Sinergi BPJN dan BPTD NTT Buka Jalan Alternatif Pasca Ambruknya Jembatan Asam 3
Oelamasi, TopNewsNTT.Com|| Ambruknya Jembatan Asam 3 Naibonat pada 26 Maret 2026 sempat memutus jalur vital RI–Timor Leste. Namun, sinergi BPJN Wilayah IX NTT dan BPTD Wilayah NTT bersama mitra kerja, aparat, serta masyarakat berhasil menghadirkan jalan alternatif yang resmi dibuka 28 Maret 2026.
Kehadiran berbagai pihak menjadikan momentum ini simbol kebersamaan menjaga mobilitas di tengah arus mudik Paskah.
Pembukaan jalan alternatif pasca robohnya Jembatan Asam 3 Naibonat, jalur strategis lintas RI–Timor Leste dilaksanakan oleh BPJN Wilayah IX NTT dipimpin Janto Mangiri bersama BPTD Wilayah NTT dipimpin Robert Tail.
Pekerjaan jalan alternatif dikerjakan oleh mitra kerja BPJN, yakni Direktur Utama PT CBJA Erwin Yosep dan Direktur Utama PT HMN Haji Rahman. Turut hadir Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo beserta jajaran, unsur TNI Brigif 21/Komodo, Sekda Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Jembatan Asam Tiga ambruk pada Kamis, 26 Maret 2026. Jalan alternatif resmi dibuka Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 19.00 WITA. Di Naibonat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Paskah serta menjaga mobilitas masyarakat lintas wilayah setelah akses utama terputus.
Melalui koordinasi BPJN dan BPTD, jalan darurat dibangun oleh mitra kerja PT CBJA dan PT HMN. Jalan diuji coba, difungsikan, dan dilengkapi portal barrier, pembatasan tonase maksimal 7,5 ton, serta sistem buka-tutup di titik sungai. Pembangunan jembatan permanen kini dalam tahap survei teknis.(**)
rillis dari media siber nusatribun.com
Editor: Adrianus Ndu Ufi