenerasi tenaga kerja sektor pertanian dengan pendekatan sains dan teknologi.
Kementerian juga menyatakan dukungan terhadap rencana aktivasi Akademi Garam di Kabupaten Nagekeo, serta pembukaan program studi Kedokteran Gigi dan Keperawatan. Langkah tersebut dinilai relevan untuk menjawab keterbatasan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan NTT.
Kontribusi pada Agenda Nasional
Kemendiktisaintek mengapresiasi keterlibatan Undana dalam mendukung persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Selain itu, Undana juga akan memperkuat kontribusi sosial melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Ngada, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan literasi.
Untuk memperkuat daya saing akademik, kementerian menyepakati dukungan pendanaan riset khusus bagi para guru besar Undana. Skema ini ditujukan untuk memperkuat kelompok riset agar mampu berkompetisi di tingkat nasional dan global.
Baik Wakil Menteri maupun Dirjen Riset dan Pengembangan menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah awal kepemimpinan Rektor Prof. Jefri Bale.
Pemerintah menegaskan komitmen mendukung agenda jangka panjang Undana sebagai institusi kunci dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.(**)
rilis.hms.undana