Workshop Revitaliasasi Koperasi Untuk Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Kota Kupang

0

KUPANG, TOP NEWS NTT.■■ Revitalisasi Koperasi sebagai upaya peningkatan ekonomi kerakyatan dalam hadapi era globalisasi sangat dipandang urgent. Sehingga Pemkot Kupang selenggarakan Workshop dengan mengundang  100 orang peserta pimpinan Koperasi Primer Tingkat Provinsi NTT, Kota Kupang, Dewan Pimpinan Koperasi Wilayah NTT dan Kota Kupang; pemerhati Koperasi di Kota Kupang dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, OPD terkait serta para camat dan lurah sekota Kupang. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Ima (Selasa, 16/7/2019).

Ketua Panitia Workshop M.Khairil dalam laporan panitianya

Workshop Revitaliasasi Koperasi Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Guna Menghadapi Era Globalisasi Tahun 2019 ini dihadiri dan dibuka langsung oleh wakil walikota Kupabg dr.Hermanus Man, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan,  Deputi Kelembagaan Pada Kemenkop dan UKM RI Ir.Luhur Pradjarto,M.M, Ketua Puskopdit Dr.Dominikus Wara, Ketua Koperasi Akademika (KOSIKA) FISIP Undana Dr.Petrus Imanuel de Rosari,M.Si, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi NTT sekaligus sebagai pemateri.

Adapun dalam laporan ketua Panitia M.Khairil menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka merevitalisasi koperasi melalui stakeholder terkait agar koperasi yang sudah aktif menjadi lebih aktif dan koperasi yang pasif menjadi aktif kembali. Revitalisasi dilakukan juga dalam rangka memastikan koperasi dapat menjalankan dan menyesuaikan segala peraturan dan kewajiban orgnaisasinya sesuia dengan UU.

Tujuan lain adalah dengan merevitalisasi agar peroleh koperasi dengan standar “5 SEHAT” yaitu Sehat Anggota, Sehat organisasi, Sehat Usaha, Sehat Modal dan Sehat Managemen dna outputnya adalah Koperasi yang berkualitas.

Dengan revitalisasi juga sebagai motivasi untuk lakukan pembenahan dalam tata kelola dan inovasi demi sebuah perubahan.
Dan dengan workshop ini agar semua pihak yang terkait dalam bidang koperasi berperan aktif mengentaskan persoalan perekonomian yang dialami masyarakat Kota Kupang serta terwujudnya kemandirian ekonomi dan mampu berdaya saing  demi tercapainya Kupang Makmur.

Sementara walikota Kupang dalam wawancara singkat usai pembukaan menyatakan bahwa dengan workshop ini semoga tercapai penyebatan koperasi secara benar. Dan akan didata semua koperasi di Kota Kupang untuk diketahui tingkat sehat tidak sehatnya. Dan jika dinilai sudah tidak sehat bisa saja ditutup. Tergantung hasil  evaluasi tingkat kesehatannya. ■■ Juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *