Pemkot serahkan bantuan 211 unit sarana perikanan bagi nelayan kota Kupang

0

KUPAMG, TOP NEWS NTT ■■ Visi dan misi pemerintah kota Kupang yakni Terwujudnya Kota Kupang yang Layak Huni, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera dengan Tata Kelola bebas KKN, maa dengan  membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan, pemerintah kota Kupang dalam hal ini Dinas Perikanan Kota Kupang di Tahun 2019 ini melalui dana DAU – DAK bidang perikanan TA. 2019 menyediakan berbagai bantuan kepada nelayan, baik nelayan penangkapan maupun nelayan pemasaran ikan dengan total bantuan sebanyak 211 unit yang terdiri dari 102 unit cool box pemasaran, 50 unit cool box penangkapan, 25 unit mesin 9 PK, 5 unit Mesin 25 PK, 20 Unit Gillnet dan 8 Unit Perahu.

Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perikanan Kota Kupang menyerahkan 2o11 unit Sarana Perikanan kepada para nelayan kota Kupang yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (4/12).

Penyerahan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man dan didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Orson G. Nawa, SH kepada para nelayan yang diwakili oleh Bapak Yacob Adoe, Bapak Moses Wadu, Bapak Welem Bire, Bapak Husen Salmon, Bapak Dean JP Salomon, dan Bapak Bernadus Modok

Wakil wali kota Kupang, dr. Hermanus Man sampaikan harapan pemerintah, melalui penyerahan bantuan ini  dapat meningkatkan produktivitas nelayan. “Tujuannya sederhana yaitu agar hasil tangkapan banyak, jualannya lebih banyak, medapatkan rejeki yang tinggi. Kepada para nelayan saya harap bisa gunakan sarana yang telah diberikan dengan baik dan semoga bermanfaat bagi semua dan bagi masyarakat kota Kupang,” ungkap wakil wali Kota dalam sambutan usai penyerahan.

Bantuan kepada nelayan merupakan komitmen pemerintah untuk menjadikan laut sebagai garda depan dan masa depan bangsa dengan meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menjaga sumber daya ikan agar tetap lestari dan berkelanjutan.

Nelayan sebagai salah satu faktor kunci dalam sektor kelautan dan perikanan, namun faktanya kondisi nelayan di Indonesia umumnya dan khususnya di kota Kupang masih belum dapat dikatakan sejahtera. Usaha nelayan ini sangat dipengaruhi oleh faktor alam, hal ini mengakibatkan kontiniutas hasil produksi tidak terjamin, skala usaha nelayan kecil belum efisien dan memiliki produktifitas usaha yang rendah.

Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Orson G Nawa, SH, mengatakan saat ini seluruh masyarakat nelayan kota Kupang telah memiliki identitas dan tanda pengenal berupa kartu KUSUKA (Kartu Usaha Di Bidang Kelautan dan Perikanan), “Selain itu juga dapat kami sampaikan bahwa kota Kupang peroleh Alokasi Asuransi Nelayan bagi 1000 orang Nelayan dan Alokasi SEHAT (Sertifikasi Hak Atas Tanah Nelayan) bagi 100 bidang tanah. Bantuan sarana bidang perikanan tangkap ini merupakan wujud pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nelayan dan peningkatan hasil produksi perikanan tangkap di kota Kupang,” ujar Orson..■■ediror: juli br(topnewsntt.com)

Sumber : SP Humas setda kota Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *