Bukan Sekadar Sertifikasi, Rektor Undana Minta 1.097 Guru Baru Jadi “Tempat Pulang” yang Aman bagi Siswa

NTT, TopNewsNTT.Com||  – Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) FKIP resmi mengukuhkan 1.097 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2025. Dalam prosesi yang berlangsung secara hybrid di Aula FKIP Undana, Rabu (4/3), para pendidik ini diingatkan agar tidak sekadar mengejar status profesional, tetapi bertransformasi menjadi pelindung bagi anak didik mereka.

Ribuan guru tersebut dinyatakan resmi menyandang predikat profesional setelah melewati rangkaian Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG), yang mencakup ujian kinerja dan pengetahuan sebagai standar kualifikasi pendidik nasional.

Meneguhkan Integritas, Menyingkirkan Emosi

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dalam orasi pelantikannya menekankan bahwa sertifikat pendidik adalah simbol tanggung jawab intelektual. Ia memperingatkan agar keputusan-keputusan pedagogis di dalam kelas selalu didasarkan pada landasan ilmu pengetahuan dan kode etik, bukan atas dasar emosi sesaat atau sekadar menjalankan instruksi administratif.

“Profesi guru di kelas wajib dipandu oleh ilmu, bukan emosi. Gelar yang saudara sandang hari ini adalah bukti kompetensi yang telah teruji untuk mengambil keputusan mendidik yang tepat,” tegas Prof. Jefri.

Guru sebagai “Ruang Aman” bagi Siswa

Lebih jauh, Rektor menyoroti aspek kemanusiaan dalam pendidikan. Ia berpesan agar para guru memiliki kepekaan tajam terhadap kondisi psikologis dan sosial para siswa. Guru diharapkan menjadi sosok yang solutif dan memberikan rasa aman, terutama di tengah kompleksitas tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Jadilah tempat pulang yang aman bagi anak didik. Jangan sampai kita menjadi orang asing bagi mereka. Pengaruh seorang guru itu abadi; pengaruh itu tidak berhenti saat bel sekolah berbunyi, tetapi akan terus hidup dalam karakter siswa selamanya,” tambahnya mengutip pepatah tentang keabadian pengaruh guru.

Estafet Kualitas Pendidikan di Pundak Guru

Senada dengan Rektor, Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Malkisedek Taneo, M.Si., menitipkan masa depan pendidikan Indonesia kepada para lulusan. Ia meminta para guru melayani siswa dengan sukacita dan ketulusan hati sebagai kunci melahirkan generasi unggul.

Mewakili para lulusan, Adi S.N. Abanat, S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa program PPG telah membekali mereka dengan pengetahuan baru yang transformatif. Ia mengajak rekan sejawatnya untuk tetap menjadi teladan di mana pun mereka bertugas, baik di perkotaan maupun di daerah pelosok.

Dengan pengukuhan ini, 1.097 guru profesional tersebut kini mengemban misi besar untuk mengimplementasikan kompetensi terbaru mereka di satuan pendidikan masing-masing. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas sekaligus menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.(**)

rilis.hms.undana

(IYL)