Aset KMP Oepura Tembus Rp4 Milyar TB 2025, TB 2026 Targetkan Rp10 Milyar

Kupang, TopNewsNTT Com|| Koperasi Kelurahan Merah Putih Oepura menggelar Rapat Anggota Tahunan TB 2025 pada Sabtu, 25 April 2026 di Kantor Koperasi Keluarahan Oepura di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa.

Walau baru berusia setahun, sejak diresmikan oleh Pemerintah Kota Kupang pada Mei 2025 lalu, koperasi yang berbasis di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini, telah bertransformasi menjadi lembaga keuangan mikro yang profesional dengan sistem digitalisasi penuh dan saat ini mencatatkan prestasi gemilang dengan pencapaian Aset TB 2025 sebesar Rp4 Milyar dan TB 2026 targetkan aset mencapai Rp10 Milyar.

Hal ini terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar bertepatan dengan momentum HUT Kota Kupang ke-30, Sabtu (25/4) di Kantor Koperasi Kelurahan Merah Putih Oepura, pengurus melaporkan lonjakan aset yang signifikan.

Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Oepura, Dicson Caverius Haba mengatakan, ​sejak diresmikan oleh Walikota Kupang pada 27 Mei 2025, Koperasi Merah Putih Oepura telah menunjukkan taringnya dalam dunia ekonomi kerakyatan.

Hanya dalam kurun waktu beberapa bulan hingga Desember 2025, koperasi ini berhasil mencatatkan aset sebesar Rp2 miliar.

​Lebih mengejutkan lagi, dalam laporan di RAT tersebut, nilai aset koperasi kini telah melonjak hingga lebih dari Rp4 miliar. Keberhasilan ini sebagai buah dari dukungan penuh warga dan pengelolaan yang profesional.

“Fokus kami bukan pada simpan pinjam uang, melainkan simpan pinjam sembako untuk memfasilitasi anggota yang ingin membuka usaha kios,” Kata Dicson.

Peningkatan jumlah anggota menjadi salah satu indikator keberhasilan koperasi ini. Tercatat pada periode Mei hingga Desember 2025, koperasi memiliki 190 anggota. Namun, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai lebih dari 560 anggota pada April 2026.

“Sejalan dengan pertumbuhan anggota, total aset yang dikelola koperasi kini telah menyentuh angka lebih dari Rp4 miliar. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif pengurus dalam menjalin kolaborasi dan melihat peluang usaha yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur. Tahun Buku 2026 kami targetkan aset harus Rp10 milyar ” ungkapnya.

Dicson mengungkapkan bahwa salah satu kunci sukses koperasi ini adalah penerapan sistem digitalisasi penuh.

Ia menegaskan bahwa di era modern, profesionalisme koperasi sangat bergantung pada sistem yang baik.

Saat ini, anggota Koperasi Oepura sudah menikmati fasilitas buku rekening digital yang kemudahannya setara dengan layanan perbankan komersial.

Selain itu, KMP Kelurahan Oepura, merencanakan akan melakukan pembagian beras gratis yang akan dilaksanakan setiap 3 bln secara kontinyu.|| jbr