Buka Festival Budaya Kelurahan Fatubesi, Hemgky Malelak: , “Budaya Penjaga Generasi Muda Dari Dampak Negatif Perkembangan Jaman”
Kupang,TopNewsNTT.Com||“Memperkenalkan Budaya dan Nilai-Nilai Positifnya kepada generasi muda adalah salah satu cara efektif menjaga generasi muda dari dampak negatif perkembangan jaman dan teknologi.” Ujar Asisten I Setda Kota Kupang Hengky Malelak pada Pembukaan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Fatubesi (Rabu, 12/8/2026.
Selanjitnya Hengky Malelak, mewakili Wakil Kota Kupang mengingatkan bahwa Kota Kupang adalah ruang bersama bagi keberagaman dan perbedaan. Maka jadikanlah keberagaman sebagai suatu kekuatan pemersatu kekuatan bangsa.
“Budaya bukan hanya sebatas pada seni budaya, tarian, lagu, kuliner dan busana tapi bagaimana menghargai diri dan memelihara budaya sebagai lemersatu peberdaan dan ruang untuk saling mengenal dan menghargai dan mempererat persaudaraan. Kemajuan jaman dan teknologi yang maju harus dinetraslisir dengan kekayaan potensi budaya. Generasi muda jangan hanya menonton tapi harus mencintai dan menguasai budaya sebagai potensi dan kekayaan budaya ditengah arus kemajuan tekkologi dan jaman.” Ujar Wali Kota Kupang.
Hengky mengatakan mengingatkan bahwa dampak positif pengenalan budaya kepada generasi muda sejak dini karena budaya punya dampak positif bagi pembentukan karakter karena nilai-nilai postitif yang terkandung didalamnya adalah jati diri bangsa Indonesia yang memiliki etika moral akan menjaga generasi muda dari arus perkembangan jaman dan digitalisasi yang negatif.
Ia ingatkan saat ini kota Kupang rawan HIV AIDS dimana angkanya tinggi dan kebanyakan penderita adalah orang muda. Pergaulan bebas akibat dampak negativ media sosial harus diwaspadai benar.
“Budaya efektif menjaga generasi muda dari dampak buruk arus perkembangan jaman dan teknologi. Memperkenalkan budaya NTT dan nilai-nilai positif yang terkandung didalamnya merupakan salah satu solusi.” Ujar Hengky.
Festival Budaya digelar dengan tujuan meningkatkan kecintaan dan kesadaran masyarakat kepada budaya lokal dan sekaligus untuk menggerakkan perekonomian rakyat sekitar lewat pelibatan pelaku UMKM, dan meningkatlan semangat persatuan antar warga
Festival Budaya berlangsung 12-14 Agustus 2026 dihalaman kantor Kelurahan Fatubesi di kompleks Pasar Oeba. Festival dimeriahkan dengan kegiatan karnaval budaya oleh warga kelurahan, pelajar TK, SD dan SMP yang ada di wilayah Fatubesi, berbagai tarian budaya dari berbagai etnis termasuk Bali, pentas seni budaya, lomba fahsion show busana tenun ikat NTT, lomba tarian daerah, lomba pidato, panjat pinang dan pameran UMKM.|| jbr