Farmasi Jadi Prodi Paling Ketat dalam Ledakan Pendaftar SNBP Undana 2026
NTT, TopNewsNTT.Com||Persaingan memperebutkan kursi di Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 mencapai level tertinggi. Program Studi (Prodi) Farmasi pada Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) tercatat sebagai jurusan paling kompetitif dengan tingkat keketatan mencapai rasio 67:1, yang berarti satu kursi diperebutkan oleh 67 calon mahasiswa.
Lonjakan peminat ini terpotret saat penutupan akun pendaftaran pada Rabu (18/2) pukul 23.59 WITA, di mana total pelamar yang memilih Undana menembus angka 11.582 orang. Angka ini sekaligus menepis kekhawatiran pihak universitas terhadap potensi penurunan minat akibat pemberlakuan regulasi baru Tes Kompetensi Akademik (TKA) di tingkat nasional.
Dominasi Sektor Kesehatan dan Teknologi
Data internal Undana menunjukkan bahwa tren minat masyarakat masih terkonsentrasi pada bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi informasi. Setelah Farmasi yang memimpin dengan 1.344 pendaftar untuk 20 kuota, urutan kedua ditempati oleh Prodi Bimbingan Konseling (FKIP) dengan rasio 29:1, disusul Ilmu Komputer (FST) dengan tingkat persaingan 28:1.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., menjelaskan bahwa daya tampung yang ditawarkan tahun ini telah diperhitungkan secara matang. “Penetapan kuota setiap prodi sudah disesuaikan dengan rasio dosen, kapasitas ruang kelas, serta fasilitas penunjang laboratorium, dan telah mendapatkan persetujuan dari Kemdiktisaintek,” jelasnya.
Daftar 10 Prodi dengan Tingkat Keketatan Tertinggi
Berikut adalah peta persaingan 10 program studi paling kompetitif di Undana pada jalur SNBP 2026:
Farmasi (FKKH): Rasio ±67:1 (1.344 pendaftar / 20 kursi)
Bimbingan Konseling (FKIP): Rasio ±29:1 (793 pendaftar / 27 kursi)
Ilmu Komputer (FST): Rasio ±28:1 (845 pendaftar / 30 kursi)
Pendidikan Dokter (FKKH): Rasio ±24:1 (805 pendaftar / 33 kursi)
Ilmu Kesehatan Masyarakat (FKM): Rasio ±24:1 (1.432 pendaftar / 59 kursi), PGSD, (FKIP): Rasio ±22:1 (1.346 pendaftar / 60 kursi), PPKn (FKIP): Rasio ±17:1 (628 pendaftar / 36 kursi), Akuntansi (FEB): Rasio ±15:1 (916 pendaftar / 59 kursi), Teknik Sipil (FST): Rasio ±12:1 (408 pendaftar / 35 kursi) dan Psikologi (FEB): Rasio ±10:1 (386 pendaftar / 38 kursi).
Refleksi Kualitas dan Kepercayaan Publik
Besarnya jumlah pendaftar yang mencapai belasan ribu orang ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap mutu akademik Undana. Tingginya kompetisi di tahap seleksi masuk diharapkan berkorelasi positif dengan kualitas lulusan yang nantinya dihasilkan.
“Tingkat persaingan yang ketat ini menandakan bahwa input mahasiswa yang masuk ke Undana adalah mereka yang memiliki kualifikasi terbaik. Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk terus mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” pungkas Prof. Annytha.
Dengan berakhirnya masa pendaftaran SNBP, seluruh berkas pelamar kini memasuki tahap validasi dan seleksi berdasarkan rekam jejak prestasi akademik serta portofolio untuk prodi tertentu, sebelum hasil akhir diumumkan secara resmi oleh panitia nasional. (Ing)
Juni 2024 Mei 2024 April 2024 Maret 2024 Februari 2024 Januari 2024 Desember 2023 November 2023 Oktober 2023 September 2023 Agustus 2023 Juli 2023 Juni 2023 Mei 2023 April 2023 Maret 2023 Februari 2023 Januari 2023 Desember 2022 November 2022 Oktober 2022 September 2022 Agustus 2022 Juli 2022 Juni 2022 Mei 2022 April 2022 Maret 2022 Februari 2022 Januari 2022 Desember 2021 November 2021 Oktober 2021 September 2021 Agustus 2021 Juli 2021 Juni 2021 Mei 2021 April 2021 Maret 2021 Februari 2021 Januari 2021 Desember 2020 November 2020 September 2020 Juli 2020 Juni 2020 Mei 2020 April 2020 Maret 2020 Februari 2020 Januari 2020 Desember 2019 November 2019 Oktober 2019 September 2019 Agustus 2019 Juli 2019 Juli 2018 Juni 2018 Mei 2018 April 2018 Maret 2018 Februari 2018 Januari 2018 Oktober 2017 Maret 2017.
Besarnya jumlah pendaftar yang mencapai belasan ribu orang ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap mutu akademik Undana. Tingginya kompetisi di tahap seleksi masuk diharapkan berkorelasi positif dengan kualitas lulusan yang nantinya dihasilkan.
“Tingkat persaingan yang ketat ini menandakan bahwa input mahasiswa yang masuk ke Undana adalah mereka yang memiliki kualifikasi terbaik. Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk terus mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” pungkas Prof. Annytha.
Dengan berakhirnya masa pendaftaran SNBP, seluruh berkas pelamar kini memasuki tahap validasi dan seleksi berdasarkan rekam jejak prestasi akademik serta portofolio untuk prodi tertentu, sebelum hasil akhir diumumkan secara resmi oleh panitia nasional.(**)
rilis.hm.undana
(Ing)