Walikota Kupang Tegaskan KD Tetap Ditutup. “Kalau Mau Demo Silahkan, Tapi Jangan Telanjang! Kita Tidak Terima Orang Telanjang Disini!”

0

Kota, Topnewsntt.com., Demikian pernyataan tegas walikota Kupang DR.Jefritson Riwu Kore kepada media ini terkait polemik penutupan tempat porstitusi Karang Dempel pada 1 Januari 2019. Polemik dan kisruh yang coba dilancarkan oleh penghuni KD menurut walikota mungkin digerakkan oleh “sesuatu” yang mungkin merasa rugi dengan penutupan KD. Padalah keputusan penutupan ini memang sudah menjadi keputusan Pemkot sejak lama. Rentetan demo dari  para penghuni KD dengan menggunakan kekuatan warga tertentu yang tidak mengerti apa-apa mengenai kekuatan hukum dan tujuan mulia keputusan penutupan ini hanya sebuah gerakan kecil yang tidak berarti apa-apa dimata walikota. Bahkah ancaman demo telanjang pun ditanggapi santai oleh walikota dengan mempersilahkan mereka untuk lakukan demo, namun walikota tegaskan “jangan telanjang”  dengan alasan tidak menerima orang telanjang di kota ini.

“Ah…keputusan penutupan KD sudah final dan berkekuatan hukum sehingga tidak akan berubah walau ada gerakan apapun.  Kami tidak akan terpengaruh. Gerakan demo itu hanyalah riak kecil bagi pemkot karena ada pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan penutupan itu. Silahkan saja kalau mau demo, tapi jangan telanjang karena kami tidak menerima orang telanjang di kota ini. Karena tujuan penutupan sudah final dan berkekuatan hukum, dan baik adanya untuk membersihkan kota ini dari hal-hal kotor. Porstitusi tidak bisa dilegalkan. Mau demo pun keputusan kami tidak berubah.” Tandas walikota singkat.**))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *