Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Baik Berorientasi Pada Dasa Cita, Melki-Joni Gelar Diskusi Publik Hasil Survei Kepuasaan Mssyarakat
NTT, TopNewsNTT.Com|| Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pemerintah yang berorientasi pada hasil kinerja pemerintah Nusa Tenggara Timur secara berkala mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun pertama masa jabatan merupakan fase krusial untuk melihat sejauh mana Visi, misi dan program prioritas mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Oleh karena itulah di lakukan Diskusi Publik hasil Survei capaian satu tahun kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Melki Laka Lena – Johni Asadoma.
Menurut hasil survey atas capaian kinerja satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 85 persen masyarakat puas.
Selama ini penilaian terhadap kinerja kepala daerah bersumber pada pandangan internal birokrasi, media, maupun kelompok – kelompok tertentu. Agar pengambilan kebijakan bersifat lebih objektif di perlukan survey kepuasan masyarakat mencakup representasi masyarakat di seluruh wilayah NTT .
Gubernur NTT dalam sambutannya menyampaikan agar dalam diskusi publik bisa menyampaikan secara objektif dan apa adanya.
Melalui survei ini dapat mendeteksi berbagai peristiwa dan kejadian yang terjadi di berbagai bidang dan sektor di NTT.
“Kedepannya kami akan melakukan pendataan lebih detil lagi dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat dari dekat persoalan – persolan di masyarakat,” kata Melki Laka lena.
Melki Laka lena juga mengatakan Intinya dalam membangun NTT akan terus berkoordinasi dengan baik untuk memajukan NTT lebih baik .
Sesuai hasil survey dari lembaga survey Voxpol center Research and Consulting dan di paparkan oleh Direktur Eksekutif , Pangi Syarwi Chaniago bahwa di sektor Infrastruktur dan layanan dasar secara umum jalan raya rusak atau tidak memadai 69,7 persen, air bersih belum menjangkau semua wilayah yang berkualitas buruk 11,1 persen, fasilitas jembatan tidak memadai.
Di paparkan juga masalah yang paling penting diperhatikan, fasilitas kesehatan yang tidak memadai 28,1 persen termasuk biaya layanan kesehatan yang mahal mencapai 26,3 persen, maraknya judi online dan penyalahgunaan narkoba yang semakin meningkat.
Terkait hasil survey tersebut Mery Kolimon selaku penangan bahwa dirinya mengumpulkan respon dari responden di NTT menunjukkan upaya penegakan pemerintahan yang baik. Pemerintah peduli kepada suara rakyat dengan seluas-luasnya bukan saja pada saat pilkada.
Namun ada beberapa catatan kritis terkait hasil survei yakni lebih memperhatikan bidang perempuan dan anak, terkait maraknya kekerasan seksual, kdrt, traficking dan stunting serta sarpras pendidikan dan kesehatan yang belum memadai bukan hanya di pelosok kabupaten tapi juga dalam kota Kupang.
Laurensius Petrus Sayrani MPa dari Undana menanggpi bahwa hasil survei yang melibatkan 800 responden belum cukup mewakili 5 juta masyarakat NTT. Belum ada data tentang wilayah kota dan pedesaan, wilayah pantai, gunung atau pun wilayah pinggiran kota. Ia berharap agar survei bisa lebih mendetail lagi. Agar mewakili seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai tingkat perbedaan.|| jbr
Dan hal ini perlu di pertahankan demi kebaikan masyarakat. Ada aspek – aspek yang perlu diperhatikan dengan serius.