Rektor Undana Bangun Sinergi dengan Satker Prasarana Strategis NTT
Kupang,TopNewsNTT.Com|| Universitas Nusa Cendana (Undana) menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Komitmen itu ditunjukkan melalui silaturahmi Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dengan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Nusa Tenggara Timur (NTT), Istiadi Nugroho, S.T., Selasa (3/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi sekaligus membuka peluang sinergi antara dunia akademik dan pelaksana pembangunan prasarana strategis di NTT.
Rektor Undana hadir bersama jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor I Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Wakil Dekan I FST Dr. Dra. Maria Agustina Kleden, M.Sc., Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana Yefry C. Adoe, S.E., M.AP., serta Pejabat Pengadaan Undana Ralno Robson Klau, S.T., M.Ling., M.T.
Dalam pertemuan itu, Prof. Jefri Bale menegaskan bahwa Undana siap mengambil peran lebih luas dalam mendukung pembangunan prasarana strategis melalui pemanfaatan keilmuan dan sumber daya akademik yang dimiliki.
“Undana memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dukungan itu dapat kami berikan melalui kajian ilmiah, riset terapan, hingga pendampingan teknis sesuai dengan keahlian sivitas akademika,” kata Jefri.
Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan. Infrastruktur, menurutnya, tidak hanya harus kuat secara fisik, tetapi juga tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
“Sinergi ini penting agar pembangunan prasarana benar-benar memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain dukungan akademik, Rektor Undana juga mendorong kerja sama dalam bidang pembelajaran mahasiswa. Salah satunya melalui program magang mahasiswa pada berbagai proyek yang dikelola Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT.
“Kami berharap mahasiswa dapat terlibat langsung di lapangan. Ini bukan hanya memberi pengalaman praktis, tetapi juga dapat menjadi rekognisi pembelajaran, termasuk sebagai alternatif penyelesaian tugas akhir non-skripsi,” tutur Jefri.
Ia juga membuka peluang kemitraan lintas kementerian dalam upaya peningkatan prasarana strategis, termasuk melalui skema pendanaan atau pembiayaan yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT, Istiadi Nugroho, menyambut baik inisiatif Undana. Menurutnya, peran perguruan tinggi sangat strategis dalam mendukung perencanaan dan pengembangan prasarana di daerah.
“Undana memiliki potensi besar, terutama dalam menyediakan dukungan akademik dan riset yang berbasis kondisi lokal NTT. Ini sangat kami butuhkan agar pembangunan prasarana lebih tepat sasaran,” ujar Istiadi.
Ia berharap silaturahmi tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret yang saling menguatkan antara Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT dan Universitas Nusa Cendana.
“Ya prinsipnya nanti akan kita tindaklanjut lebih jauh. Kami tidak keberatan karena itu bisa menjadi pembelajaran bagi mahasiswa tapi juga ada sisi membantu kami dalam menyiapkan laporan atau juga melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.(**)
rilis.hms.undana