Anggota DPR RI Aktif & Politisi Demokrat Anita Gah Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Di Jemaat GMIT Calvari Oebelo

0

KupangTengah, ■■TOP NEWS NTT., Anggota DPR RI Aktif dan politisi Partai Demokrat, yang duduk pada Komisi X bidang pendidikan dari Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah,SE makin konsisten dalam pelaksanaan tugas-tugas wakil rakyat yang mewakili provinsi NTT dalam aspek. Sebagai pelaksanaan tugas MPR RI dalam hal pengelanalan dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan yang merupakan program Kerja MPR RI.

Sebagai anggota DPR RI aktif yang akan selesai masa baktinya Oktober 2019 ini, Anita Jacoba Gah,SE satu-satunya perempuan asal Kabupaten Sabu Raijua yang wakili NTT di Senayan, mengisi masa Resesnya di awal tahun 2019 dengan menggelar  Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 15/2/2019 di Jemaat GMIT Calvari Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah. Pemateri dalam sosialisasi ini adalah dosen FH UNKRIS Liven Rafael dan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang merupakan anggota jemaat Calvari.

Dalam sambutannya membuka  sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan  Anita Tegaskan bahwa hari ini dirinya sedang laksanakan tugas Anggota DPR RI aktif yang ketiga,  yaitu pengawasan. Dan sebagai anggota DPR MPR RI, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan  adalah pelaksanaan tugas ketiga adalah wajib hukumnya. Dan hanya anggota DPR RI yang peroleh tugas ini. Anggota DPR tingkat dibawahnya tidak punya hak ini, tandas Anita tegas.

Sebagai anggota Aktif DPR MPR RI aktif, Anita tegaskan bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangasaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI karena merupakan tugas khusus dari MPR teehadap anggota DPR RI. Semua anggota DPR  adalah anggota MPR RI dan  sosialisasi  4 Pilar Kebangsaan wajib hukumnya dilaksanakan oleh setiap wakil rakyat bagi dapilnya.

“Empat Pilar Kebangsaan  wajib hukumnya  disosialisasikan kepada masyarakat bagi dapil masing-masing wakil rakyat RI. Tujuannya   bisa menolong masyarakat untuk tahu, kenal dan mampu laksanakan seluruh nilai dan makna dari Empat Unsur Yang terdapat dalam Empat Pilar Kebangsaan.” Tandas Anita.

Anita pun menegaakan bahwa kegiatan ini bukanlah sosialisasi atau kampanye bagi dirinya yang sedang mencalonkan diri. Tapi ini semata-mata tugas pengawasan saja. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan adalah sebuah tugas wajib  bagi setiap anggota DPR RI. Anita juga mengingatkan  bahwa tugas sosialisasi juga hanya diperoleh anggota DPR RI.

Liven Rafael dalam pemaparannya mengumpamakan Empat Pilar ibarat keempat tiang rumah. Empat Pilar Kebangsaan adalah tiang negara Indonesia. Tanpa topangan ke-Empat Pilar Kebangsaan itu maka NKRI akan runtuh. Sehingga sebagai warga negara Indonesia harus menjaga keutuhan dan kekuatan keempat Pilar Kebangsaan ini agar negara Indonesia mampu berdiri twgak. Dengan 1.120 suku di Indonesia maka penghayatan dan pelaksanaan terhadap ke Empat Pilar amat urgen dilaksanakan, sehingga sosialisasi ini menjadi amat penting dilaksanakan terus menerus.

Ia ingatkan bahwa pengenalan da pengajaran dari 4 Pilar agar bisa dimengerti, diterima, dimaknai dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Dan hal ini penting agar kehidupan berbangsa dan bernegara harus berdasarkan Pancasila. Karena Pancasila adalah Dasar Negara Indonesia. Ideologi dan wawasan berpikir dan berpijak bangsa Indonesia. Sehingga kerukunan, persatuan, toleransi bisa dibangun dengan harmonis.

Anita menyinggung betapa nilai-nilai kelima sila dari Pancasila belum mampu dilakasanakan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia. Dan makin hari makin terjadi pelanggaran terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Dalam sosialisasi diakhiri dengan himbauan Anita J.Gah agar peserta yang terdiri dari Pemuda/i dan jemaat GMIT Calvari berjumlah 150 orang mengingatkan kembali bahwa sebagai orang NT harus lebih bangga dan mau melaksanakan semua nilai Pancasila terutama sila keempat yaitu Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dan Permusyawaratan sehingga dirinya yang menjadi wakil rakyat RI aktif adalah wakil rakyat yang mewakili rakyat dalam pelaksanaan UUD bahwa setiap kebutuhan rakyat harus didengar,  diperjuangkan dan diawasi pelaksanaannya bahwa sampai kepada masyarakat.

Anita yang sudah 13 tahun meminta masyarakat untuk memilih wakil rakyat yang melaksanakan Pancasila. Dan ia menghimbau agar masyarakat menjadi pemilih cerdas dengab melihat wakil rakyat yang tidak lakukan korupsi sejak dalam sosialisasi dan kampanye yaitu dengan membeli suara rakyat, atau lakukan money politik. Dan Anita menandaskan agar suara rakyat jangan mau dibeli dengan uang Rp.100 atau Rp.200 ribu. Jangan mau menderita selama 5 tahun dengan Rp.100 ribu rupiah. Money politik dengan cara bagaimana pun, adalah pelanggaran terhadap UU kampanye Pemilu. Sehingga Anita minta masyarakat agar waspada selama masa kampanye. Jika ada caleg yang beri uang dan sebagainya demi suara jangan pilih caleg seperti itu. Pilihlah caleg yang mau bekerja demi rakyat tanpa libatkan uang.

Pilihlah dewan yang mau kerja keras untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, jangan pilih caleg atau wakil rakyat yang datang 5 tahun sekali. **■■Juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *