8 Produk Wisata NTT Jadi Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020

Birokrasi Pariwisata Budaya Regional

NTT, TOPNewsNTT||”Delapan produk wisata NTT  masuk dalam nominasi API 2020 yang malam pengaugerahaannya akan digelar pada Jumat, 9 April 2021 di Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, ” Ujar Karo Humas dan Protokol Setda provinsi NTT Ardu Marius Jelamu, membuka Jumpa Pers bersama awak media terkait rencana pelaksanaan Malam Pengaugerahan API 2020 (Rabu, 17/03) di Aula el Tari Kantor Gubernur NTT

Ke 8 produk wisata NTT tersebut yakni Mulut Seribu (kategori Surga Tersembunyi), di Kabupaten Rote Ndao; Se’i (kategori Makanan Tradisional), di Kota Kupang, Ina Ndao(kategori Destinasi Belanja), Kota Kupang.

Island Hopping Pulau Meko (kategori Wisata Air), di kabupaten Flores Timur, Fulan Fehan (kategori Dataran Tinggi), di Kabupaten Belu.

Selain itu, Kampung Adat Namata (kategori Kampung Tradisional) di Kabupaten Sabu Raijua, dan Pantai Liman Semau (kategori Destinasi Baru) di Kabupaten Kupang.

Penetapan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  sebagai tuan rumah pelaksanaan malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020, menurut Abed Adam sudah melalui tahapan pembicaraan dengan gubernur dan jajarannya.

“Pelaksanaan malam API 2020, ditunda karena pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaan pengumumannya baru dapat dilaksanakan 9 April 2021 di Labuan Bajo. Dan, kebetulan memang NTT sendiri masuk tiga besar terbanyak dibandingkan daerah lain,” jelas Muhammad Safa’at, Founder and CEO API.

Di API, tambah Moh.Safa’at, adalah kegiatan-kegiatan untuk mengangkat destinasi-destinasi baru maupun destinasi unggulan dari setiap provinsi maupun kabupaten dan kota untuk dipopulerkan kepada masyarakat luas baik domestik maupun internasional.

Untuk semua proses ini akan  melibatkan semua pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Dari pemerintah daerah sebelum memulai kegiatan ini akan mengusulkan semua destinasi mana saja  yang terbaik yang ada di provinsi atau kabupaten/kota mereka,  lalu dikirimkan ke panitia Anugerah Pesona Indonesia., dari hasil ribuan destinasi yang masuk itulah akan dilakukan penjurian dari segala aspek pariwisata.” Jelas Safa’at lagi

“Setelah penjurian barulah dilakukan pengumuman mana saja dari ribuan destinasi yang masuk menjadi 180 destinasi.  Yang dibagi dalam 18 kategori. Ada makanan dan minuman tradisional terpopuler, destinasi baru terpopuler, dataran tinggi terpopuler, dan surga tersembunyi hal itu memang ada di NTT,” katanya.

“Proses penjurian sudah berjalan di tahun 2020. Dan, diakhir Desember 2020 lalu, kami sudah pilih dan umumkan tiga besar terbaik seluruh Indonesia, dan dari NTT ada 8 produk wisata yang  masuk dalam nominasi API 2020 dari keseluruhan kategori.” Ungkapnya bangga.

Abet Frans, Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur, yang juga Ketua Pemenangan Nominasi NTT di API 2020, menambahkan pihaknya sudah bekerjasama dengan Dekranasda NTT untuk mengampanyekan beberapa destinasi di NTT.

“Di dalam API 2020, saya ada di badan promosi pariwisata. Kami ditugaskan oleh Bapak Gubernur untuk menyukseskan NTT sebagai nominator yang telah masuk di API 2020. Dan, telah kita laksanakan tugas tersebut. Kami juga telah melaksanakan kampanye di beberapa destinasi bersama dengan Ketua Dekranasda NTT Bunda Julie ke beberapa destinasi. Dan puji Tuhan, apa yang kami lakukan terhadap delapan produk wisata mendapat poin yang cukup signifikan, di mana delapan produk wisata tersebut masuk menjadi tiga besar,” kata Abet.||juli br