Akibat Hujan Lebat 2 hari Kota Kupang : 197 unit rumah dan 985 Jiwa terdampak Banjir dan Longsor

Infrastruktur Warta Kota

KUPANG, TOPNewsNTT|| BMKG Telah mengeluarkan rilis peringatan dini bahaya dampak banjir dan longsor akibat hujan lebat yang diprediksi akan terjadk di beberapa wilayah di NTT.

Erents Ludji, Kepala BPBD kota Kupang

Kepala BPBD Kota Kupang, Erents Ludji menyatakan berdasarkan laporan BMKG Kupang, di kota Kupang antara 23 Februari 2022 pukul 07.00 WIB hingga 25 Februari 2022 pukul 07.00 WIB akan terjadi hujan dengan insensitas tinggi yang akan menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik di 22 kelurahan.

Dalam rilis tersebut juga di paparkan ada 204 kk di 22 kelurahan dari 4 kecamatan yang rumah terendam banjir dan sebagian longsor.

Berikut rilis yang diterima media ini Kamis, 24/2.

Peringatan Dini / Bahaya Ikutan

Berlaku 23 Februari 2022 pukul 07.00 WIB hingga 25 Februari 2022 pukul 07.00 WIB, berpotensi terjadinya hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, dalam periode 24-72 jam kedepan. Dampak bencana Banjir dan Longsor dapat terjadi di wilayah Kota Kupang dengan status SIAGA.

Kronologis : Dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa wilayah di Kota Kupang menyebabkan banjir di 6 Kecamatan pada hari Rabu, 23 Februari 2022 Pkl. 11.48 WITA

BPBD Kota Kupang terus mengupdate dan meneruskan informasi Peringatan Dini potensi siklon tropis dan peringatan dini cuaca dari BMKG) ke Masyarakat melalui Camat, Lurah, RT, RW lewat berbagai media (wag, FB, Instragram) untuk waspada ancaman Bencana Hidrometeorologi

Lokasi :
1. Titik sumber luapan air
• Kec. Kota Lama
– Kali Kecil (belakang Pantai Timor) meluap menggenangi rumah warga di Kelurahan Tode Kiser
– Kali Merdeka meluap menggenangi jalan dan rumah disepanjang jalan
• Kec. Oebobo
– Kali Gua Lourdes meluap menggenangi rumah warga dan jalan raya di Kelurahan Oebobo
• Kec. Kota Raja
– Kali Makarauw meluap akibat jebol pada tanggul di Kelurahan Kuanino
• Kec. Maulafa
– Kali Kel. Oebufu meluap
2. Titik Lonsor
– Kelurahan Batuplat
– Kelurahan Oebufu
3. Genangan air diseluruh Kota Kupang

Korban Jiwa terdampak :
• RT 13, 14, 24, 26, Kelurahan Kuanino Jumlah KK = ± 115 KK / 575 jiwa terdampak
● Kelurahan Batuplat Jumlah KK = 12 KK / 60 jiwa terdampak
● Kelurahan Naikoten I RT.23 Jumlah KK = 18 KK / 90 jiwa terdampak
● Kelurahan Fatululi RT.23 RW.07 Jumlah KK = 23 KK / 115 jiwa terdampak
● Kelurahan Oesapa Barat Rt.01/01 Jumlah KK = 1 KK / 5 jiwa terdampak
● Kelurahan NBD RT.05/03 Jumlah KK = 5 KK / 25 jiwa terdampak
● Kelurahan Kelapa Lima Jumlah KK = 7 KK / 35 jiwa terdampak
● Kelurahan Naikoten II RT.02/01 Jumlah KK = …KK / … jiwa terdampak
● Kelurahan Naikoten II RT.38 Jumlah KK = 7 KK / 35 jiwa terdampak

● Kelurahan Oebufu RT.14/003 Jumlah KK = 0 KK / 0 jiwa terdampak

● Kelurahan Tode Kiser Jumlah KK = 15 KK / 60 jiwa terdampak
● Kelurahan Alak Jumlah KK = 1 KK / 5 jiwa terdampak

Upaya Penanganan yang dilakukan :
1. Manajemen Darurat
• Posko Rutin BPBD berjalan
2. Pengungsian dan Perlindungan

Saat ini terdata Warga Kelurahan Fatululi yang mengungsi di Gereja Menara Kesaksian sejumlah 23 KK dan 115 Jiwa terdampak, selain itu ada beberapa KK yang mengungsi dirumah tetangga yang aman dari banjir dan sebagian lagi masih bertahan dirumah masing-masing, untuk itu BPBD Kota Kupang dan BPBD Propinsi melakukan monitoring dan menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada jika hujan deras dan berakibat banjir susulan.
5. Pencarian dan Penyelamatan

TIM SAR telah melakukan Evakuasi terhadap 1 KK di Kel. Alak (belakang RS AL) yang terjebak banjir didalam rumah
6. Logistik

Untuk sementara bantuan berupa Matras, Tikar, Selimut, Masker, Air Minum dan Makanan untuk Pengungsi sedangkan rumah masyarakat yang terdampak belum didistriubusi bantuan makanan sambil menunggu pendataan dari Tim TRC

7. Sarpras / Kerugian Materil
• 197 unit rumah terdampak dan 985 Jiwa terdampak (data sementara yang masuk)
• TMA 15 – 50 cm
8. Ekonomi
• Tidak ada
9. Pemulihan Dini
• Belum ada
10. Komunikasi Publik
• Komunikasi publik tidak terganggu
11. Keamanan
• Terkendali

*Upaya*:
• BPBD Kota Kupang terus berkoordinasi dengan Pihak kelurahan dan OPD terkait dalam melakukan pendataan dan penanganan

*Unsur yang terlibat* :
• BPBD Provinsi NTT, BPBD Kota Kupang, SAR, dan Perangkat Kelurahan setempatKondisi Mutakhir* :
• Banjir berangsur-angsur surut karena hujan telah reda
*Kebutuhan Mendesak*
• Mesin Penyedot Air
• Toilet Mobile
• Tempat Penampungan Air.**{juli br)

Sp :  
Posko BPBD Kota Kupang NTT
Nomor Pengaduan / Call Center : 081 239 940 976