Gunakan Dana Desa & APBD 2 TA 2021, Bupati Kupang  Hadirkan  2 Sumur Bor di Desa Silu

Birokrasi Daerah Infrastruktur

Silu-Fatuleu, TopNewsNTT|| Bertempat di Desa Silu, kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Bupati Kupang Drs Korinus Masneno meresmikan 2.sumur bor (Senin, 11/3).

Bupari didampingi Arnoldus Mooy Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Staf Ahli Bupati Kupang Paulinus Ati, Kadis PMD Charles Panie, Kapolek Fatuleu IPDA Muslikhan Sara, Ketua BPD Ananias Tanone.

Bupati Masneno dalam sambutannya menyatakan rasa syukurnya karena masyarakat Desa Silu bisa menikmati berkat Tuhan berupa 2 sumur bor yang bersumber dari Dana Desa dan APND II TA 2021.
“Terima kasiih kepada anggota DPRD Kabupaten Kupang Arnoldus Mooy yang telah membantu melaluo pokir DPRD.” Ujar Bupati.

Diungkapkan Bupati Masneno bahwa setiap tahunnya dirinya selalu memberi ruang untuk pokir DPRD yang disesuaikan dengan kemampuan keiangan daerah yang dimiliki.
“Karena para anggota DPRD yang lebih tahi persis apa kebutuhan dari masyarakat. Sehingga saya selalu memberi ruang bagi anggota DPRD umtuk bisa berinovasi.” Tandas Bupati.

Bupati juga berterima kasih kepada kades dan ketua BPD yang telah melhat kekuramgan yang ada dimasyarakat dan dengan keterbatasan dana desa, mereka mamlu mengalokasikan anggaran untuk 1 sumur bor.

“Air menjadi satu kesulitan pokok dari masyarakat. Oleh karena iti program pembangunan utama yang dilaksanalan oleh pemlab.Kupang adalah Revolusj 5P, dimana program ini tidak bisa digerakkan jika tidak memiliki sumber air.” Tegas Bupati.

Dirinya menyatakan Revolusi 5P sudah diprogramkan melalui remcana kerja 5.tahun masa pemerintahannya.dan komitmennya adalah harus ada 1000.sumur bor di kabupaten Kupang.
“Dengan Revolusi 5P saya berkomitmen selama masa pemerintahan saya harus ada seribu sumur bor di kabupaten Kupang. Dengan berbagai sumber dari pemerintah pusat, maupun pemerintah provinsi akhirnya tahun 3 ini sudah mencapai hampir 400 sumur bor. Banyak target yang harus dikejar meskipun dala m kondisi yang sulit seperti Covid 19 maupun seroja yang menjadi persoalan cukup berat di kabupaten Kupang. Namun sebagai pemerintah, saya harus tetap tegak melanjutkan perjuangan demi lesejahteraan masyarakat kabupaten Kuoang.” Tandas Bupati berkomtmen.

Bupati akui, selain 2 sumur bor yang diresmikan hari ini, ada sumber sir yang telah dibangun oleh P2AT dan pihak LSM.
“Namun ada persoalan dari mesinnya sehimgga belum bisa beroperasi dengan bail dan jika memungkinkan akan disiapkan anggaran untuk perbaikan mesin atau pengadaan mesin baru. Semua ini adalah dalam rangka pemenuhan air di desa Silu. Karena sumber airnya cukup besar. Meski sumber air berasal dari dana yang berbeda baik dari pemerimtah pusat sampai daerah, namun sumber tersebut dimanfaatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.” Ujar Bupati menjelaskan.

Bupati berharap agar masyarakat tetap menjalin kebersamaan dan persatuan di desa ini dan sumur bor dapat dimanfaatlan dan dikelola dengan hati yang tulus demi kebaikan bersama.

Senada dengan Bupati, Kades Silu Mikhael Tael menjelaskan kedua sumur bor dibangun disatu tempat dan sudah ada bak denhan kapasitas 250.000 liter yang akan mengaliri 5 dusun.
“Jaringannya sudah ada sehingga masalah air bersih di desa Silu sudah bisa teratasi. Terima kasih kepada bapak bupati dan jajarannya serta anggota DPRD yamg telah membantu kami.” Ujarnya.

Selain itu ia akui sudah lakukan pendekatan antara pihak desa dengan P2AT soal pelepasan hak atas tanah agar bangunan tersebut menjadi fasilitas umum. Ia berharap fasilitas tersebut digunakan dengan baik demi kepentingan masyarakat.**{jbr}