Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Pembina Samsat NTT untuk Tingkatkan Layanan dan Optimalisasi PAD 

Kupang, TopNewsNTT.Com||28 April 2026 – Jasa Raharja sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sinergi lintas instansi. Bersama Direktorat Lalu Lintas Polda NTT dan Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Jasa Raharja berperan aktif dalam mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor.

Pertemuan koordinasi yang dilaksanakan menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam peningkatan layanan kesamsatan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda NTT, KBP Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H., Plt. Kepala BPAD Provinsi NTT Johny Ericson Ataupah, S.P., M.M., serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTT Sumantri Muhammad Baswan. Turut hadir Sekretaris BPAD NTT Drs. Flory Y. Napal, M.M., Kabid Penda I BPAD NTT Oktavianus Mare, S.S., serta Kanit Operasional dan Humas Jasa Raharja NTT Hendri Jashar.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTT, Sumantri Muhammad Baswan, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Jasa Raharja akan terus berperan aktif dalam mendukung berbagai program strategis Tim Pembina Samsat NTT.

“Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesamsatan. Upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga pada optimalisasi penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang menjadi bagian penting dalam perlindungan dasar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan harus diiringi dengan inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Oleh karena itu, digitalisasi layanan menjadi salah satu fokus utama dalam strategi bersama Tim Pembina Samsat NTT.

Saat ini, masyarakat telah dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan digital, di antaranya aplikasi PRO-NTT serta aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang diinisiasi oleh Korlantas Polri. Kehadiran kembali aplikasi SIGNAL diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan secara cepat, aman, dan efisien tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Integrasi layanan digital ini menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan geografis wilayah NTT yang luas dan terdiri dari banyak pulau, sehingga akses layanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta SWDKLLJ.

Sinergi yang terjalin antara Jasa Raharja, Ditlantas Polda NTT, dan BPAD Provinsi NTT juga mencakup upaya penertiban administrasi kendaraan, termasuk kendaraan luar daerah yang beroperasi di wilayah NTT, guna mendorong proses mutasi kendaraan dan peningkatan basis pajak daerah.

Melalui kolaborasi yang solid dan berkelanjutan, Jasa Raharja optimis bahwa berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan akan mampu menghadirkan layanan kesamsatan yang lebih inovatif, responsif, dan transparan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.(**)

pr.hms.jrk