Merry Fransiska Djogo Ajak Perempuan Tingkatkan Kapasitas Diri Demi Kesejahteraan Keluarga

0

NTT, Topnewsntt.com., PERWIRA (Perkumpulan Perempuan Wira Usaha) Provinsi NTT menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Penguatan Kapasitas Bagi Kaum Perempuan Dan ASN Lingkup Pemerintahan Provinsi NTT” pada Jumat, 30/11 di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT.

Acara dihadiri dibuka oleh Wakil Ketua Tim Penggerak  PKK Provinsi  NTT yang juga  adalah isteri Wakil Gubernur NTT, Maria Fransiska Djogo dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini dan sebagai pemateri pertama  dengan judul “Sosialisasi Pengembangan Dan Peningkatan Ekonomi Kreatif Bagi Kaum Perempuan Di Bidang Kewirausahaan Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Moratorium Pemerinta Provinsi  NTT”,  menyatakan sangat  mendukung program pengembangan ekonomi dan penguatan kapasitas  bagi kaum perempuan dan aparatur sipil negara pemerintah Provinsi NTT. Kegiatan ini dilaksanakan oleh  PERWIRA (Perkumpulan Perempuan Wira Usaha) Prpvinsi NTT bekerja sama dengan Pemda Provinsi NTT.

Ketua panitia Tessa Nurak dalam wawancara menjelaskan jika kegiatan ini digelar bagi wanita sebagai ketua organisasi perempuan dari SKPD di Pemerintah Provinsi NTT dengan  tujuannya menjadikan perempuan sebagai agen pengembangan ekonomi kreatif NTT bagi masyarakat dan lingkungan masing-masing. Ketua  panitia adalah juga sebagai bendahara pada  PERWIRA  Provinsi NTT tujuan khusus  kegiatan bertujuan bagaimana merubah mindset berpikir, untuk menciptakan dan menggerakkan para perempuan sebagai  stakeholder untuk  menjadi agen/motivator  dilingkungan masing-masing demi mempengaruhi semua perempuan dilingkungan hidupnya untuk meningkatkan kapasitas diri dan melihat sda disekitar lingkungan hidup, dan menggali  sdm diri agar tidak ke luar negeri atau TKI. Atau mandiri secara ekonomi. Kegiatan ini juga dibuat dalam. rangka menangkal dan meminimalisir  kdrt dan mengelola potensi diri dan alam disekitarnya untuk peningkatan ekonomi keluarga. Sehingga perempuan lebih kuat dalam segala aspek. Perempuan yang hadir adalah stakehokder yang akan mendukung tercapainya tujuan ini, demikian tegas Tessa Nurak.
Perwira sendiri sudah berdiri sejak 2010 dengan ketua pertama adalah Lusia Adinda Lebu Raya.

Rangkaian kegiatan meditasi ubah pola pikir dan refresing pkran.

Dalam kegiatan ini ada testimoni dari tkw  yang berhasil keluar negeri bahwa jika ingin ke luar negeri harusnya perkuat dan pertajam kapasitas diri dan lewat jalur resmi.

” Inti dari kegiatan ini adalah sehat jiwa, sehat pikiran dan sehat perilaku. Dan juga mendukung moratorium TKI. Menggugah perempuan NTT untuk pengembangan diri dalam berbagai bidang dan keahlian diri sehingga bisa menjadi lokomotif bagi Keluarga.” Ujar Tesa.

” Aspek penting dalam kehidupan keluarga adalah pangan, papan, pendidikan, koperasi dan ekonomi kreatif. Peningkatan kapasitas diri sangat penting demi mencegah berbagai kondisi minimalis dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menunjang karir suami. Akan ada kursus-kursus  keterampilan dibuka dari 1-17 Des untuk pendaftaran pelatihan secara gratis. Yaitu keterampilan yaitu berbagai bidang sesuai bakat.Akan dibuat perda bagaimana mekanisme orang bepergian ke luar negeri.” Ujar Maria Djogo.

Sedangkan pemateri kedua Dody Eko Wijayanto dalam pemaparannya terkait Perbaikan Mindset Pola Pikir, Peningkatan Etos Kerja Dan Revolusi Mental” menyatakan Materi kedua dari DR.Doddy Eko Wijayanto pakar penguatan kapasitas sebagai plt dari  Bareskrim Polda NTT dengan materi “Perbaikan Mindset Pola Pikir, Peningkatan Etos Kerja Dan Revolusi Mental.” Yang mengajak peserta melakukan meditasi tenangkan jiwa duduk dilantai dengan musik tenang serta melakukan gerakan berbeda antara tangan kiri dan kanan dalam rangka peningkatan konsentrasi antara pikiran, perasaan dan motorik.**))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *