Resmikan Dapur Flobamorata SMKN 3 Kupang, Pesan Wagub.NTT: “Harus Hasilkan Lebih Banyak Tenaga Kerja Kompeten dan Produk Berkualitas”

Kupang, TopNewsNTT.Com||Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Emanuel Melkiedes Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma meresmikan Dapur Flobamorata di SMKN 3 Kupang didampingi oleh Kepala Perwakilan BI NTT, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ambrosius Kodo, Para Direksi Bank NTT dan perwakilan Kepala Bank Himbara lainnya, serta para kepala SMK.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Gubernur Johanis Asadoma yang dalam sambutannya menyampaikan, kekagumannya bersama Gubernur terhada kondisi SMKN 3.

“Ini bukan hanya karena gedungnya yang megah, lahannya yang luas 2 hektar, tapi juga jurusan-jurusan yang ada di sini memang jurusan-jurusan yang mendidik anak-anak untuk begitu keluar itu bisa langsung mandiri.  Ada yang jurusan kuliner, perhotelan, saya yakin jurusan perhotelan ini belum lulus sudah banyak hotel-hotel yang datang booking.  Begitu juga yang kuliner,  apalagi busana ini. Saya yakin anak-anak ini belum lulus sudah baru baru tingkat 3 kelas 3 ini sudah banyak yang datang booking.” Ujar Wagub membuka sambutannya.

Ia memuji sekolah ini karena punya jurusan-jurusan yang mampu menyiapkan anak-anak NTT untuk menjadi sumber daya manusia yang mandiri dan tangguh untuk menghadapi berbagai macam tantangan.

“Kita tahu sekarang mencari kerja itu tidak mudah, apalagi di tengah situasi ekonomi yang sekarang. Seperti tadi penggambaran pak Gubernur di SMK 2 tadi sedang terjadi konflik di Timur Tengah yang membuat dunia sekarang perekonomian itu terguncang dan sebabkan dolar naik sampai Rp17.000 lebih. Sekarang  puji tuhan sudah turun lagi jadi Rp16.800 lebih. Minyak Bumi yang sudah sempat naik jadi USD $ 150 per barrel sekarang sudaj turun menjadi USD $ 130 per barrel. Dan setelah ada kata-kata yang cukup menyejukkan dari Trump sekarang akhirnya turun lagi di bawah USD #100 sekitr USD$87,53 per barrel. Tapi kondisi ini masih orang bilang masih apa masih vegetail atau masih rapuh, masih bisa naik turun lagi. Nah di tengah berbagai ketidakpastian tersebut kita mempunyai sekolah-sekolah yang bisa menyiapkan anak-anak kita untuk bisa langsung mandiri. Mereka bisa langsung mendapatkan pekerjaan,  bisa dapatkan penghasilan dan  bisa menghidupi diri dan keluarganya. Karena sesungguhnya itulah tujuan kita sekolah kan semuanya untuk supaya nanti kita bisa bekerja mendapatkan penghasilan, membiayai diri sendiri dan membiayai keluarga, dan sekolah ini sudah melakukan.” Ujar Johny.

Wagub berharap dengan OSOP yang tujuannya untuk membangun kemandirian dan mendukung pertumbuhan ekonomi, membangun kreativitas dan inovasi warga NTT. “Kita berharap dengan adanya NTT Mart (OVOP, OCOP dan OSOP) semua orang berlomba-lomba untuk membuat produk-produk sesuai dengan keunggulan di tempatnya masing-masing. Dengan pelatihan keterampilan di sini, kita berharap akan merangsang motivasi dan  membangkitkan Inovasi serta kreativitas dari anak-anak.

“Saya yakin dengan pembimbingan yang baik dan pendampingan yang baik,  maka kreativitas dan inovasi yang kita harapkan akan  bisa terus berkembang,  sehingga anak-anak itu bisa berproduksi lebih tinggi, bisa menghasilkan karya-karya yang lebih baik dan tentu bisa mendapatkan penghasilan juga yang lebih baik.  Tantangan akan banyak dan berat, tapi jangan pernah menyerah: gagal coba lagi terus sampai mendapatkan satu formula yang sempurna, suatu produk yang baik yang akan menjadi produk yang dapat diandalkan,  produk yang dicintai dan dicari oleh seluruh masyarakat kota Kupang, masyarakat NTT.” Ujar menyemangati.

Ia berharap dengan 5 jurusan yang ada SMKN 3 dapat menghasilkan bukan hanya tenaga kerja yang mumpuni dan siap bekerja tapi tenaga kerja yang siap membuka lapangan usaha sendiri, bila perlu menyerap tenaga kerja dan menghasilkan produk-produk lokal yang berkualitas dan mendunia.

Plt.Kepala SMKN 3 Kupang Altje Luciana Papote,S.Tp.,M.Pd dalam laporannya mengatakan Dapur Flobamorata adalah program merupakan salah satu Program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Emanuel Melkiedes Laka Lena dan Johanis Asadoma melalui OSOP (One School One Product) yang memiliki tujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa.

“Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, SMKN 3 Kupang berkomitmen untuk menyelaraskan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan dunia kerja dan dunia industri.” Ujar Altje.

“Dapur Flobamorata yang akan diresmikan hari ini merupakan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yakni program Satu Sekolah Menghasilkan Satu Produk yang dikelola oleh sekolah sebagai wadah pembelajaram kewirausahaan berbasis potensi lokal Provinsi NTT bagi siswa, dengan harapan setelah siswa tamat dari sekolah dan pendidikannya dapat menjadi wirausahawan.” Jelas Aljte.

Ia menambahkan, SMKN 3 Kupang memilik 5 program keahlian masing-masing kuliner (Tata Boga), Tata Busana, Perhotelan, Tata Kecantikan dan Spa, serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi dan menghasilkan lebih dari satu produk kewirausahaan. SMKN 3 Kupang memiliki 106 orang Tendik, Tenaga Kependidikan 12 orang dan 1365 siswa.

SMKN 3 kupang melalui revitalisasi sekolah Menengah kejuruan, mendapatkan bantuan sebesar Rp3.408.910.000 yang dikelola untuk membangun sebuah RPS, Satu Buah RPS laundry, Satu Unit RPS Kuliner, 8 Unit Toilet dan pengecatan ruang belajar siswa.

“Kami sedang melakukan ujian sertifikasi kompetensi bagi Siswa yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi dengan beberapa jejaring yang dilaksanakan selama tiga hari (9-11 Maret 2026). Kegiatan ini merupakan bagian penting untuk memastikan bahwa lulusan SMK memiki kemampuan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan industri yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Kami berharap dari hssil uji dapat bekal.berarga bag siswa dalam memasuki dunia kerja dan industri atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.” Tutup Altje.|| jbr