Dinas PMD & PTSP NTT tingkatkan layanan dengan aplikasi perijinan online “SPESIAL”

0

NTT, TOP News NTT■■ Dinas Penanaman Modal  dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD & PTSP)  Provinsi NTT makin berbenah diri dalam hal pemberian pelayanan perijinan kepada masyarakat, investor maupun pemgusaha Indonesia, yaitu dengan menggunakan tanda tangan elektronik dan aplikasi SPESIAL bagi pengurusan ijin penelitian mahasiswa. Bahkan, sampai pertengahan Oktober 2019, dinas sudah mampu lampaui target pelayanan perijinan tahun 2019.

 

Kabid pelayanan terpadu Dinas PMD &PTSP NTT Sunardi

Kepada media ini, kepala Dinas Marsianus Jawa di ruang kerjanya menjelaskan bahwa sampai dengan Oktorber 2019, capaian pelayanan ijin-ijin lampaui target 2019. Marsianus yang baru 8 bulan bertugas di Dinas ini sejak dilantik pada Pebruari 2019 lalu menjelaskan :

“Di dinas PMD & PTSP provinsi NTT sesuai tugas pokok kami yaitu pelayanan ijin menyangkut realisasi investasi, pelayanan ijin usaha. Sampai pertengahan Oktober 2019 ini sudah  4.750.000 ijin yang kami layani dari target 7 ribu lebih. Pelayanan perijinan terbesar datang dari Kesbangpol NTT sebanyak 3.260 yaitu  ijin  penelitian mahasiswa. Kedua bidang perternakan seperti kirim ternak dan ternak potong ada 652 ijin. Ijin ketiga perikanan dan kelautan penangkapan ikan. Dan selanjutnya perhubungan dan kesehatan dan dari sumber daya mineral 131. Sedsngkan untuk  usaha masyarakat masih kecil yang mengurus perijinan yaitu hanya sekitar 100 lebih.” Jelas Marsianus.
Lebih lanjut dijelaskannya bahwa  terkait investor PDMD sesuai target RPJM NTT yang sebesar 83% namun capaian adalah 192%. PMA dari target 120%  terrealisasi 139%. Penambahan nilai realisasi investasi PMDN  target 2.57 trilyun dan  sudah tercapai sebesar 5.54 % (karena ini data triwukan kedua). Selain personel ambil data dari kabupaten tapi kami juga menunggu rilis dr pkpm secara online. Data lengkap akan diperoleh pada 1 April 2020.” Jelasnya.
Marsianus tambahkan bahwa ada satu hal yang belum dicapai yaitu  jumlah kemitraan investor dengan UMKM.  “Padahal keinginan pemprov NTT harusnya ada UMKM  yang sudah mapan bisa berjoin dengan investor. Padahal target pemprov NTT hanya 5 perusahaan. Namun sampai dengan Oktober 2019 belum ada UMKM yang berani join dengan investor. Dan untuk lebih menekannya maka  gubernur NTT juga sudah sampaikan agar untuk sedapat mungkin para investor menyimpan uangnya dibank NTT.” Tambahnya menjelaskan
Hal lain yang sudah tercapai menurut Marsianus dan jadi tugas dinas ini adalah terkait nilai  indeks kepuasan pelayanan perijinan dengan lembar kuisiuner dari target.95% sudah tercapai 92%.
“Untuk memastikan kepuasan pelayanan perijinan terjadi, maka saya selalu memonitor kepastian pemberian pelayanan yang efektif dan gratis serta tepat lewat pengawasan di layar monitor ini. Saya selalu mengecek agar jangan ada banyak orang menumpuk di front office. Dan saya akan ikuti mengapa orang itu lama di loket pelayanan. Apalagi dinas ini sudah sejak 2017 memakai tanda-tangan elektronik, maka tidak boleh ada antrian dan daftar tunggu kecuali karena kendala rekomensasi dan kelengkapj administrasi.
