Bank NTT EXPO REI Ke-2 2019 Resmi Ditutup

0

KUPANG, TOP NEWS NTT  ■■ Minggu, 18 Agustus 2019 Banl NTT EXPO REI NTT  kedua tahun 2019 akhirnya ditutup oleh Kepala Divisi Kredit Mikro Bank NTT Sony Pelokila. Hadir  Ketua DPD REI NTT Bobby Timung Pitoby, dan pengurus lainnya.
EXPO  berlangsung selama 10 hari sejak 9–18 Austus 2019 di lantai dasar Lippo Plaza Kupang.

Penutupan  dimeriahkan dengan penampilan para juara lomba yang sudah dilaksanakan selama EXPO berlangsung, yaitu Lomba Nyanyi Solo tingkat remaja, Anak-anak, lomba mewarnai tingkat anak-anak, lomba membaca puisi tingkat remaja dan  lomba fashion. Serta pembacaan juara disertai pembagian hadiah juara lomba-lomba yang masuk 5 besar.

Penampilan para juara baik baca puisi dan lomba nyanyi begitu memukau penonton. Hadian berupa uang tunai mulai dari Rp500.000 (juara 3),  Rp750.000 (juara 2)  dan Rp1.000.000 (juara 1).

Juara 3 lomba nyanyi solo Gloria Manubala 3 juta juara 2. Juara Icha juara 1 peroleh uang tunai sejumlah  5 juta rupiah.

Ketua Panitia EXPO  REI, Simson Polin,  menyatakan dalam laporannya ucapan terima kasih kepada pihak PT.Bank NTT sebagai sponsor utama dan kepada sponsor lain yang sudah mendukung kegiatan ini sehingga berlangsung dengan baik. Expo diikuti oleh 13 developer yakni PT.Charson Timorland Estate, PT.Pembangunan Sehat Sejahtera, PT.Manotona Jaya Abadi, PT.Duta Pelita Permai, PT.Perumahan Eza Jaya, PT.Galatia Bangun Timor, PT.Avia Jaya, PT.Satria Indra Jaya, PT.Sasando Nusa Korbafo, PT.Flores Real Estate, PT.Pembangunan Sumba Sejahtera dan PT.Pembangunan Sabu Sejahtera.

Simson menjelaskan bahwa dalam EXPO kali ini pencapaian target adalah sebanyak 139 unit rumah dengan total nilai 22,4 miliar baik rumah subsidi program BP2BT, FLPP dan rumah komersil dari target EXPO 250 unit dengan nominal 35 miliar.
“Data yang REI peroleh, masih 7,5 juta penduduk NTT yang belum memiliki rumah. REI NTT sudah berhasil membangun sebanyak 175 unit rumah layak huni bersubsidi. Pada EXPO kali ini kami berhasil peroleh 22.4 miliar dari 139 unit rumah yang terjual. Nasih jauh dari target EXPO Kedua ini, paling tidak tujuan dari Bank NTT EXPO REI ini  sudah tercapai, yakni bagaimana mengedukasi masyarakat untuk bisa memiliki rumah layak huni bersubsidi dengan memanfaatkan program BP2BT dan FLPP dari Bank NTT. Karena dalam EXPO REI kali ini, kami berusaha keras menginformasikan sejelas-jelasnya tentang kedua program pembiayaan kepemilikan rumah bersubsidi dari Bank NTT kepada masyarakat sehingga tercapai komitmen bersama REI dan Bank NTT untuk mengurangi angka dead lock masyarakat yang belum memiliki rumah di NTT.” Ujar Simson, pemilik salah satu developer yang tergabung dalam REI NTT.

Menurutnya, 9 indikator kemiskinan ada pada perumahan, tekad REI adalah  dengan Rp1.6 juta masyarakat sudah bisa memiliki rumah bersubsidi. “Dengan tage line “Ingat rumah, ingat REI. Lebih baik pinang gadis pake rumah dari pada pake gading”, REI siap “me-Rumahkan Masyarakat NTT.” Tandas Simson diakhir laporannya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD REI NTT, Boby Pitoby, bahwa pencapaian target pada EXPO kali ini hanya 139 unit rumah dengan nominal 22.4 miliar.REI inginkan agar dari 7,5 juta penduduk NTT yang belum memiliki rumah bisa secara bertahap dikuranhi. “Selama ini REI NTT  sudah bangun 175 unit rumah. Dalam EXPO kali ini REI berhasil capai  22.4 miliar dari 139 unit rumah terjual. Masih jauh dari target namun tujuan dari Bank NTT EXPO REI sudah tercapai dalam hal mengedukasi masyarakat untuk bisa memiliki rumah dengan memanfaatkan program BP2BT dan FLPP. Karena ada peningkatan persyaratan gaji bagi ASN yang punya golongan 3. Jika pada program FLPP hanya ditujukan bagi ASN dengan Golongan tertinggi 2 dengan gaji maksimal 2 juta kebawah, tapi dalam program BP2BT ASN golongan 3 dengan plafon gaji sampai 4 juta bia memiliki rumah.” Ujar Bobby.

Diakui Bobby walaupun penyerapan anggaran dari program BP2BT masih lambat, tapi patut disyukuri bahwa dalam EXPO kali ini ada terobosan lewat lomba-lomba untuk lebih mempromosi anak-anak NTT dalam pengembangan kreatifitas dan pembangunan karakter. “Ini bentuk pengabdian REI NTT terhadap generasi muda NTT, menggali bakat dan kreatifitas anak dan remaja NTT lewat lomba-lomba ini.” Ujar Bobby bangga.

Sebagai rangkaian dari EXPO ini, jelas Bobby, pada 12 Agustus digelar kegiatan donor darah dan berhasil peroleh 216 kantong darah bagi yang membutuhkan lewat PMI.

Secara khusus, REI NTT mengapresiasi Bank NTT yang sudah memberikan dukungan penuhnya terhadap komitmen REI NTT untuk mengurangi angka dead lock dan mewujudkan komitmen REI NTT ‘merumahkan masyarakat NTT.”

Sony Pelokila,  kepala Divisi Perkreditan mikro Bank NTT secara singkat menyatakan bahwa walau belum mencapai EXPO ini, namun secara khusus menyatakan terima kasih kepada REI NTT yang telah dengan keras berusaha mengedukasi masyarakat menggunakan program pembiayaan kepemilikan rumah dari Bank NTT ini.

“Saya sampaikan  permintaan agar REI NTT dapat lakukan terobosan yang lebih baik lagi agar tahun depan semester kedua target bisa dicapai.” Tandasnya.

Kepada media ini diakhir kegiatan, Bobby dan Simos kembali menegaskan hal yang sama bahwa walau pada EXPO kali ini pencapaian belum maksimal, tapi edukasi terkait pemanfaatan Program BP2TB dianggap.sudah tercapai dengan bukti dari 139 unit rumah yang terjual 80% adalah dari program BP2TB. Selebihnya adalah komersial.

Bobby berharap EXPO masih dapat dilakukan pada akhir tahun sebagai bonus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.■■ Juli BR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *