Wakil Wali Kota Kupang Ajak Masyarakat Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Kupang, TopNewsNTT.Com|| Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., mengajak masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Kupang.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Test Drive Mobil Listrik dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 Tahun 2026 yang diselenggarakan PT PLN (Persero), di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (27/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW serta Mini Touring Kendaraan Listrik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW NTT, I Made Agus Dwi Putra, beserta jajaran PT PLN UIW NTT; Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H.; para Asisten Sekda Kota Kupang; serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang.
Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Serena menyampaikan apresiasi kepada PLN atas langkah nyata memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang, melalui penyediaan fasilitas pengisian daya berkapasitas tinggi tersebut.
Menurutnya, kehadiran SPKLU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan investasi bagi masa depan Kota Kupang. Seiring pertumbuhan kota, peningkatan aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat, kebutuhan energi juga terus berkembang. Karena itu, pembangunan kota perlu diarahkan tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan, tetapi juga memastikan pertumbuhan berlangsung secara efisien, sehat, dan berkelanjutan.
“Pembangunan kota tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus memikirkan bagaimana pertumbuhan itu berlangsung secara efisien, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Serena menjelaskan bahwa kegiatan test drive dan mini touring menjadi langkah konkret untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat melalui pengalaman langsung. Ia juga menyinggung tantangan distribusi, ketersediaan, dan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah, yang menjadi salah satu alasan pentingnya mempertimbangkan alternatif transportasi.
Ia mengajak masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, untuk mencoba kendaraan listrik dan mengenal manfaatnya dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
“Kita ingin masyarakat bisa merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik, melihat bagaimana cara kerjanya, serta memahami efisiensi yang bisa diperoleh,” ungkapnya.
Serena berharap kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging dapat mendorong semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik sekaligus membuka peluang investasi dalam pengembangan infrastruktur pendukung. Menurutnya, ketersediaan SPKLU yang memadai dan mudah dijangkau menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Ia mengajak PLN terus memperkuat jaringan SPKLU dan menjaga keandalan layanan kelistrikan. Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, dapat mendukung melalui koordinasi kebijakan, edukasi publik, serta pemetaan kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik di titik-titik strategis.
Dunia usaha dan pelaku transportasi juga diharapkan mulai melihat peluang pemanfaatan kendaraan listrik untuk mendukung kegiatan ekonomi yang lebih efisien. Sementara itu, komunitas dan masyarakat dapat berperan sebagai pelopor dengan berbagi pengalaman serta membangun pemahaman yang tepat mengenai manfaat dan penggunaan kendaraan listrik.
“Kita ingin Kota Kupang menjadi rumah bersama yang semakin maju, nyaman, dan layak diwariskan kepada generasi mendatang. Salah satu ikhtiarnya adalah mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi menuju mobilitas yang lebih baik,” katanya.
Menutup sambutannya, Serena mengajak seluruh pihak menjadikan momentum Hari Listrik Nasional ke-81 sebagai awal kolaborasi yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Selamat Hari Listrik Nasional ke-81. Mari kita bangun sinergi yang tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi berlanjut pada program, tindakan, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, kota yang maju bukan hanya kota yang memiliki teknologi baru, melainkan kota yang mampu menggunakan teknologi untuk membuat kehidupan warganya menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW NTT, I Made Agus Dwi Putra, menjelaskan bahwa SPKLU Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW yang diresmikan di Kota Kupang merupakan yang pertama di NTT. Sebelumnya, PLN telah menyediakan 39 SPKLU di berbagai wilayah NTT, termasuk fasilitas Fast Charging berkapasitas 50 kW di Kota Kupang dan Atambua untuk mendukung perjalanan jarak jauh. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mempercepat pengisian daya dan meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik.
Ia menambahkan, kendaraan listrik menawarkan biaya operasional dan perawatan yang relatif lebih hemat, mengurangi ketergantungan terhadap BBM, serta tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot saat digunakan. Dengan cadangan daya listrik yang memadai di Pulau Timor, pengembangan kendaraan listrik dan infrastruktur SPKLU juga membuka peluang investasi sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.
PLN berkomitmen memperluas jaringan SPKLU melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang, Forkopimda, dan mitra usaha, termasuk mendorong pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Melalui kegiatan test drive dan mini touring ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal manfaat kendaraan listrik serta terdorong mendukung mobilitas yang efisien dan berkelanjutan di NTT.
Kegiatan diakhiri dengan test drive kendaraan listrik oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, bersama para undangan yang hadir di halaman Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang. Melalui kegiatan ini, para peserta berkesempatan merasakan langsung kenyamanan dan kemudahan penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.(**)
Sp.hms.ptokopim