Dan saya jamin di dinas ini pelayanan selalu cepat. Kalaupun ada kendala adalah masalah rekomendasi teknis dan persyaratan administrasi dan anggaran.”ujarnya memberi jaminan.
Terkait kelayakan usaha dari investor yang akan peroleh ijin, Marsianus tegaskan bahwa dinas ini memberikan ijin jika semua sudah lengkap. Dan jika belum dan akan timbul masalah maka dinas PMD & PTSP hanya memfasilitasi. “Kendala  di daerah palingan masalah adalah terkait tanah suku. Dan saya berharap masyarakat bisa menerima kedatangan investor dan membuka diri serta menerima perubahan. Masyarakat selalu mencurigai kedatangan investor sebagai ingin cari untung. Padahal setelah kami teliti dilapangan dari masalah yang timbul adalah investor menggunakan lahan tidur. Dan jika sudah berkembang baru masyarakat mengklaim sebagai tanah suku. Dan setelah difasilitasi oleh pemprov NTT maka semuanya berjalan dengan baik. Padahal NJOP lahannya tidak seberapa. Seharusnya masyarakat bisa menerima maksud baik gubernur NTT dengan memberikan pelayanan ijin terpadu satu pintu yang gratis dan cepat, agar NTT bisa maju. Karena jujur NTT bisa bangkit.dan berkembang jika ada investor. Apalagi sekarang dengan perngurusan NIB (Nomor Induk Berusaha) secara online. Bahkan Dinas PMD & PTSP NTT sudah melaunching aplikasi pengurusan ijin secara online dengan nama SPESIAL bagi para mahasiswa. Dan Selasa, 29/10/2019 rencananya akan turun sosialiasasi Aplikasi ijin online Spesial kepada mahasiswa Unika Kupang.” Imbuhnya.
Sedangkan Sunardi, Kepala Bidang Pelayanan Terpadu Dinas PMD & PTSP NTT menjelaskan terkait Aplikasi ijin online SPESIAL  yang sudah dilaunching sejak April 2019 dan bisa diakses lewat link  https://youtu.be/86cwgkRc9tY. “Aplikasi perijinan online SPESIAL rencananya perdana  akan disosialisasikan kepada mahasiswa Unika Kupang dan langsung uji coba urus ijin online lewat aplikasi yang bisa download pada hp android masing-masing. Dan jika di evaluasi tingkat pengguna layanan ijin online SPESIAL untuk penelitian mahasiswa dan lembaga sudah tahu semua di Unika sampai Desember 2019, maka akan dirambah lagi ke universitas besar lain di Kota Kupang seperti Undana, Muhamadiyah, Citra Bangsa, Unkris dan  Unwira yang ajukan penelitian kepada kami. Dan kami akan mengirim surat ke univeraitas lain dan berika  alamat linknya dan akan ke bidang lajnnya. Namun masalahnya saat ini aplikasi online ini benwitnya hanya 2 wps  dan belum mencukupi. Padahal aplikasi ini pengguna harus mendownload dan butuh sampai 10 wps. Sunardi berharap tahun 2020 bisa mencapainya.
 “Semua pendaftaran dan pengisian form dan input data sudah secara online atau elektronik. Tapi untuk tanda-tangan dan cap masih secara manual. Setelah semua  data lengkap makan  kami akan beri pemberitahuan (notifikasi) ke alamat email mahasiswa bersangkutan bahwa ijin sudah disetujui dan dikeluarkan, yang bersangkutan tinggal memprint-out surat ijin tersebut dan membawa ke Dinas PMD & PTSP NTT untuk dicap dan ditanda-tangan basah.” Jelas Sunardi.
“Kami berharap masyarakat mampu memanfaatkan layanan ini agar mempermudah kebutuhan akan ijin. Kami juga menjamin pelayanan akan mudah, cepat dan gratis terutama.” Ujar Marsianus diakhir wawancara kami. ■■ juli br.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *